Artikel

Regional

Wahyu Suryo

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

wahyu suryo kelahiran yogyakarta 1983, akrab disapa wahyu...saat ini tengah menjalani hari-harinya bekerja di sebuah radio swasta di yogyakarta...dan tengah mencari kesejatian hidupnya...

Pembebasan Tolak Kenaikan Tarif TDL


REP | 16 June 2010 | 16:03 Dibaca: 91   Komentar: 3   1 dari 1 Kompasianer menilai Aktual

Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional (PEMBEBASAN) Rabu (16/06/2010) berunjukrasa di Perempatan Tugu Yogyakarta, menolak kenaikan tarif dasar listrik sebesar 10 % pada 1 juli mendatang, karena dinilai akan memiskinkan dan memundurkan tenaga produktif rakyat.

Koordinator umum aksi Arie Lamonjong mengatakan kenaikan TDL akan menyebabkan naiknya harga pangan, akibat produsen pangan di pabrik membutuhkan energi listrik yang besar, selain itu masih ada rakyat di desa-desa yang belum mampu membayar listrik,“Jika kenaikan tarif TDL tidak diimbangi dengan kinerja PLN yang maksimal dalam mensuplai listrik, maka rakyatlah yang dirugikan”,ujarnya di sela-sela melakukan aksi unjukrasa.

Berapapun besaran penambahan biaya yang dikenakan dalam tarif listrik, tetap saja berpengaruh negatif terhadap kondisi ekonomi Bangsa Indonesia yang sebagian besar rakyatnya masih miskin, “kenaikan tarif listrik akan berpengaruh terhadap biaya produksi di pabrik-pabrik, dan berdampak buruk terhadap konsumen”, lanjutnya.

Menurut Arie Lamojong, rencana Pemerintahan SBY menaikkan TDL merupakan bukti, bahwa pemerintah tidak berpihak pada rakyat miskin, sehingga tidak ada jalan lain kecuali melakukan nasionalisasi asset-aset Negara seperti halnya PLN yang saat ini tidak murni dimiliki oleh Negara.

Aksi unjuk rasa yang mendapatkan pengawalan ketat dari Aparat Kepolisian ini diisi dengan berbagai orasi politik. Unjuk rasa ini berawal dari Perempatan Tugu dan sempat berhenti kantor Pertamina untuk berorasi, selanjutnya para pengunjukrasa menuju kantor PLN Unit Pengelola Jaringan (UPJ) Yogyakarta Utara di Jalan P.Mangkubumi untuk melakukan aksi bakar ban bekas.

Pihak PLN sendiri saat berlangsungnya aksi tidak bersedia untuk ditemui, dengan alasan sedang melakukan rapat. Setelah melakukan Aksi unjuk rasa di depan kantor PLN, masa aksi kemudian melanjutkan dan mengakhiri aksi mereka di perempatan Kantor Pos Besar Yogyakarta.

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: