Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Tataletak Tabung Elpiji di Dapur

REP | 23 July 2010 | 04:14 Dibaca: 1124   Komentar: 5   2

Letak tabung Elpiji di dapur anda menentukan probabilitas terjadinya kecelakaan. Usahakan agar posisi tabung Elpiji anda memberikan probabilitas kecelakaan yang sekecil kecilnya.

Kalau dapur anda ukurannya besar, dengan pintu yang selalu terbuka, dan lantainya lebih tinggi atau tidak lebih rendah dari lantai bagian lain rumah anda, maka anda aman. Kalau lantai dapur merupakan bagian yang terrendah di rumah anda (lebih rendah dari 20 cm), sebaiknya jangan gunakan Elpiji atau gas untuk memasak. Pakai listrik saja.

Untuk dapur berukuran 3×3 meter, tata letak seperti gambar di atas cukup aman.

Gambar berikut ini memperlihatkan baik atau buruk posisi tabung anda terhadap kompor.

Tabung Elpiji sebaiknya terletak di lantai, jangan ditinggikan. Ini mengurangi kemungkinan gas terjilat api dari kompor bila ada kebocoran antara sambungan tabung dengan regulator, dan mensegerakan gas turun ke lantai. Kalau stop kontak listrik anda ada di bawah, pindahkan ke atas, agar menjadi  lebih tinggi dari kompor.

Menaruh tabung Elpiji di dalam meja kompor atau lemari sangat tidak dianjurkan. Kebocoran akan tertahan di dalam, tak tercium, dan ketika lemari atau pintu meja kompor dibuka, konsentrasi gas bisa langsung menjadi eksplosif.

Kompor yangan diletakkan di lantai. Gunakan meja atau apapun yang menjadikan kompor anda lebih tinggi 30 atau 40 centimeter dari tabung gas anda. Sekali lagi, Elpiji lebih berat dari udara, dan akan turun ke lantai kalau ada kebocoran.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tertangkapnya Polisi Narkoba di Malaysia, …

Febrialdi | | 01 September 2014 | 06:37

Menjelajahi Museum di Malam Hari …

Teberatu | | 01 September 2014 | 07:57

Memahami Etnografi sebagai Modal Jadi Anak …

Pebriano Bagindo | | 01 September 2014 | 06:19

Kompas TV Ramaikan Persaingan Siaran Sepak …

Choirul Huda | | 01 September 2014 | 05:50

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 5 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 6 jam lalu

Salon Cimey; Acara Apaan Sih? …

Ikrom Zain | 6 jam lalu

Bayern Munich Akan Disomasi Jokowi? …

Daniel Setiawan | 7 jam lalu

Kisah Ekslusive Tentang Soe Hok Gie …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | 7 jam lalu

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | 8 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 8 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

‘Royal Delft Blue’ : Keramik …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: