Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Tataletak Tabung Elpiji di Dapur

REP | 23 July 2010 | 04:14 Dibaca: 1096   Komentar: 5   2

Letak tabung Elpiji di dapur anda menentukan probabilitas terjadinya kecelakaan. Usahakan agar posisi tabung Elpiji anda memberikan probabilitas kecelakaan yang sekecil kecilnya.

Kalau dapur anda ukurannya besar, dengan pintu yang selalu terbuka, dan lantainya lebih tinggi atau tidak lebih rendah dari lantai bagian lain rumah anda, maka anda aman. Kalau lantai dapur merupakan bagian yang terrendah di rumah anda (lebih rendah dari 20 cm), sebaiknya jangan gunakan Elpiji atau gas untuk memasak. Pakai listrik saja.

Untuk dapur berukuran 3×3 meter, tata letak seperti gambar di atas cukup aman.

Gambar berikut ini memperlihatkan baik atau buruk posisi tabung anda terhadap kompor.

Tabung Elpiji sebaiknya terletak di lantai, jangan ditinggikan. Ini mengurangi kemungkinan gas terjilat api dari kompor bila ada kebocoran antara sambungan tabung dengan regulator, dan mensegerakan gas turun ke lantai. Kalau stop kontak listrik anda ada di bawah, pindahkan ke atas, agar menjadi  lebih tinggi dari kompor.

Menaruh tabung Elpiji di dalam meja kompor atau lemari sangat tidak dianjurkan. Kebocoran akan tertahan di dalam, tak tercium, dan ketika lemari atau pintu meja kompor dibuka, konsentrasi gas bisa langsung menjadi eksplosif.

Kompor yangan diletakkan di lantai. Gunakan meja atau apapun yang menjadikan kompor anda lebih tinggi 30 atau 40 centimeter dari tabung gas anda. Sekali lagi, Elpiji lebih berat dari udara, dan akan turun ke lantai kalau ada kebocoran.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Prabowo Mundur dan Tolak Hasil Pilpres Tidak …

Yusril Ihza Mahendr... | | 22 July 2014 | 17:27

Timnas U-23 dan Prestasi di Asian Games …

Achmad Suwefi | | 22 July 2014 | 13:14

Inilah Pemenang Blog Competition …

Kompasiana | | 22 July 2014 | 15:18

Sindrom Mbak Hana & Mas Bram …

Ulfa Rahmatania | | 22 July 2014 | 14:24

Siku Sudut Unik Candi Dadi Tulungagung …

Siwi Sang | | 22 July 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Jokowi Beri 8 Milliar untuk Facebook! …

Tukang Marketing | 8 jam lalu

Selamat Datang Bapak Presiden Republik …

Ahmadi | 9 jam lalu

Perlukah THR untuk Para Asisten Rumah …

Yunita Sidauruk | 10 jam lalu

Jangan Keluar dari Pekerjaan karena Emosi …

Enny Soepardjono | 10 jam lalu

Catatan Tercecer Pasca Pilpres 2014 (8) …

Armin Mustamin Topu... | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: