Artikel

Regional

Kristupa Saragih

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Mulai menulis sejak 1991 dan mulai memotret sejak 1992. Menimba ilmu di SMA Kolese De Britto Yogyakarta dan Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada. Mantan koresponden Majalah Hai, tahun 1992-2000. Mengabdikan ilmu dengan bekerja sebagai field engineer Schlumberger, sebuah perusahaan multinasional di bidang jasa perminyakan, dan ditempatkan di Vietnam dan Mesir. Sekarang berprofesi sebagai fotografer profesional. Mendirikan dan menjalankan situs komunitas fotografi Fotografer.net, yang terbesar di Asia Tenggara.

Refleksi 2.113 Fotografer di Canon PhotoMarathon 2010 Jakarta


HL | 20 October 2010 | 17:20 Dibaca: 602   Komentar: 15   2 dari 4 Kompasianer menilai Bermanfaat

Kristupa Saragih

Sebanyak 2.113 fotografer menjadi peserta Canon PhotoMarathon 2010 (CPM 2010) di Jakarta, Sabtu (16/9). Foto oleh: Kristupa Saragih

Dua ribu fotografer berkumpul di satu tempat dalam waktu yang sama adalah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia. Berjumlah tepat 2,113 fotografer, demikian banyaknya fotografer yang menjadi peserta Canon PhotoMarathon 2010 (CPM 2010) di Jakarta, Sabtu (16/9). Museum Rekor Indonesia (Muri) pun memberikan sertifikat rekor Indonesia kepada Datascrip sebagai distributor Canon di Indonesia, yang menggelar hajatan akbar tersebut.

Kristupa Saragih

Jaya Suprana pemilik Museum Rekor Indonesia (Muri) hadir memberikan sertifikat Rekor Indonesia kepada Datascrip sebagai distributor Canon di Indonesia penyelenggara CPM 2010 di Jakarta, Sabtu (16/9). Foto oleh: Kristupa Saragih

Dari segi jumlah, Indonesia memang akbar. CPM digelar Canon Asia sebagai hajatan tahunan di sejumlah negara Asia. Tahun 2010, CPM dilangsungkan di 12 kota, di 6 negara. Selain Indonesia, PhotoMarathon digelar pula di Malaysia (Penang), 4 kota di Thailand (Khonkean, Phuket, Chiang Mai dan Bangkok), 2 kota di Vietnam (Hanoi dan Ho Chi Minh City), 3 kota di India (Delhi, Mumbai dan Bangalore), dan Singapura.

Tahun 2009, CPM di Jakarta mencatat 1.028 peserta hadir. Tahun 2010, CPM sudah rampung digelar di 2 kota Vietnam berjumlah total 2.700 peserta. Jadi masing-masing kota rata-rata 1.350 peserta. Tiga kota di India baru akan menggelar CPM 2010 serentak 26 September. Empat kota di Thailand sudah menggelar CPM 2010 berjumlah total 2.554 peserta. Singapura menyusul pada akhir pekan ini, dengan perkiraan jumlah peserta 1.700 orang berdasar data tahun-tahun sebelumnya.

Pendek kata, pelaksanaan CPM 2010 di satu kota dengan jumlah total terbanyak adalah Jakarta, Indonesia. Artinya, populasi kamera digital di Indonesia patut diperhitungkan sebagai jumlah dengan umat fotografi besar di Asia dan dunia. Saingan terbesar jumlah populasi kamera digital di Asia bisa jadi India, Cina dan Jepang. Tapi patut pula dicatat, bahwa CPM 2010 digelar di 3 kota India, sementara Indonesia hanya kebagian jatah 1 kota, Jakarta. Cina dan Jepang belum menggelar.

Kristupa Saragih

Pewarta foto senior Arbain Rambey memberi coaching clinic di CPM 2010 Jakarta, Sabtu (16/9). Foto oleh: Kristupa Saragih

Jumlah besar memang menggembirakan sekaligus membanggakan. Tetapi fotografi tak hanya soal jumlah, melainkan kualitas karya. Lebih jauh dari itu adalah keeratan hubungan antar-fotografer dan kekentalan hubungan berkomunitas.

Secara bisnis, populasi Indonesia yang besar tentu pangsa pasar yang gurih bagi penjual kamera digital. Harga kamera semakin terjangkau, kamera digital makin mudah pula diperoleh di toko-toko kamera di kota-kota kecil. Belajar fotografi semakin mudah lantaran teknologi digital.

Baik secara bisnis maupun secara karya, kita menyikapi prestasi fotografi ini sebagai kebanggaan bangsa. Hendaknya masyarakat luas menikmati kemajuan ekonomi untuk kehidupan yang lebih baik. Demikian pula hendaknya semakin banyak orang bisa menikmati kekayaan khasanah budaya dan budi luhur bangsa Indonesia demi harkat hidup yang lebih baik.

Kristupa Saragih

Lautan 2.113 fotografer memenuhi halaman Central Park tempat pelaksanaan CPM 2010 di Jakarta, Sabtu (16/9). Foto oleh: Kristupa Saragih

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: