Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Rohmat Wijayanto

ya gitu deh.. penulis adalah mahasiswa teknik industri Universitas Mercubuana

Permasalahan listrik di Indonesia

REP | 01 November 2010 | 07:42 Dibaca: 822   Komentar: 1   0

<!– @page { margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

Listrik sudah menjdi kebutuhan pokok di dunia ini. Khususnya di negeri kita sendiri. Berbagai sektor yang penting digerakkan oleh energi yang satu ini. Mulai dari instansi yang paling kecil yaitu rumah tangga,sampai yang terbesar meliputi industi raksasa sekalipun. Semuanya amat bergantung pada energi listrik. Lihat dan bayangkan saja apabila listrik padam. Walaupun hanya hitungan jam saja kita akan mengalami kerugian yang tidak bisa dibayangkan.

Persoalan listrik sebenarnya sudah menjadi persoalan klasik di negeri kita ini. Permasalahan tersebut sulit dielesaikan karena akar permasalahannya sangat dalam dan masalahnya menyambung bagaikan benag yang sulit untuk diuraikan lagi. PLN sebagai satu-satunya lembaga negara yang mengurusi permasalahan tersebut tentu saja harus berpusing-pusing ria dihadapkan pada persoalan di negri kita ini. Bagaimana tidak,PLN harus melayani sekian banyak pelanggan sementara mungkin entah kenapa dana yang dibutuhkan selalu saja tidak cukup.

Permasalahan PLN meliputi hulu sampai hilir. Dari hulu sendiri investasi di sektor listrik amatlah minim sehingga dana yang didapat hanya dari pemerintah yang jumlahnya tentu saja tidak mencukupi. PLN juga kesulitan dalam mendapatkan pasokan energi primer yang saat ini terfokus pada BBM. Masalah TDL yang disama ratakan baik bagi pelanggan yang mampu maupun tidak sehingga subsidi listrik menjadi tidak tepat sasaran. Pencurian listrik pun merajalela di mana-mana

Karena itu seharusnya listrik tidak hanya menjadi tanggung jawab PLN saja. Kita sebagai warga negara yang baik harus ikut andil juga di dalam mengurusnya. Bisa denan cara berhemat. Mematikan satu lampu yang tidak perlu sama artinya dengan membuat gardu induk baru. Yang utama dimulai dari diri kita sendiri..

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Paskah di Gereja Bersejarah di Aceh …

Zulfikar Akbar | | 19 April 2014 | 08:26

Apakah Pedofili Patut Dihukum? …

Suzy Yusna Dewi | | 19 April 2014 | 09:33

Jangan Prasangka Pada Panti Jompo Jika Belum …

Mohamad Sholeh | | 19 April 2014 | 00:35

Perlukah Aturan dalam Rumah Tangga? …

Cahyadi Takariawan | | 19 April 2014 | 09:02

Memahami Skema Bantuan Beasiswa dan Riset …

Ben Baharuddin Nur | | 18 April 2014 | 23:26


TRENDING ARTICLES

Sstt, Pencapresan Prabowo Terancam! …

Sutomo Paguci | 7 jam lalu

Mengintip Kompasianer Tjiptadinata Effendi …

Venusgazerâ„¢ | 14 jam lalu

Suryadharma Ali dan Kisruh PPP …

Gitan D | 14 jam lalu

Kasus Artikel Plagiat Tentang Jokowi …

Mustafa Kamal | 17 jam lalu

Timnas U 19: Jangan Takut Timur Tengah, …

Topik Irawan | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: