Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Rohmat Wijayanto

ya gitu deh.. penulis adalah mahasiswa teknik industri Universitas Mercubuana

Permasalahan listrik di Indonesia

REP | 01 November 2010 | 07:42 Dibaca: 869   Komentar: 1   0

Listrik sudah menjdi kebutuhan pokok di dunia ini. Khususnya di negeri kita sendiri. Berbagai sektor yang penting digerakkan oleh energi yang satu ini. Mulai dari instansi yang paling kecil yaitu rumah tangga,sampai yang terbesar meliputi industi raksasa sekalipun. Semuanya amat bergantung pada energi listrik. Lihat dan bayangkan saja apabila listrik padam. Walaupun hanya hitungan jam saja kita akan mengalami kerugian yang tidak bisa dibayangkan.

Persoalan listrik sebenarnya sudah menjadi persoalan klasik di negeri kita ini. Permasalahan tersebut sulit dielesaikan karena akar permasalahannya sangat dalam dan masalahnya menyambung bagaikan benag yang sulit untuk diuraikan lagi. PLN sebagai satu-satunya lembaga negara yang mengurusi permasalahan tersebut tentu saja harus berpusing-pusing ria dihadapkan pada persoalan di negri kita ini. Bagaimana tidak,PLN harus melayani sekian banyak pelanggan sementara mungkin entah kenapa dana yang dibutuhkan selalu saja tidak cukup.

Permasalahan PLN meliputi hulu sampai hilir. Dari hulu sendiri investasi di sektor listrik amatlah minim sehingga dana yang didapat hanya dari pemerintah yang jumlahnya tentu saja tidak mencukupi. PLN juga kesulitan dalam mendapatkan pasokan energi primer yang saat ini terfokus pada BBM. Masalah TDL yang disama ratakan baik bagi pelanggan yang mampu maupun tidak sehingga subsidi listrik menjadi tidak tepat sasaran. Pencurian listrik pun merajalela di mana-mana

Karena itu seharusnya listrik tidak hanya menjadi tanggung jawab PLN saja. Kita sebagai warga negara yang baik harus ikut andil juga di dalam mengurusnya. Bisa denan cara berhemat. Mematikan satu lampu yang tidak perlu sama artinya dengan membuat gardu induk baru. Yang utama dimulai dari diri kita sendiri..

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 10 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 12 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 13 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 14 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 11 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 11 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 11 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 12 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: