Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Nab

kangen jogja .. mencoba kembali (lagi) untuk merangkai kata menjadi cerita. Selamat membaca dan terima kasih :)

Ketika Stadion Maguwoharjo Menjadi Tempat Pengungsian

REP | 05 November 2010 | 06:59 Dibaca: 233   Komentar: 3   0

tak terasa tidur ku terlelap hingga adzan shubuh hingga TSAP teman ku membangunkan ku (dia menginap di tempat saya)… aku dapet sms, pengungsian di pindah ke maguwoharjo. saya nyalakan internet, ternyata merapi bergejolak lagi (melihat situs berita). Lalu TSAP mengajak saya ke Stadion Maguwoharjo untuk melihat kesana. Saat itu masih subuh, (sebelumnya hujan pasir menimpa daerah saya, tamsis) hujan abu masih turun dengan perlahan tapi dalam jumlah yang banyak. Kami tunggu hingga pukul delapan, sambil menunggu kami sempatkan diri makan pagi.

dengan modal sepeda motor, kami pun ingin melihat seperti apa tempat pengungsian yang baru tersebut.

oh iya, foto ini bukan ingin mendramatisir keadaan di pengungsian maguwoharjo apalagi mencari popularitas di kompasiana, kami hanya ingin meninformasikan keadaan maguwoharjo.  Sampai saat ini, disana masih terkendali dan supply bermacam-macam barang masih berdatangan dengan jumlah banyak (entah di tempat lain, saya belum mengechek). Dan untuk sampai saat ini pula, Kota Jogja masih aman untuk di kunjungi walaupun harus sedikit waspada.

Saat ini saya harus kembali lagi kesana, biarlah foto-foto dibawah ini yang bercerita kepada kalian(diambil pukul 8 - 10).

salam kemanusian

RI 75

RI 75

pintu masuk ruangan balita dan anak, di belakang stadion

pintu masuk ruangan balita dan anak, di belakang stadion

ruangan balita dan anak juga

ruangan balita dan anak juga

tempat balita dan anak yang tadinya ruang ganti pemain

tempat balita dan anak yang tadinya ruang ganti pemain

bagian belakang stadion

bagian belakang stadion

salah satu sisi

salah satu sisi

itu bule ngapain ya

itu bule ngapain ya

bantuan makanan

bantuan makanan

ruang kesehatan

ruang kesehatan

salah satu sisi di lantai 1

salah satu sisi di lantai 1

salah satu sisi di lantai 2

salah satu sisi di lantai 2

entah apa yang di pikirkannya

entah apa yang di pikirkannya

lapangan

lapangan

lantai 2

lantai 2

tampak atas

tampak atas

ada beberapa wc di stadion ini, salah satunya

ada beberapa wc di stadion ini, salah satunya

peta tempat pengungsian

peta tempat pengungsian

anak - anak

anak - anak

orange

orange

pengungsi di bagian depan

pengungsi di bagian depan

bantuan di kumpulkan

bantuan di kumpulkan

pengungsi

pengungsi

pintu masuk

pintu masuk

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Terbang ke Sumbawa Bersama Mimpi …

Dhanang Dhave | | 26 January 2015 | 13:38

Modus Operandi Mafia Hukum …

Toni Pamabakng | | 26 January 2015 | 13:10

Menimbang Perlunya Hak Imunitas Bagi KPK …

Abd. Ghofar Al Amin | | 26 January 2015 | 17:39

E-Dolly: Sebuah Metamorfosa Geliat Bisnis …

M A Rosyid | | 26 January 2015 | 17:10

Selamat! Ini 6 Pemenang Kispray Antikuman …

Kompasiana | | 26 January 2015 | 18:44


TRENDING ARTICLES

Demokrat Untung PDI-P Buntung …

Susy Haryawan | 3 jam lalu

Mengapa KPK Diserang Awal Tahun 2015? …

Muthiah Alhasany | 4 jam lalu

KPK Akan Tangkap Megawati …

Mr Sae | 6 jam lalu

Tedjo Sindir Presiden Joko Widodo …

Muhammad Armand | 9 jam lalu

Istana Negara = Istana PDI Perjuangan …

Isson Khairul | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: