Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Pascual-duarte

Broadcaholic Reumatic www.jogjacreative.wordpress.com

Baju Bekas Atau Tumpukan Sampah Baju?

REP | 13 November 2010 | 12:47 Dibaca: 559   Komentar: 6   2

1289652124273863649

tidur beralaskan baju bekas bantuan pengusngsi merapi

Berita tentang baju bekas yang menumpuk di posko pengungsi merapi Stadiun Manguwoharjo bukan isapan jempol. Itu benar nyata. Dalam perkembangannya selama seminggu. Baju bekas ini tidak saja menumpul di posko pengungsi Maguwoharjo tetapi juga diposko pengungsi lain -terutama posko utama seperti posko Bunder Gunung kidul yang saya kunjungi sabtu (13/10).

Saya berkesempatan  dropping bantuan di posko Bunder Gunung Kidul. Posko ini merupakan posko pengungsi utama di kabupaten gunung kidul. Saking kalutnya pengungsi dari kabupaten Sleman mencari tempat mengungsi sejauh jauhnya dan setinggi tingginya. Ketemulah di area istirahat Bunder Gunung Kidul.

Kaget bukan kepalang, kedatangan saya dismabut tenda besar PMI yang isinya baju bekas. Menumpuk!! Sementara di luar tenda masih banyak baju bekas yang terbungkus rapi dalam kardus. “Lama lama kiriman bantuan baju bekas ini memenuhi Jogja hingga malan menjadi  sampah’, pikir saya!… Pasalnya kiriman ini tidak saja dari masyarakat lokal tetapi juga dari kota kota besar lain.

12896523361114055645

tenda baju bekas

Sementara itu pengungsi merapi bukan tidak perlu bantuan baju bekas. Mereka tetap mengambil baju bekas itu seperlunya. Mereka benar benar memilih baju yang layak pakai. Sayangnya setelah cukup mereka lebih suka mencucinya untuk dipakai kembali kedepannya. Kalo gitu satu orang minimal perlu baju tujuh lembar saja. Nah sisanya bagaimana????

Tragis memang tetapi pandangan ini tak bisa ditampik. Seluruh bantuan tetap harus diterima sebagai wujud hormat. Harus dipikirkan kedepannya.

kepada 100  juta orang indonesia. dewasa…punya ide kreatif untuk apa baju bekas ini? Harus diapain???

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 3 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 5 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 6 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

“Happy” Andien Fashionable di La Fayette …

Irvan Sjafari | 8 jam lalu

Perpustakaan adalah Surga …

A Fahrizal Aziz | 8 jam lalu

Tinjauan dari Sisi Lain: Keluarga Pejabat …

Prof Lincolin Arsya... | 8 jam lalu

Memandangmu, Tanpa Kata …

Ryan. S.. | 9 jam lalu

Pilkada Tak Langsung Lebih Baik Daripada …

Anna Muawannah | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: