Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Gani Septama

full of mystery

masalah etnis di Indonesia

REP | 15 January 2011 | 12:27 Dibaca: 2520   Komentar: 0   0

Seperti yang kita tahu setiap masyarakat di suatu negara pasti memiliki karakter yang berbeda-beda.Begitu juga di Indonesia karakter masyarakat di Indonesia antara lain :
1. Mayoritas warga negaranya beragama Islam
2. Etnis yang dominan adalah Jawa
3. Hubungan dan budaya dari masyarakat yang dominan mempengaruhi etnis lain
Indonesia pun dikenal sebagai negara yang memiliki keanekaragaman suku dan di setiap suku pasti memiliki tata peraturan yang berbeda pula seperti kita lihat di kalimantan barat dan kalimantan timur ketua sukunya menentukan pembagian kekuasaan serta hubungan dengan suku-suku lain karena itu di sana kekuasaan memegang peranan yang sangat penting.Keberagaman suku dan etnis ini membuat Indonesia menjadi negara yang unik dan berwarna warni,tetapi harus diperhatikan juga bahwa keanekaragaman etnis ini dapat menjadi penyebab utama terjadinya konflik.Sumber sumber terjadinya konflik antar etnis adalah
1. Ketimpangan Ekonomi (seperti konflik antar Ambon dan Maluku)
2. Perbedaan agama (karena kecenderungan adanya sebagian golongan dari agama yang bersifat
agresif dalam menyiarkan agamanya)
3. Adanya stigmatis antarakelompok pendatang dengan masyarakat asli
4. Kebijakan-kebijakan pemerintah (kebijakan yang kadang hanya menguntungkan satu kelompok
saja,sehingga kelompok lain merasa cemburu)
Pemerintah sesegera mungkin harus dapat mengatasi masalah konflik antar etnis ini kalau tidak mau terjadi perpecahan antar etnis di Indonesia.Ada beberapa cara yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasi konflik ini,yaitu :
1. Pemberlakuan efektivitas hukum (jangan membuat hukum yang hanya memihak satu kelompok saja)
2. Mengurangi tingkat ketimpangan sosial (tingginya tingkat ketimpangan atau kemiskinan dalam
masyarakat dapat di salah gunakan oleh pihak pihak tertentu untuk menciptakan suatu konflik)
3. Mengeluarkan kebijakan kebijakan yang dapat mempermudah akses masyarakat miskin untuk
mengeksplore potensi mereka
Tetapi kita harus ingat,ini bukan hanya tugas dari pemerintah untuk menjaga perdamaian antar etnis di Indonesia,tetpi ini juga menjadi tugas kita bersama sebagai warga negara untuk menjaga kedamaian itu.Intinya jangan mudah terpengaruh atau terprovokasi oleh pihak pihak yang ingin menimbulkan kekacauan di Indonesia.Karena keberagaman etnis di Indonesia adalah suatu nilai plus dari Negara Indonesia kalau kita bisa mengelolanya dengan baik dan lebih bijaksana.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 4 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 5 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 7 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 7 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Sayang Dijadikan Sebuah Alasan Untuk …

Fairusyifa Dara | 7 jam lalu

Semarak Pesta Rakyat Situ Bungur (Bingkai …

Agung Han | 8 jam lalu

Kenapa Lebih PD Dengan Bahasa Asing Dari …

Seneng | 8 jam lalu

Car Free Day Bukan Solusi …

Nitami Adistya Putr... | 9 jam lalu

ATM Susu …

Gaganawati | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: