Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Dahlan.za Alan

tiada waktu tanpa informasi

Harga Parkir Selangit, Keluarga Pasien Protes, Dirut RSU-CND Buntuti Pers

REP | 10 March 2011 | 23:55 Dibaca: 290   Komentar: 0   0

Tarif parkir kenderaan roda dua di halaman Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhin dikeluhkan keluarga pasien, pasalnya pihak pengelola parkir mematokan harga senilaiRp2000 per unit kendaraanyang di parkirkan di halaman RSUD-CND Meulaboh,Kondisi tersebut membuat keluarga pasien risih.

Suardi salah seorang keluarga pasien, kepada wartawan (9/2) mengatakan, dirinya sangat kecewa dengan tindakan pegelola parkir yang mematokan harga selangit itu, karena menurutnya sangat membebankan keluarga pasien,” ini tidak relefan harga parkirnya ini,” kata Suardi dengan nada kesal usai memberikan pungutan Parkir siang tadi di lokasi Parkir setempat.

Tambah Suardi, kesenjangan tersebut tidak hanya pada nilai Pungutan Parkir yang melambung, tapi setiap kereta yang berdiri disana tetap di pungut biaya, meski kendaraan tersebut hanya berbolak balek kesanan ” kebanyakan kendaraan keluarga pasien rawat inab,” ujar nya lagi.

Masih kata Suardi, sedikitnya 800-an kereta yang melakukar parkir di halaman rumah sakit tersebut setiap 24 jam, maka suardi meminta pemkab setempat ,agar segera menentukan harga Parkir secara konkrit, guna menghindari kerugian masyarakat lebih besar kedepan, ” seharusnya pemerintah tidak tinggal diam dengan kondisi ini,” sindir Suardi.

Sumber dari RSUD-CND Meulaboh, Musa membeberkan kalau pihaknya tidak tahu soal harga parkiran selangit itu, ” karena pihak rumah sakit hanya menerima setoran Parkir, dari rekanan yaitu nilai taksiran pungutan Rp 1000 per unit sepmor,”setahu saya Cuma Rp 1000 per sepmor, atau senilai Rp 22 juta rupiah pertahun.” detil Musa.

Pengelola Kangkang Perda, Dirut RSU-CND inetrfensi Wartawan

Disisi lain Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Barat yang dihubungi melalui Kepala Bagian (Kabag) umumnya Musliadi, mengatakan ,kalau sedemikan berlaku berati pihak terkait telah melanggar Perda Kabupaten Aceh barat

Sebab, tambah Musliadi, dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Aceh Barat nomor 8 tahun 2007,menetapkan tarif Parkir di tempat umum sebesar Rp 500 per unit sepeda motor, jelas Musliadi.
” bila mereka memungut Rp 2000 per sepmor berarti mereka telah melanggar Perda,” kata Musliadi.

Sementara itu, Direktur RSUD-CND Meulaboh Dr Furkansyah, yang di coba konfirmasi siang tadi menolak berkomentar terkait dengan harga parkir, tidakk hanya itu Furkansyah juga terkesan mengancam kebebasan Pers.

” jangan kamu ungkit masalah parkir itu, cari-lah berita lain yang berbobot, salah-salah kamu jadi sasaran tukang parkir nanti,” kata Furkansyah kepada wartawan dengan nada mengancam.(**)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bila Gagal Lulus UN …

Sayidah Rohmah | | 16 April 2014 | 10:34

Nujuman Jusuf Kalla di Arena Pilpres …

Yusran Darmawan | | 16 April 2014 | 10:32

Harusnya PKS Tidak seperti Itu …

A Fahrizal Aziz | | 14 April 2014 | 21:43

Menilik Macan Putih, Pahlawan Superhero …

Rokhmah Nurhayati S... | | 15 April 2014 | 21:51

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Memalukan! Kapten Persebaya dan Pelatih …

Ethan Hunt | 4 jam lalu

Benarkah ‘Bertemu Dubes AS, Jokowi …

Kosmas Lawa Bagho | 6 jam lalu

Belum Semua Kartu Jokowi Terbuka …

Hanny Setiawan | 13 jam lalu

Yess, Jokowi Berani Menantang 10 Partai …

Galaxi2014 | 14 jam lalu

Inikah Pemimpin yang Kalian Inginkan? …

Mike Reyssent | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: