Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Kapitan Joe

A New Yorker, live and work for many years in Rockefeller center Area, Like to selengkapnya

Lumpur Lapindo; Berita dalam Gambar Terkini, Photo Diambil di Lokasi 20 Maret 2011

REP | 24 March 2011 | 03:03 Dibaca: 2238   Komentar: 19   5

Untuk melengkapi journal saya pada 2 hari yang lalu, bersama ini saya download gambar-gambar lokasi lumpur Lapindo porong sidoarjo, mulai dari tembok ala Berlin Lapindo, ketinggian tembok hingga aktivitas warga sekitar setelah kampung mereka dikubur oleh lumpur panas lapindo.

13008871191649155618

Tukang parkir merangkap keamanan dipinggir jalan raya Porong saat mobil kami berhenti dan mereka menjaga dengan baik dengan tarif parkir Rp 2,000 rupiah per jam.

1300887158261261259

Pengunjung menaiki tangga pertama dari pinggir jalan setelah menyeberang rel kereta api.

13008874381083295644

Tangga tahap kedua menuju tingkat atas terbuat dari kayu darurat karya kereativitas warga porong13008874791333779424

Sejauh mata memandang hanya pemandangan lumpur panas yang terlihat ( 5 KM)

13008875101271762180

Lumpur Lapindo mengering setelah dihembus angin dan juga sinar panas matahari, namun dibawah tanah kering ini terdapat perkampungan maupun benda-benda lain yang sampai saat ini masih tertimbun oleh lumpur ini.13008875427581658821300887583367122911

Aliran sungai kecil air panas dari sumber semburan lumpur menuju kali porong.

13008876231206072169

Para pemandu lokal ( Guide) siap menjelaskan situasi lapindo sepenuh hati, dan terakhir mereka menawarkan DVD hasil dokumentasi wartawan Asing.

130088765749253268

Ketinggian Tembok ala Berlin Lapindo dari sisi jalan raya, mencapai 10- 12 meter, serta tenda darurat sebagai tempat berlindung para pemandu wisata ala lumpur lapindo, siap mengatar anda dengan ojek menuju lokasi semburan dengan ongkos 25 ribu pulang pergi, namun bila ada bencana resiko ditangan anda.

13008876891654831729

Susunan batu-batu penahan lumpur lapindo, ditata dengan rapih dengan ikatan kawat baja, agar tidak rubuh atau jebol oleh kekuataan dorongan Lumpur panas Lapindo

Penulis berdiri didepan tembok Berlin Lapindo  sesaat sebelum naik ke puncak tembok berlin ala Lapindo porong  sidoarjo 20 maret 2011.

1300888583686323972Dua (2) Gadis kecil berteduh dibawah tenda darurat diatas tembok Lapindo, bekerja bersama orang tua mereka  sebagai penjual DVD dan juga mengharapkan kebaikan pengujung demi kehidupan mereka sehari-hari, setelah rumah mereka dikubur oleh Lumpur Lapindo.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Emak, Emang Enak Nunggu Kereta Sambil …

Masluh Jamil | | 27 November 2014 | 05:41

BBM Naik, Pelayanan SPBU Pertamina …

Jonatan Sara | | 27 November 2014 | 01:16

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Munas Golkar Tak Diijinkan di Bali Pindah …

Akhmad Sujadi | | 27 November 2014 | 00:00

Ikuti Lomba Resensi Buku “Revolusi …

Kompasiana | | 08 November 2014 | 15:08


TRENDING ARTICLES

Senyum dan Air Mata Airin Wajah Masa Depan …

Sang Pujangga | 2 jam lalu

Presiden Kita Bonek dan Backpacker …

Alan Budiman | 3 jam lalu

Prabowo Seharusnya Menegur Kader Gerindra …

Palti Hutabarat | 4 jam lalu

Menteri Dalam Negeri dan Menko Polhukam …

Hendi Setiawan | 13 jam lalu

Menguji Kesaktian Jokowi Menjadi Presiden RI …

Abdul Adzim | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: