Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Patrik Tumbelaka

masih sementara menuntut ilmu

Harus Bangga Produk Dalam Negeri

REP | 12 May 2011 | 22:43 Dibaca: 285   Komentar: 4   0

Bangsa Jepang dikenal sebagai bangsa yang mempunyai kebanggan besar pada negaranya. Mereka menganggap bisa bersaing dan sejajar dengan bangsa lain di dunia. Bangsa Jepang juga terkenal mempunyai kecintaan yang tinggi terhadap produk yang dihasilkan negaranya. Mereka yakin bahwa produk bangsa Jepang tidak kalah bahkan lebih tinggi kualitasnya dibandingkan dengan produk dari negara lain.

Karena itu tidak mengherankan jikalau bangsa Jepang mempunyai keberanian dalam bersaing dengan negara-negara lain. Perusahaan-perusahaan Jepang (mulai dari otomotif hingga  elektronik) tidak hanya berjaya di negara sendiri tetapi juga ingin menaklukkkan pasar di negara lain. Perusahaan Jepang (seperti Toyota dan Soni) dikenal sebagai salah satu perusahaan terbaik di dunia.

Dalam kaitan ini, menarik untuk melihat bagaimana rasa bangga dan nasionalisme warga Indonesia. Pemimpin politik di Indonesia kerap kali melontarkan permintaan agar penduduk Indonesia cinta terhadap produk dalam negeri. Berbagai program digalakkan, mulai dari kecintaan menggunakan baju batik hingga program yang mewajibkan pegawai pemerintahan menggunakan baju batik di hari-hari tertentu. Kecintaan terhadap produk dalam negeri bisa menjadi pendorong agar mengkonsumsi produk buatan dalam negeri.

Warga yang bangga terhadap Indonesia tampak mempunyai proporsi yang lebih tinggi dalam memilih produk dalam negeri dibandingkan dengan warga yang kurang atau tidak bangga dengan Indonesia.

Maka dari itu mari kita mulai mencintai produk-produk negara sendiri demi kemajuan bangsa kita tercinta BANGSA INDONESIA.

Tags: telkomsel

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jejak Indonesia di Israel …

Andre Jayaprana | | 03 September 2014 | 00:57

Ironi Hukuman Ratu Atut dan Hukuman Mati …

Muhammad | | 03 September 2014 | 05:28

Persiapan Menuju Wukuf Arafah …

Dr.ari F Syam | | 03 September 2014 | 06:31

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 3 jam lalu

Kekuatan Jokowi di Balik Manuver SBY di …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Subsidi BBM: Menkeu Harus Legowo Melepas …

Suheri Adi | 11 jam lalu

Jokowi, Berhentilah Bersandiwara! …

Bang Pilot | 13 jam lalu

Menerka Langkah Politik Hatta …

Arnold Adoe | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Tiga Resensi Terbaik Buku Tanoto Foundation …

Kompasiana | 7 jam lalu

Si Bintang yang Pindah …

Fityan Maulid Al Mu... | 8 jam lalu

Oase untuk Anak Indonesia …

Agung Han | 8 jam lalu

Jokowi Mirip Ahmadinejad …

Rushans Novaly | 8 jam lalu

Alternatif Solusi Problem BBM Bersubsidi …

Olivia | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: