Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Chi Trielia Cho

TULUS - IKLAS - SEMANGAT - YAKIN

Pemimpin yang “Benar”

REP | 06 June 2011 | 02:55 Dibaca: 140   Komentar: 2   0

Menonton Demo Crazy, bicara perubahan benar adanya , harus dimulai dari dari  ” atas ” ( para pemimpin ), kalau ingin perubahan yang serempak dan menyeluruh, karena dasar ala bisa karena biasa juga merupakan cara jitu untuk melatih kebiasaan baik. Pemimpin adalah figur bagi pengikutnya, jika pemimpin bisa memberikan contoh yg baik,  tentunya bagi “penggemar” fanatik akan mendewakan dan mencontoh figur yang dipujanya.

Sungguh indahnya bila pemimpin yang sudah kita percaya bisa menjadi figur ” sejati ” dan bukan ” imitasi ” dalam memberikan contoh nyata dalam segala hal karena seorang pemimpin tidak bisa mengatasnamakan ” pemimpin juga manusia “, karena konsekuensi seorang pemimpin harus siap diterima dan dijalankan oleh sosok pemimpin yang sesungguhnya.

Pemimpin sejati dengan dedikasi tulus demi kemaslahatan rakyatnya dan demi kesejahteraan yang merata, memiliki idealisme yang tinggi demi menjaga nilai-nilai peradilan tercipta secara nyata sangat dibutuhkan. Karena ketegasan seorang pemimpin sangat penting dalam memutuskan dari berbagai masukan yang diberikan oleh  para pakar yang memiliki kemampuan di bidang masing-masing.

Jika pemimpin bicara atas dasar kebenaran demi keadilan bersama, tentunya tidak akan terpengaruh dan kebingungkan jika suatu saat terjadi pergolakan maupun protes, karena pemimpin tsb dapat mempertanggung jawabkan keputusan yang telah diambil benar-benar atas dasar kebenaran.

Maka jadilah pemimpin yang benar-benar ” BENAR” dapat dipertanggungjawabkan kepemimpinannya di dunia dan akherat. Itu yang kami harapkan…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat Tinggal Banjir, Proyek Revitalisasi …

Agung Han | | 30 October 2014 | 21:02

Asiknya Berbagi Cerita Wisata di Kompasiana …

Agoeng Widodo | | 30 October 2014 | 15:40

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Bau Busuk Dibelakang Borneo FC …

Hery | | 30 October 2014 | 19:59

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 8 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 11 jam lalu

Muhammad Arsyad Tukang Sate Luar Biasa, Maka …

Opa Jappy | 14 jam lalu

DPR Memalukan dan Menjijikan Kabinet Kerja …

Sang Pujangga | 14 jam lalu

Pemerintahan Para Saudagar …

Isk_harun | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | 8 jam lalu

Surga Kecil di Sukabumi Utara …

Hari Akbar Muharam ... | 8 jam lalu

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Sono Cook | 8 jam lalu

Si Jangkung Tokyo Sky Tree …

Firanza Fadilla | 9 jam lalu

Pompadour …

Yulian Muhammad | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: