Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Jelang Pekan Kebudayaan Pidie Jaya (PKPJ) ke-II

REP | 08 June 2011 | 10:16 Dibaca: 237   Komentar: 8   3

Kabupaten Pidie Jaya adalah salah satu kabupaten baru di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Ibukotanya Meureudu. Kabupaten ini terbentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor  07  Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Pidie Jaya di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 9, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor  4683 ), pada tanggal 2 Januari 2007. Sumber

Pidie Jaya dulunya satu kabupaten dengan Pidie yang beribukota Sigli. Banyak hal yang membanggakan dari Pidie Jaya sebagai salah satu kabupaten baru di Aceh, Pidie jaya pernah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat dengan kategori kabupaten yang pembangunannya paling cepat sebagai kabupaten yang baru dibentuk.

Mungkin anda akan berpikir ini suatu yang bias karena saya penduduk asli Pidie Jaya. Setiap orang pasti akan sangat bangga dengan tanah kelahirannya. Saya sama sekali tidak membantah, hal itu bisa saja terjadi. Namun anda akan bisa mengambil keputusan sendiri jika fakta yang dipaparkan itu kuat dan nyata.

Pekan Kebudayaan Pidie Jaya adalah bukti nyata pemerintahan kabupaten Pidie Jaya sangat optimis dalam menjalankan misinya sebagai kabupaten baru menuju kejayaan. Ini kali ke-2 PKPJ di laksanakan setelah sukses tahun lalu. Acara ini akan di laksanakan tepat pada tanggal 9 Juni 2011 dan akan berlangsung selama satu minggu.

Sepengetahuan saya hanya kabupaten Pidie Jaya saja yang melaksanakan even ini di Aceh. Ada kemungkinan karena saya tidak mendapatkan info yang berkenaan dalam hal ini. Hal serupa yaitu PKA (pekan kebudayaan Aceh) di laksanakan di pusat ibukota Aceh dan di ikuti oleh semua kabupaten termasuk juga Pidie Jaya.

13075279062085266686

Panggung utama

Minggu-minggu sebelumnya tempat ini hanya terdiri dari tumpukan sampah di sana-sini. Minggu, 5 Juni 2011 melintasi area pelaksanaan PKPJ yang sedang di renovasi. Tak tanggung-tanggung biaya yang di perlukan pastinya sangat besar karena memerlukan perbaikan yang optimal. Saat ini tempat pelaksanaan PKPJ yang bertempat di Kecamatan Trienggadeng itu masih dalam tahap  persiapan dan seperti akan di sulap menjadi arena wisata yang begitu aduhai.

13075280631591969024

masih dalam tahap perbaikan

Ada keuntungan tersendiri untuk masyarakat local. Ini merupakan ajang untuk menambah penghasilan karena menurut kabar angin artis kebanggaan pecinta sinetron (T. Wisnu dan Shiren) akan menghadiri tempat ini.

Mudah-mudahan setelah pelaksanaan PKPJ ke-II ini, tempat ini akan selalu dirawat untuk menghindari timbunan-timbunan sampah yang sangat merusak pandangan. Satu kebiasaan kita mungkin yang sulit di ubah hanya akan melakukan sesuatu kalau ada sesuatu.

Satu harapan lagi dari saya sebagai penduduk asli, mudah-mudahan ini bukan ajang penjualan nama baik dan promo besar-besaran untuk kepentingan politik. Ini adalah pecan budaya yang menjadi hiburan untuk rakyat jelata dan perbaikan ekonomi masyarakat.

Ayo sukseskan PKPJ Ke-II…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hikayat Baru Klinting di Rawa Pening …

Dhanang Dhave | | 24 April 2014 | 14:57

Uniknya Gorila Bule di Pusat Primata …

Dzulfikar | | 24 April 2014 | 14:49

Kota: Kelola Gedung Parkir atau Hunian …

Ratih Purnamasari | | 24 April 2014 | 13:59

Arloji Sang Jenderal dan Si Putri …

Subagyo | | 24 April 2014 | 09:52

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Di Mana Sebenarnya MH370? Waspada Link …

Michael Sendow | 7 jam lalu

Bila Separuh Gaji Karyawan Memang untuk …

Agung Soni | 10 jam lalu

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 14 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 15 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: