Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Tholib Vatelehan

Sedikit bicara banyak bekerja

Diklat SAR Lanjutan Water Rescue Angkatan VI Dibuka

REP | 11 July 2011 | 02:08 Dibaca: 436   Komentar: 0   0

13103054781931454681

Kantor SAR Region II Badan SAR Nasional mengadakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) SAR Tingkat Lanjutan Water Rescue Angkatan VI Tahun 2011. Diklat ini berlangsung selama 10 hari, dari tanggal 6 sampai dengan 15 Juli 2011, dan bertempat di area Pantai Pasir Putih, Situbondo.

Diklat SAR Tingkat Lanjutan Water Rescue Angkatan VI ini secara resmi dibuka oleh Deputi Potensi SAR BASARNAS, Marsekal Muda TNI Sukarto, kemarin Rabu (6/6/2011) pagi, bertempat di Kantor SAR III Surabaya. Acara pembukaan Diklat Water Rescue ini dihadiri sejumlah undangan, seperti perwakilan dari Lanudal Juanda, Lanud Surabaya, Pasmar 1, Brimob Polda Jatim, Dinas Perhubungan Jatim, Tagana dan PMI kota Surabaya, serta ATKP Surabaya.

1310305713637023887

Sebanyak 53 orang peserta mengikuti Diklat Water Rescue ini. Mereka berasal dari Kantor SAR di Region II, yaitu Kantor SAR Jakarta, Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Denpasar, Kantor SAR Pontianak, dan Kantor SAR Banjarmasin. Selain itu, para instruktur juga berasal dari masing-masing Kantor SAR Region II, serta dua orang instuktur dari Kantor Pusat BASARNAS.

Pentingnya penyelenggaraan Diklat Water Rescue ini adalah untuk mencetak tenaga-tenaga rescue yang memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap, dan mental saat menghadapi kondisi darurat di perairan sekaligus memberi pertolongan kepada korban.

Marsekal Muda TNI Sukarto menambahkan, “Pelatihan SAR Tingkat Lanjutan Water Rescue ini ditujukan untuk memberikan bekal kepada para peserta tentang pengetahuan, keterampilan, serta sikap mental yang harus dimiliki terutama saat melaksanakan operasi di wilayah perairan seperti di laut, sungai, maupun danau”.

Pengetahuan yang diberikan kepada para peserta Diklat Water Rescue ini, yaitu Keselamatan di Perairan, Kedaruratan di Perairan, Self Rescue Tehcnique, Perawatan Cedera di Perairan, Metode Pertolongan di Air, Pengetahuan Ombak dan Arus, Akses dan Pertolongan, Teknik Defend dan release, Teknik Membawa Korban, Teknik Pencarian di Perairan, serta Komunikasi di Perairan.

Sementara itu saat diwawancarai seusai upacara pembukaan, Kepala Kantor SAR III Surabaya, Sutrisno, S.Sos, MM. menambahkan, “Para peserta diharapkan mampu mengaplikasikan seluruh pengetahuan yang didapat saat menghadapi musibah perairan di wilayah kerja masing-masing”.

Kegiatan Diklat Water Rescue ini dibagi menjadi dua, yaitu teori kelas dan aplikasi lapangan. Pemberian materi dilakukan di dalam tenda pleton yang difungsikan sebagai ruang kelas, sedangkan untuk aplikasi lapangan dilaksanakan di perairan pantai Pasir Putih, Situbondo. (Tholib/Humas)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hikayat Baru Klinting di Rawa Pening …

Dhanang Dhave | | 24 April 2014 | 14:57

Uniknya Gorila Bule di Pusat Primata …

Dzulfikar | | 24 April 2014 | 14:49

Kota: Kelola Gedung Parkir atau Hunian …

Ratih Purnamasari | | 24 April 2014 | 13:59

Arloji Sang Jenderal dan Si Putri …

Subagyo | | 24 April 2014 | 09:52

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Di Mana Sebenarnya MH370? Waspada Link …

Michael Sendow | 5 jam lalu

Bila Separuh Gaji Karyawan Memang untuk …

Agung Soni | 7 jam lalu

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 11 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 13 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: