Back to Kompasiana
Artikel

Regional

DILARANG PARKIR

REP | 30 July 2011 | 14:20 Dibaca: 309   Komentar: 2   0

Dilarang Parkir, ini merupakan tanda larangan yang sering kita lihat di pinggiran jalan. Tanda larangan ini pula yang sering di langgar oleh pengendara bermotor. Penilangan terhadap pemarkir sembarangan ini sudah mulai dilakukan di daerah Ibukota. Terlihat banyak pengendara bermotor yang terkena tilang.  Namun, tidak sepenuhnya kesalahan para pengendara bermotor. Tidak heran jika mereka sembarangan memarkirkan kendaraan mereka, ketika lahan parkir yang ada tidak memadai/kurang luas. Jika pemerintah membuat peraturan tilang terhadap para pemarkir sembarangan, seharusnya terlebih dahulu dibuat tempat parkir yang luas. Karena tidak mungkin ada pemarkir sembarangan ketika ada tempat parker yang lebih memadai dan luas. Penilangan terhadap pemarkir sembarangan tersebut dapat dilakukan setelah adanya perbaikan fasilitas parkir. Ketika sidang pun seperti belum ada kesiapan di pihak pengurus karena terlihat sidang tersebut masih belum terstruktur. Buktikan kepada kami para rakyat jika pemerintah peduli terhadap rakyatnya. Meskipun ini hanya di awali dari hal kecil, karena dari hal kecil itulah negeri kita dapat dibangun secara perlahan.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Unik Menyeberangkan Mobil ke Pulau …

Cahayahati (acjp) | | 16 September 2014 | 14:16

Blunder #1 Jokowi: Arsitektur Kabinet …

Shendy Adam | | 16 September 2014 | 11:14

Kenapa Narrative Text Disajikan di SMA? …

Ahmad Imam Satriya | | 16 September 2014 | 16:13

Apartemen Murah? Teliti Sebelum Membeli (5) …

Farida Chandra | | 16 September 2014 | 15:16

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Norman K Jualan Bubur, Tampangnya Lebih Hepi …

Ilyani Sudardjat | 6 jam lalu

Suparto, Penjahit Langganan Jokowi …

Niken Satyawati | 9 jam lalu

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 10 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 12 jam lalu

UU Pilkada, Ken Arok, SBY, Ahok, Prabowo …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: