Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Faruk Ramzi

Berusaha menjadi bapak yang baik dari dua anak titipan Allah SWT. "Musuh Jangan Di Cari Datang selengkapnya

Siapa Sih OMBUDSMAN Itu?

REP | 25 December 2011 | 08:54 Dibaca: 4089   Komentar: 5   1

OMBUDSMAN , sebuah gagasan sebuah organisasi Republik Indonesia yang cukup bagus tapi apakah dikenal oleh rakyat Indonesia?

sekilas penjelasan tentang apa itu OMBUDSMAN, Sebuah gerakan bagi terwujudnya good governance di Indonesia salah satunya ditandai dengan pembentukan Komisi Ombudsman Nasional (KON) melalui Keputusan Presiden No. 44 tahun 2000. Kelahiran lembaga ini melengkapi lembaga-lembaga lain yang sama-sama bergerak dalam bidang pengawasan pelayanan publik seperti Indonesia Corruption Watch (ICW) dan lembaga-lembaga pengawasan fungsional dan struktural seperti Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP), Kantor Inspektorat, Pengawasan Melekat, dan Kotak Pos 5000. Selanjutnya, pada tahun 2008, diterbitkanlah Undang-Undang No. 37 tahun 2008 yang menjadi dasar hukum bagi pembentukan Ombudsman Republik Indonesia (ORI).
Tujuan pembentukan lembaga ini adalah untuk membela kepentingan publik dengan mendesakkan perubahan mental dan kultural dalam birokrasi. Pendirian lembaga ini seolah menjadi ironi bagi kinerja lembaga-lembaga lain yang bergerak dalam bidang-bidang pengawasan pelayanan publik yang sejenis, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Fakta memang menunjukkan, pelayanan publik yang baik seolah menjadi barang yang mewah bagi masyarakat, khsusunya rakyat miskin karena maraknya fenomena bahwa pelayanan yang baik bisa didapatkan dengan membayar sejumlah uang.
Ruang lingkup kerja Ombudsman Republik Indonesia adalah seluruh wilayah di Republik Indonesia. Untuk memperluas jangkauan pelayanan sampai ke daerah, Ombudsman Republik Indonesia juga membuka kantor-kantor perwakilan di sejumlah daerah. Keberadaan kantor perwakilan ORI di daerah ini menjadi jembatan bagi masyarakat yang ingin mengadukan permasalahannya kepada ORI terkait dengan dugaan maladministrasi oleh birokrasi pemerintah pusat, badan usaha milik negara, dan kegiatan usaha yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

semua penjelasan diatas saya rasa dapat menjelaskan Siapa Om kita yang satu ini, dan apa yg bisa di perbuatnya agar kita mendapatkan pelayanan sebaik-baiknya.sayapun membaca beberapa tulisan KOMPASIANER yang kebanyakan kurang/hampir tidak mendapatkan informasi siapa dan apa itu OMBUDSMAN.

Tanggal 4/12/2011 kemarin dibuka sebuah counter pelayanan/klinik pengaduan OMBUDSMAN di terminal 4 bandara Soekarno Hatta.Guna melayani para pengguna jasa penerbangan, sementara ini kebanyakan pengaduan justru terbanyak dari para TKI yang akan berangkat ke negara tujuan.

13247550641796388975

ganjalan yang menurut saya perlu diperhatikan pemerintah dalam hal ini adalah mengapa OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA dibuka dilokasi yang cukup jauh dari terminal pemberangkatan penerbangan internasional, disini ORI kembali terkesan menjauh dari komplain pelayanan yang mana hal tersebut adalah target kerja ORI.
OMBUDSMAN seharusnya gencar bersosialisasi kepada masyarakat, agar semua sarana pelayanan untuk publik akan berusaha menjadi baik, dan seterusnya diawasi agar jadi yang terbaik.
Instansi- instansi pemerintah di daerah daerah terpencil akan berhati hati dalam melayani masyarakat, dikarenakan pengawasan dari ORI.Karena saat ini yang terbanyak kasus pelanggaran pelayanan masyarakat cenderung di daerah daerah terpencil dikarenakan minimnya pengawasan.
semoga rakyat semakin mengenalmu OM…
kibarkan sayapmu ke penjuru Indonesia, jika sempat mampir ke luar negeri tengoklah Pahlawan Devisamu mu…
masih banyak yang belum tersentuh pelayanan pemerintahmu….
Sukses selalu OM…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

(Foto Essai) Menyambut Presiden Baru …

Agung Han | | 20 October 2014 | 20:54

Inilah Reaksi Mahasiswa Australia untuk …

Tjiptadinata Effend... | | 20 October 2014 | 19:16

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

10 Tips untuk Komedian Pemula …

Odios Arminto | | 21 October 2014 | 01:11

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 2 jam lalu

Tangisan Salim Said & Jokowi’s …

Iwan Permadi | 4 jam lalu

Off to Jogja! …

Kilian Reil | 6 jam lalu

Antusiasme WNI di Jenewa Atas Pelantikan …

Hedi Priamajar | 9 jam lalu

Ini Kata Koran Malaysia Mengenai Jokowi …

Mustafa Kamal | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Trans TV, Raffi Is Not Our Prince! …

Gilang Parahita | 8 jam lalu

Merencanakan Anggaran untuk Pesta Pernikahan …

Cahyadi Takariawan | 8 jam lalu

Koalisi Akal Sehat Mengawal Pelantikan …

Effendi Siradjuddin | 8 jam lalu

Selamat Bertugas Pak Jokowi …

Toni Pamabakng | 8 jam lalu

Misteri Hantu Rumah Tua …

Raphael Jose Riberu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: