
Dibaca: 97
Komentar: 16
Nihil
Untuk kesekian kalinya semenjak ada kebebasan masyarakat Tionghoa untuk merayakan hari hari besarnya, kelenteng tua di kota kecil Parakan Temanggung yakni Ho Tek Tong menggelar lagi karnaval Cap Go Meh. Seperti biasa karnaval ini di ramaikan oleh pawai barongsai, drumband dari grup kepercayaan kejawen, kuda lumping, dayakkan (beberapa orang yang memakai pakaian seperti suku dayak) dan juga di tandunya dua Kio (atau replika rumah yang di yakini tempat Dewa).
Atraksi barongsai. dok selsa
para
dok selsa
grup drumband dari perkumpulan pengikut ajaran Kejawen menambah kemeriahan perayaan Cap Go meh. dok selsa
grup kesenian tradisional tak mau ketinggalan. dok selsa
kesenian tradisional Dayakan. dok selsa
Ada yang unik tentang Kio ini banyak warga bukan dari kalangan Tionghoa saja, tapi juga masyarakat pribumi yang meyakini jika ikut mengangkat tandu Kio akan mendapatkan berkah sepanjang tahun. Jadi tidak mengherankan jika banyak orang berebut agar di beri kesempatan ikut mengangkat tandu Kio dan membawanya berjalan.
inilah Kio yang di perebutkan banyak warga. dok selsa
salah satudari dua Kio. dok selsa
Ada satu lagi yang unik dari perayaan pawai Cap Go Meh ini. Di depan rumah beberapa warga Tionghoa terbentang tali yang terdapat beberapa angpao dengan harapan barongsai yang ikut merayakan pawai itu bisa mengambil angpao angpao itu. Bagi warga Tionghoa, acara ini adalah kegembiraan dalam menutup tahun dan membuka kembali tahun baru yang kali ini menurut shio [perhitungan tahun menurut kalender tionghoa] jatuh pada naga air. dan bagi warga Parakan dan sekitarnya perayaan Cap Go meh selalu dapat menghibur hati dan selalu di tunggu kehadirannya setiap pergantian tahun.
Menurut salah seorang juru kunci kelenteng Hok Tek Tong, di gelarnya perayaan cap Go Meh dengan mengundang mayarakat di luar warga Tionghoa adalah pencerminan bahwa warga Tionghoa ikut melebur menjadi satu kesatuan ikatan keluarga dengan warga pribumi. Dan warga Tionghoa siap menjalin keindahan dalam kebersamaan.
mejeng di depan kelenteng Hok Tek Tong yang berdiri dari tahun 1844. dok selsa
**************