
Dibaca: 756
Komentar: 16
Nihil
Piscok, Pisang Goreng Coklat, seribu perbuahnya…..foto andika
Siang tadi saya diajak makan bersama teman teman di luar, katanya ada Warung Makan Jawa di Jakarta Timur enak, Oke siapa takut.
Di Warung Makan Khas Jawa ini disediakan menu utamanya Kupat Campur, selain itu ada juga disediakan Tahu Tek Tek , Mie Godhog Rebus dan Goreng, Bebek Goreng, Bebek Bakar, Nasi Goreng dan banyak lagi.
Minumnya ada Es Dhawet, Wedang Ronde, Es Campur. Aneka Jus , Teh Manis, Teh Tawar dan lainnya. Nah jika pesan teh tawar ternyata harganya “satu ribu” saja, sama dengan di Kuala Lumpur jika pesan ais tee O kosong harganya juga satu ringgit.
Ketupat Tahu, harfganya 9 ribu rupiah sama dengan 3 ringgit…..foto andika
Pesan teh jika tidak mau pakai gula di Kuala Lumpurl jangan hanya mengatakan saya nak ais tee saja, karena oleh penjualnya nanti akan diberi es teh manis, sama dengan jika kita pesan teh di Yogya jika cuma bilang teh pasti akan diberi teh manis ya kan?, kecuali kita pesan teh tawar tidak pakai gula. Di KL harus dikatakan Tee O Kosong, Tak Nak Gula lebih bagus lagi.
Jika teh pakai gula ( es teh manis ) harganya dua ringgit, itu jika belinya di warung makan atau disana disebut kedai mamak atau medan selera, karena jika membelinya di restoran harganya bisa lain lagi tergantung restorannya seperti apa, sama jug dengan di Jakarta atau dimana mana harga warung makan lain dengan harga di restoran.
Akan sama harganya jika kita membeli teh tawar tidak pakai gula di di Kuala Lumpur harganya satu ringgit, di Singapura dan di Brunei Darussalam harganya satu dolar Singapura atau satu dolar Brunei Darussalam.
Khusus untuk di Singapura dan Brunei Darussalam, bisa dibayar menggunakan uang dolar Singapura atau Dolar Brunei Darussalam, sama sama lakunya dan akan diterima dibayar menggunakan uang Singapura atau uang Brunei, nilainya juga sama karena kurs di Brunei Darussalam mengikuti kurs Singapura yang nilainya sama persis.
Jadi sama sama harganya ” satu “, jika di Jakarta satu ribu, di KL satu ringgit, di Singapura dan Bandar Seri Begawan Brunei Darussalam harganya satu dollar, cuma nilai nominalnya berbeda, satu ringgit malaysia sama dengan 3000 rupiah, satu dolar singapura dan Brunei Darussalam sama dengan 2 ringgit malaysia atau 6 ribu rupiah, lebih kurang kurs-nya begitu.
Bukan hanya teh tawar, harga makanan lainnya juga, di KL banyak makanan yang di hargai seringgit 3 buah, berati sama dengan satu ribu rupiah, di Singapura dan Brunei Darussalm juga masih banyak makan yang dijual satu dolar dapat tiga buah, misalnya pisang goreng atau jajanan lainnya.
Tadi siang selesai makan, kami mapir lagi membeli makan yang banyak di jual dipinggir jalan, “Piscok ” Pisang Goreng Coklat. Ternyata piscok sekarang sama dengan gorengan molen, isinya bukan hanya pisang dibubuhi coklat lalu digoreng, tetapi ada juga isi ketan item dan macam macam lagi, harganya ” satu ribu ” satu buah. nah lho kan sama dengan di KL seringgit tiga, di Singapura dan Brunei Darussalam satu dolar, cuma nilai nominalnya yang tidak sama.
Jadi jika kita kerja di Malaysia atau di Saingapura atu di Brunei Darussalam, jika uang gaji itu juga untuk dibelanajkan dan untuk makan disana ya itu tadi, bisa dibayangkan jika gaji di Jakarta satu juta, di Malaysia 1000 ringgit dan di Singapura dab Brunei Darusaslam seribu dolar kurang lebihnya sama saja kan?. Hehe.
Tentunya tidak semua bisa dibuat satu satu, karena yang bisa hanya beberapa hal saja. Lainnya saat kita membeli pakaian sederhana atau T Shirt, jika di Tanah Abang dijual eceran harganya 100 ribu, maka di KL dijual 100 ringgit itu juga sudah bisa dipastikan.
Katanya lagi orang oarang Malaysia ada yang suka ambil mudahnya saja, barang barang yang di beli di Tanah Abang atu Pasar Pagi, mereka studi harga pasar jika di Tanah Abang atau Pasar Pagi di jual 200 ribu mereka di KL juga langsung pasang harga 200 ringgit, biar mudah itu sudah termasuk biaya bisnis dan ke untungannya. Sip lah.
Warung makan Jawa di Jakarta Timur, foto andika
Wedhang Ronde, foto andika
Selamat Sore, Selamat Beristirahat