Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Agus Sutondo

Aku Tetap Sayang dan Cinta Indonesia

Roket RX520 Bikin Takut Negara Tetangga

REP | 18 February 2012 | 01:47 Dibaca: 21821   Komentar: 11   1

13295043241823445786

Bahwa adanya mitos tentang musuh dari Selatan yakni Indonesia, memang bukan sekedar mitos tapi sungguh menjadi ancaman nyata di masa depan kelak. Hal ini terlihat dari kekhawatiran negara-negara tetangga Indonesia yang mulai ketakutan pasca di luncurkannya Roket RX-420 tiga tahun yang lalu, namun sukses mengembangkan Roket RX420, bukan lantas membuat LAPAN berpuas diri, LAPAN kembali mendesain Roket RX520 dengan daya jangkau bisa mencapai 200 km dan Ini lebih jauh dua kali lipat di banding Roket RX420. Keunggulam Roket RX520 ini memiliki spesifikasi yang lebih hebat ketimbang Roket RX420. Sehingga Roket RX520 adalah roket terbesar yang di buat oleh LAPAN, 100% adalah hasil karya anak bangsa, para insinyur Indonesia.

Ketakutan negara tetangga memang cukup beralasan ? karena keberhasilan peluncuran roket Indonesia ini ke depan akan membawa Indonesia mampu mendorong dan mengantarkan Satelit Indonesia bernama Nano Satellite sejauh 3.600 km ke angkasa. Satelit Indonesia ini nanti akan berada pada ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik. Bila ini terlaksana Indonesia akan menjadi negara yang bisa menerbangkan satelit sendiri dengan produk buatan sendiri. satelit buatan Indonesia tersebut konon rencananya siap di luncurkan paling cepat 2013 dengan dana kurang lebih 20 Milyar Rupiah.

Rasa kekhawatiran negara tetangga ini  memang masuk akal ? Ketika Indonesia sudah mampu mendorong satelit sampai 3.600 km untuk keperluan damai atau keperluan lainya. maka secara otomatis bilamana di butuhkan untuk keperluan militer dengan kemampuam meluncurkan roket sejauh 190 km sampai 350 km bukan hal yang sulit bagi Indonesia untuk melakukannya, jika saja LAPAN dan Kementerian Pertahanan bersinergi membuat rudal balistik memakai RX520, bukan tidak mustahil rudal tersebut mampu menjadi senjata yang takuti. Karena Teknologi yang di miliki LAPAN, sudah bisa di pakai untuk membuat rudal balistik jarak menengah, Indonesia memang harus mandiri. Kementerian Pertahanan harus bekerja sama dengan LAPAN membuat rudal berhulu ledak, keberhasilan Lapan menguji coba roket-roketnya membuat Indonesia semakin di takuti. Roket buatan Lapan tinggal di bekali hulu ledak di ujungnya dan menciptakan direksi untuk mengarahkan koordinat sasaran.

Dengan daya jelajah mencapai 200 km, senjata balistik ini akan mampu melindungi pulau-pulau di Indonesia. sehingga bakal sangat mengancam Negara-negara tetangga !!! misalkan kalau tempat peluncurannya di tempatkan di Batam atau Bintan, maka Singapura dan Malaysia Barat sudah gemetaran bakal kena roket Indonesia. Dan kalau di tempatkan di sepanjang perbatasan Kalimantan Indonesia dengan Malaysia Timur, maka si Malaysia tak akan pernah berpikir merebut dan merampok Ambalat. Begitu juga dengan Australia, mereka ada rasa takutnya juga. Bahwa mitos ada musuh dari Selatan yakni Indonesia itu, memang bukan sekedar mitos tetapi sungguh ancaman nyata di masa depan kelak.

Melihat keberhasilan anak-anak bangsa ini, tentunya kita sangat bangga dan menjadi contoh yang baik untuk generasi muda Indonesia, bahwa ternyata masih ada anak-anak bangsa yang mampu berbuat yang terbaik bagi bangsanya daripada tingkah laku para koruptor-koruptor yang kerjanya justru menghabiskan uang rakyat tanpa ada prestasi yang di raihnya.

Berita terkait :

Surat Presiden SBY Yang Bikin Takut Malaysia

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 5 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 7 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Daffa (2thn) Atlit Cilik Taekwondo …

Muhammad Samin | 7 jam lalu

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | 8 jam lalu

Anak Muda Haruskah Dipaksa? …

Majawati Oen | 8 jam lalu

Gigi berlubang Pada Balita …

Max Andrew Ohandi | 8 jam lalu

Sosialisasi Khas Warung Kopi …

Ade Novit | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: