
Ibu rumah tangga, sedang belajar menulis, tinggal di Tanjung Pinang
Dibaca: 262
Komentar: 19
3 dari 3 Kompasianer menilai aktual
Sore tadi ketika membaca surat kabar Batam Pos hari ini, saya terkejut dan hampir tidak percaya. Di halaman Metropolis, mata saya langsung terarah ke sebuah judul berita ” Bocah 9 Bulan Tewas di Ember “. Peristiwanya terjadi pada hari Selasa 21 Februari 2012 pukul 8 pagi di Batam, tepatnya di Perumahan Buana Mas I, Blok Silver No. 3A, Batuaji. Bayi yang bernama Nimo Windu Aqsa ditemukan ibunya tertelungkup di dalam ember berisi air bekas ibunya mengepel lantai. Bayi tersebut adalah anak ke-2 dari pasangan Renold dan Rika .
Menurut informasi dari perangkat RT setempat, ibu si bayi pergi ke pasar, meninggalkan bayinya yang sedang tidur sendirian di kamar, sementara itu kakak si bayi dititipkan pada tetangganya. Setengah jam kemudian, sekitar pukul 08.30 sang ibu menemukan bayinya dalam posisi kepala dan tangan di dalam ember dengan kaki ke atas. Bayi tersebut langsung dibawa ke klinik terdekat namun menurut petugas medis waktu di bawa ke klinik sudah meninggal.
Peringatan untuk orang-tua, jangan sekali-kali meninggalkan balita anda sendirian di rumah. Kasus ini adalah pelajaran yang teramat mahal bagi kita para orang tua. Cukup sekali ini saja, semoga tidak ada lagi kelalaian yang berakibat fatal seperti ini. Kepada ibu korban, semoga diberi kekuatan, ketabahan dan kesabaran.
Sumber : Surat kabar Batam Pos, Tribunnews.com