Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Yudhi Prasetyo

Jurnalis panggilan jiwaku.

Pakta Integritas Antikorupsi Ditandatangani

REP | 20 March 2012 | 08:45 Dibaca: 197   Komentar: 0   0

BREBES, KOMPAS.com - Bupati Brebes H. Agung Widyantoro, SH, MSi menandatangani Pakta Integritas anti korupsi di bidang pendidikan. Penandatanganan dilakukan dalam pembukaan seminar sehari pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi bidang pendidikan 2012 yang diselengarakan GNPK Brebes di Gedung Korpri Brebes, Senin (19/3).

Pakta integritas yang berisi Kami tidak akan melakukan KKN, Kami akan melaporkan pihak yang berwajib/ berwenang apabila mengetahui ada indikasi KKN, Dalam proses di dunia pendidikan, berjanji akan melakukan tugas secara bersih, transparan, professional dalam arti akan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya secara optimal untuk memberikan hasil kerja terbaik dan Apabila kami, melanggar hal-hal yang telah kami nyatakan dalam pakta integritas ini, kami bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi serta dituntut ganti rugi, pidana sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ditanda tangani Bupati Brebes, Kepala Dinas Pendidikan Brebes, Kepala Kementerian Agama brebes, Ketua GNPK Brebes dan disaksikan Ketua Kajari Brebes dan Polres Brebes.

Menurut Bupati Agung, Pelayanan masyarakat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Brebes saat ini harus memiliki tiga aspek untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. “Abdi Negara adalah abdi Negara, abdi Negara adalah pelayan masyarakat. Dalam melayani masyarakat, Pemkab Brebes selalu menekankan tiga aspek pelayanan yaitu pedomani aturan, pegang teguh tertib administrasi dan jalankan kerja sesuai dengan prinsip syariah” kata Bupati Agung dihadapan peserta seminar dari kalangan guru dan kepala sekolah.

Penyelenggaraan seminar sehari tetang pencegahan tindak pidana korupsi di bidang pendidikan ini sangat strategis karena titik tumpu anggaran yang paling besar ada di bidang pendidikan. Untuk itu Bupati mengingatkan kepada kepala sekolah berhati-hati dan waspada dalam mengelola bantuan pendidikan. “Jangan sampai ada kasus SPK bodong lagi, pihak sekolah harus melakukan pengawasan yang ketat dan teliti”, ujarnya.

Seminar pencegaha korupsi ini dihadiri oleh Anggota Komisi III DPR RI HM. Nashrudin, Ketua DPRD Brebes Illiya Amin, Ketua DPRD Brebes, Kepala Kajari Brebes dan Ketua GNPK Jawa Tengah Hasan Basri.

readmore…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Anak Kabur dari Pesantren, Salah Siapa? …

Mauliah Mulkin | | 28 August 2014 | 14:00

Pulau Saonek Cikal Bakal Raja Ampat …

Dhanang Dhave | | 28 August 2014 | 10:40

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: Kenapa …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58

Gap Year: Setahun Nganggur …

Marlistya Citraning... | | 28 August 2014 | 11:39

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 6 jam lalu

Rieke Diah Pitaloka Tetap Tolak Kenaikan …

Solehuddin Dori | 9 jam lalu

Ahok Nggak Boleh Gitu, Gerindra Juga Jangan …

Revaputra Sugito | 10 jam lalu

Tomi & Icuk Sugiarto Nepotisme! …

Asep Rizal | 11 jam lalu

Sebab SBY dan Jokowi Tak Bicarakan BBM di …

Pebriano Bagindo | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Kabinet Ramping Jokowi: Cukup 20 Menteri …

Roes Haryanto | 7 jam lalu

Listrik dari Sampah, Mungkinkah? …

Annie Moengiel | 7 jam lalu

Sensasi Rasa Es Krim Goreng …

Topik Irawan | 8 jam lalu

Indonesia Abad ke-9 Masehi …

Ahmad Farid Mubarok | 8 jam lalu

Catatan Harian: Prioritas di Kereta Wanita …

Nyayu Fatimah Zahro... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: