Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Reby Wahyudi

Panggil saja Bee, miliki 2 pasang sayap dan 3 pasang kaki, hidup di bukit, berkoloni selengkapnya

Plat Nomor Cantik di Indonesia

REP | 30 April 2012 | 07:42 Dibaca: 24905   Komentar: 0   0

13356902521776677180

Plat Nomor/ Nomor Polisi (Nopol) adalah plat alumunium Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNBK) di Indonesia yang telah didaftarkan di kantor bersama SAMSAT (Sistim Administrasi Manunggal Satu Atap/ One Roff System). Penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor di Indonesia merupakan warisan Hindia Belanda.

TNKB berbentuk plat alumunium dengan cetakan tulisan 2 baris, yaitu:

- Baris pertama, menunjukkan kode wilayah (huruf), Nopol (angka), dan kode wilayah.

- Baris kedua, menunjukkan bulan dan tahun masa berlaku.

Warna TNKB ditetapkan sebagai berikut:

- warna dasar hitam dengan tulisan putih: kendaraan bermotor bukan umum.

- warna dasar kuning dengan tulisan hitam: kendaraan bermotor umum.

- warna dasar merah dengan tulisan putih: kendaraan bermotor milik pemerintah.

- warna dasar putih dengan tulisah tulisan merah: kendaraan bermotor untuk transportasi dealer (pengiriman dari perakitan ke dealer atau dealer ke dealer).

- warna dasar putih dengan tulisan hitam: kendaraan bermotor korps diplomatik negara asing.

- warna dasar putih dengan tulisan hitam dan terdiri dari 5 angka dan dan kode negara: kendaraan bermotor staf operasional korps diplomatik negara asing.

Nopol diberikan sesuai dengan urutan pendaftaran kendaraan bermotor dan dialokasikan sesuai kelompok jenis kendaraan bermotor, untuk wilayah Jakarta gambarannya sebagai berikut:

- 1 s/d 2999 dan 8000 s/d 8999 untuk kendaraan penumpang.

- 3000 s/d 6999 untuk sepeda motor.

- 7000 s/d 7999 untuk bus.

- 9000 s/d 9999 untuk kendaraan beban.

Khusus untuk Jakarta (B), Bandung (D), dan Medan (BK) kode wilayah dibelakang nomor pendaftaran menggunakan hingga 3 huruf seri, sesuai kategori dan permintaan khusus. Format kategori 3 huruf seri umum di Jakarta yaitu:

B xxxx XYZ.

X : tempat kendaraan tersebut terdaftar, seperti berikut:

- U : Jakarta Utara

- P : Jakarta Pusat

- B : Jakarta Barat

- T : Jakarta Timur

- S : Jakarta Selatan

- E : Depok

- N : Kab. Tangerang

- C dan V : Kota Tangerang

- W : Tangerang Selatan

- K : Kota Bekasi

- F : Kab. Bekasi

(kode ini tidak berlaku untuk taksi)

Y : jenis kendaraan berdasarkan golongan, diantaranya:

- A : sedan/motor

- F dan V : mini bus

- J : Jip dan SUV

- D : Truk

- T : Taksi

- U dan Q: kendaraan staf pemerintah.

Z : merupakan huruf acak yang diberikan untuk pembeda. Berikut ini contoh plat nomor mobil Anas Urbaningrum:

- Plat nomor Toyota Inova dan Alfard Vellfire milik Anas yang palsu adalah: B 1716 SDC. Mobil tersebut terdaftar di Jakarta Selatan (S) dan berjenis truk (D), dan pembedanya: (C).

- Plat nomor Vellfire milik Anas yang asli adalah: B 69 AUD. Nomor ini mungkin pesanan dan angka/gaya favoritnya adalah ‘69′.

- Plat nomor Innova milik Anas yang asli adalah: B 1584 TOM. Nomor ini mungkinan juga pesanan, bisa jadi maksudnya adalah tanggal (1) bulan (5) tahun (84) atas nama (TOM) dan terdaftar di Jakarta Timur (T).

Berikut ini daftar beberapa Nopol kendaraan pejabat penting di Indonesia:

- RI 1 dan RI 2: Presiden dan wakil presiden.

- RI 3 dan RI 4: istri presiden dan istri wakil presiden.

- RI 5, RI 6, dan RI 7: Ketua MPR, DPR, dan DPD.

- RI 8, RI 9, dan RI 10: Ketua MA, Ketua MK, dan Ketua BPK.

- RI 11, RI 12, dan RI 13: Menko Polhukam, Menko Perekonomian, dan Menko Kesra.

- RI 14 dan RI 15: Mensesneg dan Menseskab.

- RI 16 dan RI 17: Mendagri dan Menlu.

- RI 18 s/d RI 35: Menhan s/d Menkominfo.

- RI 36 s/d RI 45: Menristek s/d Menpora.

- RI 46: Jaksa Agung

- RI 47, RI 48, dan RI 49: Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala BIN.

- RI 52 dan RI 59: Wakil Ketua DPR dan Wakil Ketua BPK.

- Plat nomor mobil dinas pemerintah daerah: kode daerah + angka, seperti B 1, D 1, BG 1, dan lain sebagainya.

Mobil milik korps diplomatik (kedutaan besar maupun organisasi internasional) memiliki kode khusus, yaitu: CD (Corps Diplomatique) atau CC (Corps Consulaire), seperti CD 12: Amerika Serikat, CD 21: Arab Saudi, CD 71: UNICEF, CD 72: UNESCO, CD 73: FAO, CD 74: WHO, CD 78: IMF, dan lain sebagainya.

Bagi orang-orang tertentu, memiliki plat nomor yang cantik dan unik merupakan kebanggaan sendiri, mungkin bertujuan untuk gengsi atau biar hoki, atau alasan-alasan yang lainnya, seperti berikut ini:

- F 1, (plat nomor termahal di dunia dengan harga Rp 6 Milyar, di miliki oleh Afzal Kahn, pengusaha keturunan Arab di Inggris)

- KTC 1 (plat nomor Siti Nurhaliza seharga Rp 185 juta)

- B 1 FPI (Habib Rizieq)

- D 34 SY (Desy Ratnasari)

- B 8390 SBY (Nopol palsu ini sempat menggegerkan dunia maya)

- R 1 OKE (Tulung Agung)

- AB 15 ML (Jogjakarta)

- B 165 EXY (Depok)

- AD 71 E (Surakarta)

- D 805 RI (Bandung)

- D 374 VU (Bandung)

- BH 63 DE (Jambi)
- H 1 JI (Sumedang)

- BM 49O ES (Riau)

- B 9184 NG (91LA 84NGET)
- B 51 DEU (Be 51DE U)

- B 3 CAK (Tangerang)

- B 112 NLA (Biiznillah, sepupu saya)
- B 33 WHY (Nopol impian saya)
- F 4021 FUK (Nopol Palsu)

(dari berbagai sumber)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Masa Kecil Membuat Ahok Jadi …

Hendra Wardhana | | 23 November 2014 | 22:44

Pungutan di Sekolah: Komite Sekolah Punya …

Herlina Butar-butar | | 23 November 2014 | 22:08

Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 13 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 13 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 13 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 14 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Donor Darah di Perancis …

Bayu Teguh | 11 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 11 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 12 jam lalu

Mitos-mitos Seputar Kenaikan Harga BBM …

Axtea 99 | 12 jam lalu

Menggali Potensi Diri dengan Travelling …

Detha Arya Tifada | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: