Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Nor Khalifah

Mau Belajar Menulis,

Kemalingan

REP | 07 November 2012 | 20:36 Dibaca: 146   Komentar: 0   0

Sungguh nasib apes menimpa paman pedagang yang berjualan di sebuah kampus di mana aku kuliah. Sepulang dari berjualan paman lupa mengunci pintu belakang kiosnya. Hingga pada keesokan harinya paman terkejut melihat keadaan warungnya berantakan karena telah disatroni pencuri. Uang sebesar Rp. 40.000 berupa  uang perak/recehan yang biasanya dipakai untuk kembalian pun raib.

Menurut keterangan paman “kemarin saya lupa mengunci pintu belakang kios saya karena ada keperluan mendesak ke bank. Saya pergi lewat pintu depan dan entah sebab apa saya lupa kalau pintu belakang belum terkunci.”

Beruntung, sebuah laptop dan beberapa barang berharga yang ada di kios itu juga tidak hilang. “Saya sangat bersyukur laptop saya dan barang berharga lain tidak ikut diambil pencuri. Padahal laptop dan barang lain biasanya saya tinggal di kios dan tidak saya bawa pulang” katanya.

Diperkirakan pencuri itu anak kecil karena ada beberapa tanda bekas injakan kaki kecil di TKP. Selain itu juga ada terdapat kulit kacang yang diduga bekas pencuri itu.

Kejadian ini dijadikan oleh paman sebagai pelajaran berharga, bahwa kita harus lebih waspada dan berhati-hati lagi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sukur Andoyo, Potret Ketulusan Pelayanan …

Andreas Pasolympia | | 03 March 2015 | 18:42

Perang Saudara di Irak Beralih ke Tikrit …

Dasman Djamaluddin | | 03 March 2015 | 21:19

Kompasiana Drive&Ride: ”Be Youthful, …

Kompasiana | | 26 February 2015 | 22:29

Batukaru, tentang Mendaki yang Mencoba …

Endah Lestariati | | 03 March 2015 | 17:51

Social Media dan Homo Socialis …

Hilman Fajrian | | 04 March 2015 | 08:05


TRENDING ARTICLES

Jokowi “Tegar” KMP Bubar Karena …

Gunawan | 3 jam lalu

Hak Angket untuk Ahok Rendahkan Wibawa DPRD …

Soleman Montori | 4 jam lalu

Memahami Gelengan Kepala Orang India… …

Mukti Ali | 7 jam lalu

Menanti #SaveAnggotaDPRD DKI Jakarta …

Muksalmina Mta | 11 jam lalu

Komentar Yuddy dan Romli Asal Bunyi …

Hendra Budiman | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: