Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Pb Pemuda Muslimin Indonesia

"Pemuda Muslim" = organisasi Pendidikan Perjuangan yang bergerak dikalangan Pemuda Indonesia"… Kami mengajak para Pemuda selengkapnya

Pidato Ketua Umunm PB Pemuda Muslimin Indonesia(Bang Muhtadin Sabili) Sambut Milad Pemuda Muslimin Indonesia ke 84

REP | 26 November 2012 | 01:21 Dibaca: 557   Komentar: 0   0

سم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

1353867683541595082

Innalhamdalillah, Nahmaduhu wanasta’iinuhu, Wanastaghfiruhu, Wanatuubu ilaihi Wana’udzubillahi min syuruuri anfusina, Wa Sayyi’aati a’maalina, Man Yahdiilahuu falaa mudhilallahu wamaan yudhlil falaa Haa diyalahu..

Asyahadu an Laa ila ha Illallah wahdahu Laa syarikalahu wa asyhadu anna muhammadan abduhu waa rasuuluhu, Washolaatu wassalaamu’ala Nabiyyinaa Muhammad wa alaa alihi wa ashaabihi waman tabi’ahu ilaa yaumiddin amma ba’du..

Qolalalahu ta’aala : Bismillaahirohmaanirrohiim,

Innallaaha yuhibbulladziina yuqootiluuna fii sabiilihi shoffan kaannahum bunyanummarshuush. Sodaqollaahul adzim. ( As Shaff : 4) .

Alhamdulillah Pemuda Muslimin Indonesia telah memasuki usia 84 tahun dalam hitungan tahun hijriyah atau 82 tahun dalam hitungan tahun miladiyah. Usia yang sudah melewati (3/4) abad itu merupakan anugerah dari ALLOH SWT., sekaligus sebagai bukti dari amanah dan kepercayaan pemuda dan ummat kepada Pemuda Muslimin Indonesia yang secara sadar akan hak dan kewajiban serta peranan dan tanggung jawabnya kepada Islam, Tanah Air dan Bangsa, Bertekad memberikan darma baktinya dalam rangka pengabdian kepada ALLOH SWT.

Banyak hal yang telah dirintis dan di kerjakan Pemuda Muslimin Indonesia untuk Pemuda dan anak bangsa melalui amal usaha dan amalan-amalan dakwahnya untuk kemajuan. Ada pula hal-hal yang belum tergarap dengan baik dan masih menjadi tantangan Pemuda Muslimin Indonesia untuk segera dilaksanakan melalui perjuangannya. Berbagai rintangan pun telah banyak dilalui oleh Pemuda Muslimin Indonesia dalam rentang usia yang panjang itu. Namun harapan yang paling besar untuk tahun-tahun ke depan ialah bagaimana agar Pemuda Muslimin Indonesia yang sama-sama kita cintai ini dapat terus tumbuh dan berkembang menjadi lebih maju sehingga dapat membangun Pemuda-pemuda Islam yang dalam hidup dan kehidupannya meyakini  Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW adalah hukum yang tertinggi dan berpegang teguh kepada Program Azas dan Tandhim Syarikat Islam Indonesia.  sebagaimana yang dicita-citakan.

Dalam usia yang cukup panjang itu, Pemuda Muslimin Indonesia memiliki tekad yang tinggi untuk menjalankan Syariat Islam Sepenuh-penuhnya dan seluas-luasnya  serta menjadi Rahmatan Lil alamin di muka bumi ini. Tujuan Perjuangan Pemuda Muslimin Indonesia  tersebut selalu ditorehkan sebagai panggilan mulia untuk senantiasa mengikuti jejak Nabi Muhammadi saw. yang menjadi rujukan Perjuangan Pemuda Muslimin Indonesia.

Di tengah memperingati Milad ke-84 ini, Pemuda Muslimin Indonesia sungguh prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Selain krisis Moral, Hukum, ekonomi dan politik yang belum selesai dan tak kunjung reda, kita juga dihadapkan pada berbagai musibah seperti  Gunung Meletus yang beruntun, kebakaran, banjir yang selalu meluas di Jakarta serta sejumlah daerah. Musibah demi musibah tersebut tentu tidaklah berdiri sendiri dan terjadi secara tiba-tiba. Sebagai kaum beriman, setiap musibah tentu harus kita sikapi dengan sabar dan ikhtiar, seraya tawakal kepada Allah sesuai pesan agama kita “inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” (QS. Al-Baqarah 155-156).

Tetapi, musibah-musibah nasional tersebut tentu perlu manjadi bahan muhasabah atau perenungan dan intropeksi diri. siapa tahu telah banyak melalukan kelalaian, kekeliruan, dan kesalahan dalam mengolah kehidupan yang diamanatkan. Siapa tahu bahwa banyak kesalahan-kesalahan pemikiran, pendekatan, dan cara-cara dalam mengurus kepentingan-kepentingan bangsa dan tanah air tercinta ini, sehingga menimbulkan kerusakan demi kerusakan di berbagai lini kehidupan.

Kita sebagai bangsa khususnya para Pemuda berkaca pada diri sendiri, banyak kemungkinan bahwa krisis dan musibah ini terkait dengan kesalahan-kesalahan fatal dalam mengurus kehidupan ini. Dalam hal ini selakuk bangsa yang beriman, perlu menghayati pesan allah dalam Al-Qur’an yang berbunyi :

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian (akibat) perbuatan mereka, agar kembali (ke jalan yang benar)” (QS. Ar-Rum : 41).

Dalam ayat lain Allah berfirman : “Dan jika kami hendak membinasakan suatu negeri, maka kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah), tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya” (QS. Al-Isra 16). Namun sayang, banyak orang-orang yang melakukan kerusakan, seringkali tidak menyadarinya, bahkan mereka merasa sedang membangun sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an yang artinya : “Dan bila dikatakan kepada mereka, janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, mereka menjawab : sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan” (QS. Al-Baqarah 11).

Kita juga patut prihatin, bahwa di tengah krisis yang melanda bangsa kita yang sudah sekian lama berlangsung  ini, masih tampak lemahnya “sense of crisis”, rasa prihatin berada dalam suasana krisis. Pola hidup mewah (Hedonis), Pragmatis, tidak bersungguh-sungguh, kebiasaan bermain-main narkotika, ribut dalam urusan-urusan yang tidak perlu, sikap mementingkan diri dan kelompok sendiri, dan kesan tidak prihatin masih tampak dalam pemandangan sehari-hari baik dimasyarakat maupun para elit politik dan pengambil kebijakan. Padahal, negeri ini laksana kapal yang tengah oleng, yang memerlukan i’tikad dan kesungguhan luar biasa dari seluruh komponen Pemuda dan anak bangsa untuk segera menyelamatkannya.

Kita juga prihatin dengan makin melemahnya kepercayaan dan keteladanan dari institusi-institusi dan tokoh-tokoh wibawa, sehingga Pemuda dan masyarakat luas seakan kehilangan induk dan penunjuk jalan ke arah yang lebih mencerahkan. Krisis kepercayaan dan keteladanan itu bukanlah masalah sepele, karena akar dari runtuhnya bangunan masyarakat biasanya dimulai dari krisis akhlaq atau moral. Krisis akhlaq akan melahirkan prilaku-prilaku tidak amanah, dusta, batil, dan menyimpang atau menyeleweng (KKN). Tidak mekar lagi sikap sidiq, amanah, tabligh, dan fathonahyang menjadi bingkai dan corak perilaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Akibatnya, krisis demi krisis terus datang silih berganti, sehingga yang sudah terbangun dengan baikpun akan rusak kembali. Sebaik apapun tatanan yang dibangun, tetapi jika moral manusianya rusak atau lemah, maka akan runtuh pulalah sistem yang baik itu.

Karena itu, bersamaan dengan milad Pemuda Muslimin Indonesia ke-84 ini, PB Pemuda Muslimin Indonesia melakukan panggilan moral untuk semua pihak termasuk Pemuda dan pimpinan Pemuda muslimin Indonesia sendiri.

1. Marilah kita bangun tekad dan ikatan persaudaraan yang kokoh disertai upaya-upaya menyatukan kekuatan untuk menyelesaikan masalah-masalah bangsa secara istiqamah, obyektif, dan tersistem sehingga ada jalan titik terang keluar dari krisis ini.

2. Mari kita praktikkan pesan amar ma’ruf nahi munkar dalam seluruh lini kehidupan, termasuk dalam memberantas segala bentuk KKN dan hal-hal lain yang fasad (rusak) di tubuh bangsa inisebagai itikad dan usaha bersama dari seluruh komponen bangsa.

3. Mari kita melakukan usaha-usaha ishlah (perbaikan) secara bersungguh-sungguh, termasuk untuk tidak lagi mengulangi kesalahan-kesalahan dan dosa-dosa yang membuat runtuhnya kehidupan di tubuh bangsa dan negara tercinta ini.

4. Mari kita memasyarakatkan secara luas pola dan sikap hidup sederhana, jujur, terpercaya, bertanggung jawab, istiqamah, kata sejalan dengan tindakan, dan perilaku-perilaku uswah hasanah sebagai basis kesalihan bermu’amalah dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

5. Mari kita kembangkan usaha-usaha bersama untuk pendidikan pencerahan di tubuh bangsa ini, sehingga setiap Pemuda dan anak bangsa memiliki bekal keyakinan, kepribadian, kemampuan-kemampuan yang kokoh untuk membangun kehidupan yang berkeadaban sebagaimana cita-cita masyarakat muslim yang sebenar-benarnya.

6. Mari kita tingkatkan kualitas kegiatan dan amal usaha majukan persyarikatan di setiap tingkatan dan lingkungan sehingga Pemuda Muslimin Indonesia yang sama-sama kita cintai ini tumbuh mekar sebagai Perjuangan Gerakan Islam yang benar-benar memancarkan rahmatan lil ‘alamin.

6. Dan yang terakhir izinkanlah pada hari yang berbahagia ini kami dari Departemen Tekhnologi dan Informasi PB Pemuda Muslimin Indonesia dengan mengucapkan سم الله الرحمن الرحيم Meresmikan Soft Launching Website resmi Pemuda Muslimin Indonesia yang dapat di Klik informasinya di http://pemudamuslimin-indonesia.or.id semoga website resmi ini dapat bermanfaat bagi seluruh pengurus dan anggota serta para pemuda-pemuda muslim di seluruh Indonesia.. Insya Allah..

Marilah kita berdo’a kepada Allah, agar kita senantiasa diberikan anugerah keselamatan hidup di dunia dan akhirat, dimasukkan ke dalam syurga jannatun na’im dan dijauhkan dari siksa api neraka. Semoga Allah senantiasa melimpahkan ridha dan karunia-Nya kepada kita. Aamiin ya rabbal ‘alamin.

فاالتقوا الله مااستطعتم

باالله فى سبيل الحق

السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Menjadi Tim Sukses Caleg Gagal …

Harja Saputra | | 24 April 2014 | 08:24

Pemangsa Anak-anak Sasar Sekolah-sekolah …

Jonas Suroso | | 24 April 2014 | 01:14

Virus ‘Vote for The Worst’ Akankah …

Benny Rhamdani | | 24 April 2014 | 09:18

Nonton Pengumpulan Susu Sapi di Kampung …

Merza Gamal | | 24 April 2014 | 08:30

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 5 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 6 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 6 jam lalu

Prabowo Beberkan Peristiwa 1998 …

Alex Palit | 10 jam lalu

Hapus Bahasa Indonesia, JIS Benar-benar …

Sahroha Lumbanraja | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: