Back to Kompasiana
Artikel

Regional

M Gilang

Perantau yang tidak sepakat untuk merantau

Daftar Anggota Brimob yang Menjadi Korban Penghadangan Kelompok Bersenjata di Poso

REP | 21 December 2012 | 05:37 Dibaca: 1782   Komentar: 0   0

Keluarga besar Kepolisian Indonesia kembali berbelasungkawa atas gugurnya putra-putra terbaik bangsa yang wafat akibat kontak senjata di Poso pada kamis pagi kemarin (20/12/2012).
Semoga Orang tua, istri, anak, saudara dan rekan korban, diberi ketabahan atas peristiwa tersebut. Semoga arwah para pembela NKRI yang gugur diterima disisi ALLOH SWT . Untuk korban yang mengalami luka, semoga diberikan kesembuhan dan kesehatan seperti sedia kala. Amin.

Berikut adalah rincian anggota Brimob yang menjadi korban peristiwa penghadangan kelompok bersenjata di desa Kalora, Poso.

1. Briptu I Wayan Putu Ariawan usia 27 Tahun, Anggota Subden 1/ Pelopor, Detasemen B, Brimob Sulteng. Lulusan pendidikan Bintara angkatan 15 gelombang pertama, Pusdik Brimob Watukosek tahun 2005. Asal pengiriman Polda Bali. Gugur dengan beberapa luka tembakan di dada.

2. Briptu Ruslan. Usia 30 tahun. Anggota Subden 1/ Pelopor, Detasemen B, Sat brimobda Sulteng. Lulusan pendidikan pembentukan Tamtama Brimob angkatan 39 tahun 2003. Asal Sulawesi selatan. Gugur dengan luka tembak di kepala.

3. Briptu Winarto. Usia 35 Tahun. Anggota Subden 1/ Pelopor, Detasemen B, Sat Brimobda Sulteng. Lulusan pendidikan Seta, Pusdik Brimob Watukosek, angkatan 35 gelombang ketiga tahun 1999. Asal Boyolali, Jawa tengah. Gugur dengan luka tembak di dada dan perut.

4. Briptu Eko Wijaya Sumarno. Usia 25 tahun. Anggota Subden 1/ Pelopor, Detasemen B, Satbrimobda Sulteng. Lulusan pendidikan pembentukan bintara Brimob, angkatan 15 gelombang pertama tahun 2005. Asal Ambarawa, Jawa Tengah. Saat ini kondisinya kritis, dengan luka tembak di perut dan lengannya.

5. Briptu Siswandi. Usia 32 Tahun. Anggota Subden 1/ Pelopor, Detasemen B, Satbrimobda Sulteng. Lulusan pendidikan Seta, pusdik brimob watukosek angkatan 38 tahun 2002. Mengalami luka tembak di mulut tembus ke rahang.

6. Briptu Lungguh Unggara. Usia 28 tahun. Anggota Subden 1/ Pelopor, detasemen B sat brimobda Sulteng. Lulusan pendidikan pembentukan bintara Brimob, Pusdik Brimob Watukosek, angkatan 15 gelombang pertama tahun 2005. Asal Cirebon, Jawa Barat. Mengalami luka tembak di paha.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Baduy, Eksotisme Peradaban Ke XV yang Masih …

Ulul Rosyad | | 20 December 2014 | 23:21

Batita Bisa Belajar Bahasa Asing, …

Giri Lumakto | | 21 December 2014 | 00:34

Penulis Kok Dekil, Sih? …

Benny Rhamdani | | 20 December 2014 | 13:51

Bikin Pasar Apung di Pesing, Kenapa Tidak? …

Rahab Ganendra 2 | | 20 December 2014 | 20:04

Real Madrid Lengkapi Koleksi Gelar 2014 …

Choirul Huda | | 21 December 2014 | 04:22


TRENDING ARTICLES

Konyol, @estiningsihdwi Bantah Sanggahannya …

Gatot Swandito | 22 jam lalu

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 24 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 20 December 2014 09:14

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 20 December 2014 08:49

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 20 December 2014 07:59


Subscribe and Follow Kompasiana: