Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Hingga Kini Aktivitas Ilegal Logging Di Mura Terus Terjadi, Ridwan Mukti Terkesan Tutup Mata

REP | 09 January 2013 | 12:01 Dibaca: 172   Komentar: 0   0

13577075911924652242

Kabupaten Musi Rawas (Mura) ternyata selama ini menjadi daerah perlintasan aktivitas illegal logging atau pembalakan liar  dari taman nasional kerinci Sebelat di Jambi.

Selain aktivitas illegal logging juga hingga kini tetap terjadi di sejumlah wilayah yang di pimpin Bupati Mura, Ridwan Mukti tersebut.

Informasi yang dihimpun kalau aktivitas illegal logging ini kebanyakan dilakukan malam hari, dan anehnya hingga saat ini belum ada tindakan dari bupati Mura, Ridwan Mukti bersama pihak terkait  dalam menindak aktivitas tersebut sehingga terkesan menutup mata.

Kapolres Mura, Barly Ramadhani, Rabu (9/1) tidak membantah kalau adanya aktivitas illegal logging di Mura dengan cara pengangkutan truk illegal loging dari taman nasional kerinci Sebelat di Jambi masuk wilayah Mura.

“ Ya memang ada aktivitas itu, tentu kita akan menindaknya dengan melakukan razia , tapi saya belum tahu perkembangannya karena saya masih baru menjabat Kapolres Mura,”kata Barly.

Sementara itu aksi pembalakan kayu secara liar sampai saat ini masih saja terjadi di wilayah Kabupaten Mura.

Maraknya aksi pembalakan liar ini dibuktikan dengan masih banyaknya temuan berbagai jenis kayu yang sudah ditebang oleh pelaku ketika petugas Taman Nasional Kerinci Sebelat melakukan patroli, terutama di lokasi hulu sungai.

Sayangnya, para pelaku tak pernah tertangkap karena mereka sudah mengetahui jika petugas akan melakukan patroli dan kabur lebih dulu sebelum petugas tiba dan meninggalkan begitu saja kayu yang sudah ditebang di lokasi.

“Patroli kita cepat sekali diketahui oleh para pelaku illegal loging. Beberapa kali petugas hanya menemukan kayunya saja, sementara pelaku sudah kabur,” ujar Miskun, Kepala Seksi Pengelolaan TNKS Wilayah V Sumsel.

“Seperti beberapa hari lalu petugas hanya menemukan kayu yang ditinggalkan kabur oleh pemiliknya di wilayah Desa Lubukkumbung Kecamatan Karangjaya. Kayu temuan itu beserta pondok para pelaku kita musnahkan ”  katanya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ozi Destayuza, Lahirkan Atlit Taekwondo Bawa …

Muhammad Samin | | 30 September 2014 | 21:47

Bercengkrama Bersama Museum NTB …

Ahyar Rosyidi Ros | | 30 September 2014 | 21:35

Berani Klaim Gadjah Mada, Harus Hargai Kali …

Viddy Daery | | 30 September 2014 | 20:57

(Macau) Mengapa Anda Harus Berlibur ke …

Tria Cahya Puspita | | 30 September 2014 | 20:06

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Tifatul Sembiring di Balik Hilangnya …

Daniel H.t. | 6 jam lalu

Skenario Menjatuhkan Jokowi, Rekayasa Merah …

Imam Kodri | 8 jam lalu

SBY Hentikan Koalisi Merah Putih …

Zen Muttaqin | 8 jam lalu

Dari Semua Calon Menteri, Cuma Rizal Ramli …

Abdul Muis Syam | 8 jam lalu

Layakkah Menteri Agama RI Menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Rayhaneh Jabbari Membunuh Intelejen Coba …

Febrialdi | 7 jam lalu

Penumpang KA Minim Empati …

Agung Han | 7 jam lalu

Enam Belas Tahun yang Lalu …

Muhakam -laugi | 8 jam lalu

Ada Cinta di Minggu Ke-13 …

Rian Johanes | 8 jam lalu

Ayo Muliakan Petani Indonesia …

Robert Parlaungan S... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: