Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Jefri Hidayat

domisili di Sumbar, lajang, 30 tahun. Twitter @jefrineger

Mahasiswa: Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran HAM

REP | 19 January 2013 | 01:36 Dibaca: 379   Komentar: 0   0

1358532566415075355

Courtesy by Rio Saputra

Pagi tadi kumpulan Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat yang tergabung kedalam Gerakan Mahasiswa Dharmasraya (Gemara) dan Lingkar Mahasiswa MinangKabau Raya (Limamira) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Dharmasraya, guna menyampaikan sejumlah tuntutannya terkait dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian dalam aksi Sweping terhadap masyarakat di Jorong Aur Jaya akhir November silam.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa ini melakukan orasi di dua titik yakni : di Kenagarian Gunung Medan, Kecamatan Sitiung dan di perempatan Pasar Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung. Dalam aksi tersebut mereka mengecam tindakan represif gabungan Aparat Kepolisian dan Brimob. Mahasiswa menilai tindakan tersebut melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

135853330647095488

Courtesy by Rio Saputra

Di kantor Wakil rakyat mahasiswa berdialog dengan sejumlah Anggota DPRD yang dipimpin oleh Wakil Ketua Rahmanizar dari Fraksi Bintang Reformasi dan Budi Sanjoyo dari Fraksi PDIP dan sejumlah anggota lainnya. Mahasiswa melalui koordinator lapangan (Korlap) Arif Gumenza meminta DPRD terlibat dalam pengusutan peristiwa Aur Jaya tersebut.

Dalam dialog yang berlangsung sengit, mahasiswa memperlihatkan kekecewaannya kepada DPRD sebagai perwakilan masyarakat. Hal itu disampaikan oleh Korlap Arif Gumenza. Sebab, kata Arif, sampai saat ini DPRD tidak pernah memperlihatkan sikapnya yang serius apalagi mengusut masalah pelanggaran HAM yang terjadi di Dharmasraya.


Adapun empat tuntutan mahasiswa diantaranya : 1. Meminta DPRD Dharmasraya mengusut tuntas kasus aparat POLRI yang melakukan keseweang-wenangan terhadap masyarakat Aur Jaya, 2. Meminta DPRD Dharmasraya berperan aktif untuk benar-benar membantu masyarakat serta berpihak kepada masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut seadil-adilnya, 3. DPRD Dharmasraya diharapkan ikut serta memulihkan kembali trauma yang mendalam yang terjadi di masyarakat Aur Jaya, sebagai bapak dari Rakyat, 4. Mengadili pelaku pelanggaran HAM.

Puluhan mahasiswa ini meminta Anggota DPRD menandatangani empat tuntutan tersebut. Awalnya anggota dewan menolak. Namun karena desakan Mahasiswa akhirnya Anggota DPRD yang hadir menandatangani. Penandatangan empat butir kesepakatan tersebut disambut aplaus oleh mahasiswa.

Selain melakukan aksi damai mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal yang diperankan oleh dua orang aktivis mahasiswa tersebut. Selesai menyampaikan orasinya mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.

Seperti diketahui November lalu Aparat Kepolisian melakukan aksi Sweeping di Jorong Aur Jaya, Kenagarian Koto Baru, Kecamatan Koto baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Aparat tersebut menangkap seluruh laki-laki dewasa di Jorong tersebut. Aksi sweeping ini diduga ada pelanggaran HAM. Sebelumnya tim Komisi Nasional Hak Asasi Manusia sudah melakukan investigasi.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat Tinggal Banjir, Proyek Revitalisasi …

Agung Han | | 30 October 2014 | 21:02

Elia Massa Manik Si Manager 1 Triliun …

Analgin Ginting | | 30 October 2014 | 13:56

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Bau Busuk Dibelakang Borneo FC …

Hery | | 30 October 2014 | 19:59

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Jokowi-JK Tolak Wacana Pimpinan DPR …

Erwin Alwazir | 2 jam lalu

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 4 jam lalu

70 Juta Rakyat Siap Masuk Bui …

Pecel Tempe | 5 jam lalu

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 9 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Saat Tukang Sate Satukan Para Pendusta …

Ardi Winata Tobing | 8 jam lalu

Jokowi-JK Tolak Wacana Pimpinan DPR …

Erwin Alwazir | 9 jam lalu

Toleransi terhadap “Orang Kecil” …

Fantasi | 9 jam lalu

Batu Bacan dari SBY ke Obama Membantu …

Sitti Fatimah | 9 jam lalu

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: