Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Kandar Tjakrawerdaja

Anggota Koplak Yo Band nomor urut 15. Walaupun orangnya pemalu tapi jarang loh tidak mempermalukan selengkapnya

Jembatan Linggamas, Kabar Gembira Bagi Masyarakat Banyumas Raya dan Jawa Tengah

HL | 28 January 2013 | 21:52 Dibaca: 2298   Komentar: 0   7

13593837282032882677

Jembatan Linggamas dambaan masyarakat Banyumas (sumber gambar: dokumentasi pribadi Kandar Tjakrawerdaja)

Ini adalah berita gembira bagi Anda yang sering bolak-balik Purwokerto – Wonosobo – Semarang atau Purwokerto – Banjarnegara. Jauhnya jarak yang harus ditempuh antara Kota Purwokerto dan Kota Banjarnegara, baik itu rute yang melewati Purbalingga maupun via Banyumas, sebentar lagi akan terkurangi. Semua itu akan terwujud apabila jembatan Linggamas telah selesai pembangunannya.

Proyek jembatan Linggamas adalah proyek kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam membangun prasarana penghubung antara Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, dengan Desa Petir, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Jembatan yang telah diimpi-impikan masyarakat sejak puluhan tahun silam tersebut dapat memangkas jarak dan waktu tempuh secara cukup signifikan.

Selama ini, masyarakat yang bepergian dari Purwokerto ke Banjarnegara/Semarang atau sebaliknya harus memutar cukup jauh. Baik rute Purwokerto – Sokaraja – Banyumas – Klampok – Banjarnegara (jalur selatan) maupun rute Purwokerto – Sokaraja – Purbalingga – Klampok – Banjarnegara (jalur utara) sama-sama jauh, boros waktu, dan melelahkan. Dengan dibangunnya jembatan Linggamas maka antara Sokaraja dan Klampok seolah-olah dihubungkan dengan satu garis lurus.

13593827471525470309

Perbandingan tiga rute (sumber: google.co.id)

Dua Tahap Pembangunan

Jembatan Linggamas yang rencananya terdiri dari tiga bentang dengan lebar 9,5 meter dan panjang 140 meter itu diperkirakan menelan biaya sebesar Rp45,5 milyar. Tahap pertama berupa penimbunan tanah di belakang pangkal jembatan (oprit), pembangunan pangkal jembatan (abutment), serta pembangunan pilar dan pondasi telah selesai dilaksanakan pada tahun 2012 yang lalu. Tahap tersebut menghabiskan anggaran Rp16,5 milyar dimana alokasi dananya sebesar Rp7,2 milyar bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas dan porsi Pemerintah Kabupaten Purbalingga sebesar Rp9,3 milyar. Sungguh bukti nyata dari manfaat membayar pajak.

Selanjutnya, tahap kedua atau tahap terakhir proyek ini adalah pembangunan badan jembatan itu sendiri. Pekerjaan yang direncanakan akan dilakukan pada tahun 2013 ini diperkirakan dapat diselesaikan dalam tahun ini juga. Pemerintah berencana akan meningkatkan kualitas jalan antara Sokaraja dan Kemangkon apabila proyek Linggamas telah rampung.

1359383854647284404

Tahap pertama pembangunan telah selesai pada 2012 (sumber: dok. pribadi Kandar T.)

Multiplier Effect

Keberadaan jembatan Linggamas diyakini membawa manfaat yang banyak bagi masyarakat Banyumas Raya pada khususnya dan rakyat Provinsi Jawa Tengah pada umumnya. Di samping memperlancar transportasi darat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan, adanya prasarana perhubungan tersebut akan melengkapi dan mendukung pengoperasian Bandar Udara Wirasaba di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Waktu tempuh dari Bandara Wirasaba ke Kota Purwokerto diperkirakan hanya 20 menit dan hal ini adalah penghematan yang sangat banyak apabila dibandingkan dengan waktu tempuh saat ini yang mencapai satu jam.

Semoga dengan dibangunnya jembatan Linggamas dapat benar-benar membawa kesejahteraan bagi masyarakat luas.

13593839471320821602

Pajak sebagai sumber dana pembangunan (sumber: dok. pribadi Kandar T.)

1359384114370111560

Lokasi proyek jadi obyek wisata dadakan (sumber: dok. pribadi Kandar T.)

13593842462113381854

Linggamas diharapkan mendekatkan jarak Banjarnegara-Purbalingga-Purwokerto (sumber: dok. Kandar T.)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 10 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 12 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 12 jam lalu

Ini Pilihan Jokowi tentang Harga BBM …

Be. Setiawan | 13 jam lalu

Ahok Dukung, Pasti Menang …

Pakfigo Saja | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Subsidi BBM: Menguntungkan atau Malah …

Ian Wong | 9 jam lalu

Dua Oknum Anggota POLRI Terancam Hukum …

Imam Muhayat | 9 jam lalu

Mengenal Lebih Dekat Pendidikan Luar Biasa …

Nanadya Rachma | 9 jam lalu

Resensi: Yesus dan Wong Cilik …

Rinto Pangaribuan | 9 jam lalu

Tepatkah Memutuskan Jurusan di Kelas X? …

Cucum Suminar | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: