Back to Kompasiana
Artikel

Regional

“Gadih Minang” Terpilih Menjadi Putri Indonesia 2013

REP | 02 February 2013 | 21:19 Dibaca: 8966   Komentar: 0   1

Foto. Whulandary Herman Putri Indonesia 2013 (Sumber foto: disini)

“Gadih Minang” atau perempuan Minang terkenal dengan kepribadiannya yang elok dan penampilannya yang sopan.  Perempuan Minang ditakdirkan harus muslim, karena adatnya yang bersandikan syara’ dan syara’ bersandikan kitabullah (Al Quran). Jika anda ingin disebut gadih Minang maka sesuai ketentuan adat harus muslim, jika anda murtad atau keluar dari muslim maka anda tidak minang lagi, walau secara hubungan genetik tetap berdarah minang namun secara adat dan budaya sudah dikeluarkan dari suku minang alias dilarang menyebut anda bersuku minang.

Nah,  sebagai muslim tentu gadis minang harus menuntut aurat, berkerudung, berbaju kurung dan berprilaku baik dan sopan. Lalu bagaimana pula hukumnya gadis minang kalau gadis minang yang notebene adalah muslim tidak berpakaian muslim. Misalnya berpakaian terbuka atau setengah telanjang? Masih bolehkah dia disebut gadis minang?

Pertanyaan itulah yang mucul di komentar facebook ketika diberitakan Putri yang mewakili Sumatera Barat memenangkan pemilihan putri indonesia 2013. Memang banyak komentar orang minang yang ikut bangga dengan kemenangan Whulandary herman si “gadih minang” ini, apalagi track record-nya yang memang sudah dari dunia modelling dan sudah memenangkan berbagai kejuaraan modelling dalam dan luar negeri. Namun banyak pula komentar negatif  seperti “kok kurusan kali ya?”,  gadih Minang berpakaian terbuka nampak belah dada begitu, pantaskah disebut gadih minang? atau sudah habis minang nya tinggal kerbaunya saja lagi, dan lain sebagainya.

Memang jika memperhatikan pakaian kontes putri-putrian ini, apalagi nanti  whulandary ini akan diikutkan mewakili indonesia diajang miss universe dan miss international yang ada kontes pakaian bikini -nya tentu sorotan negatif akan tetap mengarah kepadanya, dan hal ini akan kembali menjadi perdebatan yang panjang. Apalagi wulandari adalah gadis minang, negeri yang masih sangat lekat dengan adat istiadat bernuansa islami-nya.

Berikut photo-photo Whulandary “gadis minang” juara pemilihan putri indonesia 2013 yang menurut sebagian “orang awak” tidak pantas dikenakan oleh “gadih minang”:

1) Berpakaian terbuka dada dan tidak berkerudung

Sumber foto: disini

2) Penampilan terbuka saat ikut kontes model di luar negeri

Sumber Foto : disini



3) Penampilan Saat memenangkan Putri Indonesia 2013

Sumber foto: disini

Dan masih banyak lagi photo kontroversinya yang bisa dilihat dengan search di Google.

Walau bagaimanapun penulis turut mengucapkan selamat atas terpilihnya Whulandary Herman ini yang mewakili sumatera Barat dalam ajang pemilihan putri indonesia 2013. Semoga selalu sukses terhadap pilihan hidup yang kamu pilih! Tentu dibalik itu penulis juga menggantungkan harapan jika memang benar Whulandary masih mengaku bersuku Minang dan beragama Islam (muslim) maka sama dengan harapan “Urang Awak” di ranah minang dan perantauan yang masih peduli dengan identitas minangnya, maka tonjolkanlah identitas minang dimanapun berada, tentu dengan cara meninggalkan cara berpakaian “hot” tersebut diajang apapun.  Salam.

Sumber.

-Antara News. Com

-makelar berita blogspot.com

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nangkring Bareng Pertamina …

Maria Margaretha | | 29 August 2014 | 23:37

BBM Naik Kenapa Takut? …

Mike Reyssent | | 30 August 2014 | 00:43

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | | 30 August 2014 | 04:53

Jokowi-JK Berhentilah Berharap Tambahan …

Win Winarto | | 29 August 2014 | 22:16

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jogja Terhina, France Tidak Perlu Minta Maaf …

Nasakti On | 13 jam lalu

Rising Star Indonesia, ‘Ternoda’ …

Samandayu | 13 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 17 jam lalu

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 20 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 23 jam lalu


HIGHLIGHT

Sepenggal Kisah dari Laut …

Adi Arwan Alimin | 8 jam lalu

Dian Sastrowardoyo dan Mantan ART Saya …

Ariyani Na | 8 jam lalu

Media Baru: Jurnalistik Online …

Adi Arwan Alimin | 8 jam lalu

Hotel Beraroma Jamu Tradisional …

Teberatu | 8 jam lalu

Menanti Pagi Di Kintamani …

Dewi Nurbaiti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: