Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Aisyah Pertiwi

Tumbuh di desa, kuliah di kota, bercita-cita keliling dunia dan masuk surga.

Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Muluskan Arus Investasi

REP | 08 February 2013 | 04:36 Dibaca: 1599   Komentar: 0   0

13602718241913977031

Sumber gambar: http://nasional.sindonews.com

Bagi Anda yang sering menempuh perjalanan Ciawi-Sukabumi, mungkin sepakat bahwa jalur tersebut adalah “jalur neraka”. Ciawi-Sukabumi merupakan jalur utama yang biasa dilalui oleh para penduduk Bogor yang jumlahnya mencapai sembilan juta jiwa lebih. Maka wajar apabila jalur ini merupakan jalur macet. Gubernur Ahmad Heryawan dalam konferensi pers Percepatan Pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi, Selasa (5/2/2013), menyatakan bahwa kemacetan tersebut sudah tidak dapat diatasi melalui pelebaran jalan atau perbaikan jalan. Solusi yang tepat untuk mengatasinya adalah pembangunan jalan tol.

Rencana pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi bukan rencana kemarin sore. Proyek ini sebenarnya telah ditenderkan sejak tahun 1997. Setelah terkatung-katung selama sekitar 15 tahun, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akhirnya berinisiatif untuk mempercepat pembangunan jalan tol ini. Untuk merealisasi proyek yang membutuhkan investasi Rp.7,8 triliun ini Pemprov Jabar menggandeng investor baru. Sebanyak 75% saham diakuisisi oleh PT MNC, adapun 35% sisanya dimiliki oleh PT Jasa Sarana.

Untuk pembangunan tol, pembangunan konstruksi baru dapat dimulai apabila pembebasan lahan sudah mencapai 80%, sementara sampai saat ini pembebasan lahan baru mencapai 40%. Oleh karena itu, Ahmad Heryawan mengumpulkan para kepala desa dan lurah setempat untuk mendukung sosialisasi kepada masyarakat yang terkena dampak pembangunan tol ini. Dengan adanya investor baru dan kerelaan masyarakat untuk membebaskan lahannya, ditargetkan akhir 2013 ini pembangunan konstruksi tol sudah dapat dilakukan.

Selain disebut-sebut sebagai solusi antimacet jalur Bogor-Sukabumi, pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di beberapa titik rute Jakarta-Bandung. Dengan adanya jalan tol ini, kemacetan di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, sebagai akses Jakarta-Bandung yang dipadati kendaraan setiap akhir pekan dan libur panjang akan dapat diminimalisasi. 

Di bidang pembangunan wilayah, peningkatan aksesibilitas berupa jalan tol Ciawi-Sukabumi diyakini dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta pemerataan pembangunan di Provinsi Jawa Barat. Seperti telah diketahui, karena akses jalan yang kurang memadai wilayah Jawa Barat bagian selatan cenderung mengalami pembangunan yang lambat dibandingkan daerah lain.

Sebagai salah satu daerah yang terletak di daerah Jawa barat bagian selatan, Kabupaten Sukabumi paling gembira menyambut rencana percepatan pembangunan jalan tol ini. Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Sukabumi, Dedi Sutadi menyatakan bahwa keberadaan infrastruktur yang memadai akan memuluskan akses dari Jakarta menuju Sukabumi. Hal ini dapat menarik para investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, selama ini kendala investasi di Sukabumi adalah panjangnya waktu tempuh Jakarta-Sukabumi yang dapat menghabiskan tiga jam perjalanan, belum lagi jika macet. Dengan adanya jalan tol, para investor tidak perlu khawatir lagi pada borosnya waktu tempuh dan kemacetan yang dapat menurunkan produktivitas usaha. 

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Lebaran di Jerman dengan Salad …

Gitanyali Ratitia | | 29 July 2014 | 16:53

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Memilih Tempat yang Patut di Kunjungi, Serta …

Tjiptadinata Effend... | | 29 July 2014 | 19:46


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: