Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Didik Yusupman

Pengembara antah berantah

Biaya Nikah Ditanggung Negara

OPINI | 04 March 2013 | 17:39 Dibaca: 320   Komentar: 0   0

Mengutip dua sumber berita,Radar Cirebon dan Jpnn perihal biaya nikah antara Peraturan menurut UU dan praktek di lapangan.

Biaya Nikah ditanggung Negara. Kemenag minta dukungan DPR.(Radar Cirebon,04/03)

Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2000 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Depag.

Biaya pencatatan untuk pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) hanya sebesar Rp 30 ribu.

Tapi kemudian praktek di lapangan banyak yang dipungut Rp.500 ribu dengan dalih untuk biaya operasional atau biaya transportasi penghulu ke lokasi pernikahan.Karena biaya operasional penghulu tidak di tanggung oleh negara.

Dengan pungutan sebesar Rp.500ribu maka di indikasikan ada pungli sebagai gratifikasi penghulu untuk kota Bogor saja yang mana pada tahun 2012 ada sekitar 4000 pasangan menikah maka pungli penghulu mencapa 2 Milyar.(Jpnn,03/01).
Semoga dengan kebijakan yg sedang di bahas di DPR dan tinggal persetujuan dari fraksi2 anggota DPR perihal penggratisan biaya pernikahan ini bisa menjadikan oknum2 terkait tidak lagi mengambil pungutan2 liar karena negara sudah mengeluarkan anggaran pernikahan alias menggratiskannya.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mereka Meninggalkan Ego demi Kesehatan …

Mohamad Nurfahmi Bu... | | 31 October 2014 | 00:51

Rokok Elektronik, Solusi Stop Merokok yang …

Gaganawati | | 31 October 2014 | 01:19

Profit Samsung Anjlok 73,9%, Apple Naik …

Didik Djunaedi | | 31 October 2014 | 07:17

Ihwal Pornografi dan Debat Kusir Sesudahnya …

Sugiyanto Hadi | | 31 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Kabinet Kerja Jokowi-JK, Menepis Isu …

Tasch Taufan | 9 jam lalu

Saat Tukang Sate Satukan Para Pendusta …

Ardi Winata Tobing | 11 jam lalu

Jokowi-JK Tolak Wacana Pimpinan DPR …

Erwin Alwazir | 11 jam lalu

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Julianto Simanjunta... | 13 jam lalu

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | 8 jam lalu

Ketika Lakon Itu Kembali Dimainkan …

Sarie | 8 jam lalu

Negeri Suka Tandingan …

Didi Eko Ristanto | 9 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: SKILL, Salah …

Achmad Suwefi | 9 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: