Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Aceh Kembali Berbenderakan GAM

REP | 27 March 2013 | 16:54 Dibaca: 1135   Komentar: 8   0

13643524651832573130

Euforia masyarakat Aceh mengibarkan bendera bulan bintang/Foto: www.forum.detik.com

Provinsi teristimewa Indonesia, Nanggroe Aceh Darussalam, telah mempunyai bendera provinsi sendiri selain bendera kenegaraan. Pada 23 Maret 2013, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) telah menetapkan bendera bulan bintang sebagai bendera provinsi . Selain bendera, Aceh juga telah memiliki lambang Buraq-Singa sebagai lambang provinsi. DPRA dan Pemerintah Aceh mengesahkan Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh.

Aturan ini tidak semata-mata dibuat tanpa dasar yang jelas. Sesuai dengan perjanjian perdamaian Helsinki, Aceh memiliki hak untuk menggunakan simbol-simbol wilayah termasuk bendera, lambang, dan himne.

Selanjutnya sesuai dengan Pasal 246 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh yang merupakan turunan dari perjanjian Helsinki, bendera Merah Putih adalah bendera nasional dalam NKRI berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Selain bendera Merah Putih sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah Aceh dapat menentukan dan menetapkan bendera daerah Aceh sebagai lambang yang mencerminkan keistimewaan dan kekhususan. Bendera daerah Aceh sebagai lambang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) bukan merupakan simbol kedaulatan dan tidak diberlakukan sebagai bendera kedaulatan di Aceh.

Dari perspektif pembentukan peraturan perundang-undangan, apabila Qanun Aceh tersebut telah diundangkan dalam Lembaran Aceh, konsekuensi hukumnya Qanun tersebut telah memiliki legalitas. Dengan demikian Aceh dengan telah mengundangkan dalam Lembaran Aceh dan Tambahan Lembaran Aceh, Qanun Bendera dan Lambang Aceh. Aceh merupakan bagian negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Lambang dan Bendera Aceh

13643527641045524622

Lambang dan bendera Aceh/Foto:www.atjehcyber.net

Dalam Qanun Bendera dan Lambang Aceh ditetapkan, bendera Aceh berbentuk segi empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 dari panjang, warna dasar merah, dua buah garis lurus putih di bagian atas dan bawah, 1 garis hitam di bagian atas dan bawah. Pada bagian tengah bendera terdapat gambar bulan bintang dengan warna putih dan hitam.

Untuk lambang terdiri atas gambar singa, buraq, rencong, gliwang, perisai, rangkaian bunga, daun padi, jangkar, huruf ta tulisan Arab, kemudian gambar bulan bintang dengan semboyan Hudep Beu Sare Mate Beu Sajan. Baik bendera maupun lambang tersebut sama dengan bendera dan lambang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) (1976 -2005)

Reaksi Pemerintah Pusat

13643526121253637713

Presiden RI dan Gub-wagub Aceh dalam suatu pertemuan/Foto: www.rri.co.id

Pemerintah Pusat melalui Kemendagri akan mengevaluasi Qanun tersebut dengan berpedoman pada

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bioscil, Film dan Upaya Menjumpai Penonton …

Kamil Ichsan | | 05 May 2015 | 21:21

Aku Udah “Move On” Kok. Kamu …

Listhia H Rahman | | 05 May 2015 | 20:42

Gebyar Lomba Blog dan Hadiah di Bulan April …

Kompasiana | | 17 April 2015 | 12:34

Overland to Flores Part I: Komodo National …

Gemilang Andriyanti... | | 05 May 2015 | 13:40

Blog Competition: Kotaku Kota Cerdas! …

Kompasiana | | 27 April 2015 | 01:52


TRENDING ARTICLES

FIFA Akhirnya Beri Ancaman Sanksi Serius …

Himam Miladi | 4 jam lalu

Bareskrim Polri Pecahkan Dua Rekor …

Bambang Setyawan | 8 jam lalu

Seharusnya Mabes Polri Mengaku Salah Telah …

Daniel H.t. | 9 jam lalu

Jokowi Mulai Menyatakan Sikap (Saya Presiden …

Susy Haryawan | 10 jam lalu

Taufik Sebut Gulirkan HMP Ahok sebagai …

Kwee Minglie | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: