Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Ali Anshori

Kuli Tinta yang masih pingin belajar menulis

Ngelem dan Seks Bebas di Kuburan

REP | 31 March 2013 | 04:22 Dibaca: 4572   Komentar: 0   8

Prilaku menyimpang anak remaja belakangan ini makin mengkhawatirkan. Beberapa waktu lalu di Pontianak Kalimantan Barat, sekelompok anak remaja ditangkap aparat kepolisian sedang ngelem di area pekuburan. Yang lebih mencengangkan mereka juga melakukan seks bebas di tempat tersebut.

Peristiwa itu tenyata tidak hanya terjadi di Pontianak, di daerah lain di Kalimantan Barat  juga banyak sekali remaja dan anak-anak muda yang ngelem. Disamping ngelem biasanya mereka juga mengkonsumsi obat batuk code 15 sebagai pengganti narkoba.

Di media masa beberapa waktu lalu juga terungkap praktek prostitusi yang dilakukan anak-anak pelajar SMP. Mereka rela menjual diri kepada lelaki hidung belang demi menggapai impian untuk memiliki barang-barang mewah. Semisal handphon dan gatget lain yang belakangan menjadi trend.

Kasus lain di Kabupaten Melawi, seorang pelajar SMP terpaksa membuang anak kandungnya sendiri di dalam ember. Mayat mayi tersebut ditemukan penghuni asrama yang mencium bau busuk saat mencari ember miliknya.

Yang menjadi pertanyaan siapa yang harus bertanggung jawab atas semua ini?? Ini adalah tanggung jawab kita semua sebagai warga negara yang perduli dengan masa depan bangsa. Namun yang paling berperan dalam kasus ini adalah orang tua mereka.

Sebagai orangtua wajib hukumnya membekali anak-anak mereka dengan ilmu agama. sebab dengan agama yang baik insa Allah mereka tidak akan terjebak dalam tindakan yang melanggar norma-norma kehidupan. Namun hal yang seperti ini sepertinya kurang mendapat perhatian, acapkali orang tua hanya mementingkan kehidupan duniawi sehingga lupa membekali anak-anak mereka dengan pengetahuan agama.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemangsa Anak-anak Sasar Sekolah-sekolah …

Jonas Suroso | | 24 April 2014 | 01:14

Di Balik Cerita Jam Tangan Panglima …

Zulfikar Akbar | | 24 April 2014 | 01:13

Bapak-Ibu Guru, Ini Lho Tips Menangkap …

Giri Lumakto | | 24 April 2014 | 11:25

Pedagang Racun Tikus Keiling yang Nyentrik …

Gustaaf Kusno | | 24 April 2014 | 10:04

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 6 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 7 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 8 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 9 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: