Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Ali Anshori

Kuli Tinta yang masih pingin belajar menulis

Ngelem dan Seks Bebas di Kuburan

REP | 31 March 2013 | 04:22 Dibaca: 4584   Komentar: 0   8

Prilaku menyimpang anak remaja belakangan ini makin mengkhawatirkan. Beberapa waktu lalu di Pontianak Kalimantan Barat, sekelompok anak remaja ditangkap aparat kepolisian sedang ngelem di area pekuburan. Yang lebih mencengangkan mereka juga melakukan seks bebas di tempat tersebut.

Peristiwa itu tenyata tidak hanya terjadi di Pontianak, di daerah lain di Kalimantan Barat  juga banyak sekali remaja dan anak-anak muda yang ngelem. Disamping ngelem biasanya mereka juga mengkonsumsi obat batuk code 15 sebagai pengganti narkoba.

Di media masa beberapa waktu lalu juga terungkap praktek prostitusi yang dilakukan anak-anak pelajar SMP. Mereka rela menjual diri kepada lelaki hidung belang demi menggapai impian untuk memiliki barang-barang mewah. Semisal handphon dan gatget lain yang belakangan menjadi trend.

Kasus lain di Kabupaten Melawi, seorang pelajar SMP terpaksa membuang anak kandungnya sendiri di dalam ember. Mayat mayi tersebut ditemukan penghuni asrama yang mencium bau busuk saat mencari ember miliknya.

Yang menjadi pertanyaan siapa yang harus bertanggung jawab atas semua ini?? Ini adalah tanggung jawab kita semua sebagai warga negara yang perduli dengan masa depan bangsa. Namun yang paling berperan dalam kasus ini adalah orang tua mereka.

Sebagai orangtua wajib hukumnya membekali anak-anak mereka dengan ilmu agama. sebab dengan agama yang baik insa Allah mereka tidak akan terjebak dalam tindakan yang melanggar norma-norma kehidupan. Namun hal yang seperti ini sepertinya kurang mendapat perhatian, acapkali orang tua hanya mementingkan kehidupan duniawi sehingga lupa membekali anak-anak mereka dengan pengetahuan agama.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 8 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 9 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 10 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 11 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 9 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 9 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 9 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 10 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: