Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Ali Anshori

Kuli Tinta yang masih pingin belajar menulis

Ngelem dan Seks Bebas di Kuburan

REP | 31 March 2013 | 04:22 Dibaca: 4579   Komentar: 0   8

Prilaku menyimpang anak remaja belakangan ini makin mengkhawatirkan. Beberapa waktu lalu di Pontianak Kalimantan Barat, sekelompok anak remaja ditangkap aparat kepolisian sedang ngelem di area pekuburan. Yang lebih mencengangkan mereka juga melakukan seks bebas di tempat tersebut.

Peristiwa itu tenyata tidak hanya terjadi di Pontianak, di daerah lain di Kalimantan Barat  juga banyak sekali remaja dan anak-anak muda yang ngelem. Disamping ngelem biasanya mereka juga mengkonsumsi obat batuk code 15 sebagai pengganti narkoba.

Di media masa beberapa waktu lalu juga terungkap praktek prostitusi yang dilakukan anak-anak pelajar SMP. Mereka rela menjual diri kepada lelaki hidung belang demi menggapai impian untuk memiliki barang-barang mewah. Semisal handphon dan gatget lain yang belakangan menjadi trend.

Kasus lain di Kabupaten Melawi, seorang pelajar SMP terpaksa membuang anak kandungnya sendiri di dalam ember. Mayat mayi tersebut ditemukan penghuni asrama yang mencium bau busuk saat mencari ember miliknya.

Yang menjadi pertanyaan siapa yang harus bertanggung jawab atas semua ini?? Ini adalah tanggung jawab kita semua sebagai warga negara yang perduli dengan masa depan bangsa. Namun yang paling berperan dalam kasus ini adalah orang tua mereka.

Sebagai orangtua wajib hukumnya membekali anak-anak mereka dengan ilmu agama. sebab dengan agama yang baik insa Allah mereka tidak akan terjebak dalam tindakan yang melanggar norma-norma kehidupan. Namun hal yang seperti ini sepertinya kurang mendapat perhatian, acapkali orang tua hanya mementingkan kehidupan duniawi sehingga lupa membekali anak-anak mereka dengan pengetahuan agama.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Lebaran di Jerman dengan Salad …

Gitanyali Ratitia | | 29 July 2014 | 16:53

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Memilih Tempat yang Patut di Kunjungi, Serta …

Tjiptadinata Effend... | | 29 July 2014 | 19:46


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: