Back to Kompasiana
Artikel

Regional

M.aryza Anwar

saya asal lombok NTB, tinggal di jogja untuk belajar. hingga sekarang menulis untuk zine, zine selengkapnya

Sasak days, pesta seni-budaya sasak terbesar yang akan ada di jogja

REP | 20 April 2013 | 00:26 Dibaca: 391   Komentar: 0   0

13663921651470510710

Tanggal 20 april 2013 adalah hari puncaknya, pusat kota yogyakarta jalan malioboro akan diramaikan kembali seperti biasanya. Kali ini suku sasak diberikan kesempatan memamerkan tradisi seni-budaya-nya di jogja untuk Indonesia. Dari pukul 13:30 hingga pukul 22:00 WIB.

Adat maupun tradisi lombok mungkin tak akan terlalu terlihat asing di mata orang-orang jawa, sebab budaya lombok banyak di pengaruhi oleh budaya jawa itu sendiri selain bali. Alat musik tradisonal, pakaian adat dan segala macam motif budaya akan terkesan sama walaupun sebenarnya berbeda. Tetapi walaupun begitu kota jogja tetap akan gempar dengan semua macam pertunjukan yang akan ada.

Gendang beleq akan di tabuh sekeras mungkin di Monumen Serangan Omoem Tujuh Maret tanpa henti, setelah arak-arakan pengantin melintasi sepanjang jalan malioboro yang di mulai dari taman parkir Abu Bakar Ali sampai di Monumen Serangan Omoem Tujuh Maret dalam melangsungkan tradisi nyongkolan, yaitu sebuah tradisi pernikahan lombok. Selama itu para pengunjung malioboro akan melihat songket, lambung, sapuk, keris dan lain-lainnya yang khas dari daerah lombok NTB.

Sedangkan di alun-alun utara jogja akan berubah menjadi kampung lombok. Di tempat ini akan di desain sedemikian rupa rumah-rumah adat suku-sasak beserta pertunjukkan kesenian-kesenian tradisional lombok, seperti prisaian yang telah lama dikagumi oleh dunia, genderung, wayang lombok dan musik etnik yang telah populer.

Sejauh ini kami orang-orang lombok siap membuat suatu kejutan di jogja untuk indonesia, selama enam bulan kami menyiapkan segalanya yang dibutuhkan dalam proses pengadaanya, mencari sponsor sana-sini yang mau mendukung dalam pelaksanaanya, mengadakan survai lewat dunia maya dan nyata untuk mencari orang-orang lombok yang menyebar di bumi nusantara indonesia untuk bisa kumpul membicarakan yang seharusnya dibicarakan, termasuk membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, Gubernur, Bupati dan Dinas-dinas Pariwisata.

Semoga event ini bisa di terima dan dismartkan oleh semua pengunjung yang datang menyaksikan acara ini, entah para bule-bule, local dan orang jogja itu sendiri. wassalam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Real Madrid 1 – 0 Bayern Muenchen …

Arnold Adoe | | 24 April 2014 | 04:37

Pojok Ngoprek: Tablet Sebagai Pengganti Head …

Casmogo | | 24 April 2014 | 04:31

Rp 8,6 Milyar Menuju Senayan. Untuk Menjadi …

Pecel Tempe | | 24 April 2014 | 03:28

Virus ‘Vote for The Worst’ Akankah …

Benny Rhamdani | | 24 April 2014 | 09:18

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 3 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 4 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 4 jam lalu

Prabowo Beberkan Peristiwa 1998 …

Alex Palit | 8 jam lalu

Hapus Bahasa Indonesia, JIS Benar-benar …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: