Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Safrizal Mus

Penabuh Rapai Geleng, menyukai musik etnis, anak kampung yang belajar untuk pulang kampung. Aceh jiwaku

Bupati Nagan Raya Aceh Seenaknya Saja

REP | 23 April 2013 | 22:34 Dibaca: 1623   Komentar: 2   1

Membaca berita Serambi Indonesia hari ini sangat menyengkelkan, hampir setiap waktu terjadi mutasi di kabupaten itu. seolah-olah Bupati adalah Raja yang tidak mau mengerti keadaan bawahannya, siapa yang tidak disukainya langsung dimutasikan. Ada Kepala Sekolah yang sangat berhasil dalam memajukan sekolahnya hingga siswa mendapat predikat terbaik kalau tidak seide dengan bupati langsung dimutasi kedaerah yang paling terpencil dan jauh dari tempat tinggal guru itu.

Ini merupakan rahasia Umum di Nagan Raya, yang menduduki jabatan bergengsi hampir semuanya adalah kronco dan kroninya, kemanpuan dan kepandaian soal belakangan yang penting mereka patuh atas apa yang telah disampaikan seperti lembu yang telah di cocor hidungnya.

Masyarakat mulai muak dan bosan dengan hal seperti ini, padahal orde baru telah berakir, tapi pemerintah dikabupaten itu masih setia menjalani apa yang dipraktekkan oleh orde baru tersebut. Kalau ini terus berlaku penulis menjamin kabupaten Nagan Raya tidak akan pernah maju dalam bidang pendidikan dan Agama.

Lain pula cerita ketika Bapak Bupati nagan raya Teuku Zulkarnain mencalonkan diri pada pilkada yang lalu, setiap balon Bupatai wajib mengikuti test baca Al-Quran di depan para juri dan pengamat, walau beliau kurang bisa membaca Quran tetap dinyatakan lewat. Jadi siapa yang mengetesnya dan ada apa dengan mereka yang mengetes. wallahua’lam.

ini bukti Bupati Nagan Raya seenaknya saja, sebagaimana diberitakan salah satu berita harian di aceh. “SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE-Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Selasa (23/4/2013) siang dijadwalkan akan melaksanakan mutasi besar-besaran bagi pejabat eselon II, III dan IV di jajaran pemkab setempat berlangsung di aula Setdakab Kompleks Perkantoran Suka Makmue.

Kabag Humas Setdakab Nagan Raya, Asda Kesuma yang ditanyai Serambinews.com Selasa pagi membenarkan hal ini. Karena undangan untuk kegiatan mutasi sudah diterima setiap calon pejabat yang akan mendapatkan promosi maupun mutasi. Namun Asda Kesuma mengaku belum tahu berapa jumlah pejabat yang masuk dalam paket mutasi kali ini, serta belum tahu komposisi apa saja yang akan diganti dengan pejabat baru.

“Kemungkinan mutasi ini dilaksanakan usai ibadah shalat Zuhur,” katanya. Direncanakan, mutasi ini akan dipimpin langsung oleh Bupati Nagan Raya, Drs HT Zulkarnaini.”

Bukan Kali ini saja tapi hampir setiap semester sekali, itu yang diberitakan, lain lagi yang tidak diberitakan.. saya hanya berharap selaku masyarakan Aceh, untuk pak Bupati tolong dipertimbangkan mereka yang duduk pada jabatan tinggi adalah orang-orang yang memang manpu dan ahli dalam bidangnya, jangan mengutamakan garis keturunan dan kroni Bapak,,…

Tags: berita

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 6 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 8 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 9 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 10 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 7 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 8 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 8 jam lalu

Resiko Terlalu Banyak Informasi Diri di …

Opa Jappy | 9 jam lalu

Ketika Sayang Dijadikan Sebuah Alasan Untuk …

Fairusyifa Dara | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: