Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Wisnu Aj

Hidup Tidak Selamanya Seperti Air Dalam Bejana, Tenang Tidak Bergelombang, Tapi Ada kalanya Hidup seperti selengkapnya

Jin Dan Setan adalah Makhluk Pembohong

OPINI | 25 April 2013 | 23:48 Dibaca: 1589   Komentar: 5   2

1366908305729822970

Begrount/My Inspiration

Sebagai manusia, yang mengaku bahwa adanya tuhan, terkadang acap kali sering lupa, bahwa tiada pertolongan yang dapat untuk dimintakan terkecuali kepada tuhan semesta alam. Dalam tulisan ini penulis akan membuka tabir tentang bagaimana cara cara untuk melakukan pengusiran terhadap jin/setan yang jahat yang suka mengganggu manusia.

Sebagai seorang ummat yang menganut agama Islam, terkadang kita sering lupa bahwa, Tiada tempat untuk meminta pertolongan terkecuali kepada Allah SWT. Banyak contoh dan kejadian yang telah dikisahkan didalam Al-Qur’an bahwa para Rasul ketika menghadapi suatu musibah atau ancaman yang datangnya baik itu dari manusia maupun jin dan setan tiada lain tempat mereka mengadu dan mohon pertolongan selain dari pada mengharapkan datangnya pertolongan dari Allah SWT.

Seperti yang di kisahkan di dalam Al-Quran, jin juga telah membuat Nabi Ayyub menjadi sangat menderita di masa lalu dan melalui pembacaan doa-doa permohonan yang terus –menerus kepada Allah SWT akhirnya Nabi Ayyub berhasil menyelamatkan dirinya dari penindasan setan dari kalangan jin yang berlangsung terus-menerus ini.

Ayat Kursi (Al-Baqarah:255) dan Qul A’udzu (Katakan: Aku berlindung, [dalam surat al-Falaq dan an-Nas]) telah menyediakan sarana bagi umat Islam untuk mengangkat ruh mereka ke tingkat-tingkat kesadaran yang lebih tinggi sehingga mereka dapat dengan mudah melindungi diri mereka dari gangguan Jin.

Akan tetapi masih banyak para ummad Islam yang lebih percaya kepada Jin dan Setan sebagai tempat meminta pertolongan. Para pejabat yang takut akan kehilangan jabatannya, mereka tidak sungkan sungkan untuk mendatangi tempat tempat perdukunan yang dikatakan bisa untuk memberi jampi jampi agar jabatan mereka bisa untuk dipertahankan.

Dikalangan Pengusaha, juga tidak kalah banyaknya yang bersekutu dengan Jin dan setan, agar usaha yang mereka jalankan tetap dapat bertahan dan memiliki keuntungan besar, sekalipun dalam usaha yang mereka jalankan itu mereka harus rela untuk bersekutu dengan jin dan setan.

Dikalangan Artis juga tidak kalah hebohnya tentang masalah praktek perdukunan ini. Banyak artis yang terjebak dalam praktek praktek perdukunan. Agar mereka bisa menjadi tenar dan terkenal para kalangan artis ini rela diapakan saja oleh sang dukun, sekalipun mereka harus melakukan hubungan badan dengan si dukun. Atau mereka menyiapkan diri tanpa tuntutan apa apa ketika sidukun melakukan pencabulan terhadap diri mereka. Asalkan sidukun dapat menjamin bahwa mereka dapat menjadi tenar dan terkenal.

Bersahabat dengan Jin dan setan adalah pekerjaan yang dapat menyesatkan, karena jin dan setan adalah makhluk tuhan yang hidup didalam dunia suka berbohong dan suka untuk berbuat jahat. Lantas timbul pertanyaan kenapa kita suka bersahabat dengan jin dan setan? Sementara kedua makhluk tuhan ini suka memperdaya manusia. Pada hal didalam Al-Qur’an Allah telah mengatakan “ Kujadikan Jin (setan) dan Manusia dimuka bumi ini adalah semata mata untuk mengabdi kepadaku “ kemudian Allah juga mengatakan didalam Al-Qur’an “ Kuciptakan manusia dimuka bumi adalah sebagai khalipah (pemimpin). Dan Allah juga mengatakan bahwa manusia adalah merupakan mahkluk yang paling sempurna dimuka bumi.

Tidakkah kita percaya dengan apa yang telah dikatakan oleh Allah SWT melalui pirmannya itu?, mari kita kaji satu persatu. Allah menjadikan manusia (kita) dan Jin (setan) hanya semata mata untuk mengabdi kepadanya. Artinya kedudukan manusia dan jin/setan itu adalah setara dimata Allah SWT. Jika kedudukan kita setara dengan Jin/setan, alangkah bodohnyalah kita yang mau meminta pertolongan dengan jin dan setan itu.

Kemudian Allah SWT juga mengatakan bahwa kuciptakan manusia dimuka bumi untuk kujadikan sebagai Khalifah ( pemimpin). Kita sebagai manusia dimuka bumi ini sesuai dengan Firman Allah SWT itu adalah seorang pemimpin. Tentu dalam konstek ini dimana jin dan setan juga hidup dialam dunia, maka kita sebagai manusia adalah pemimpinnya. Jika kita sebagai pemimpin lantas kenapa pula kita harus minta pertolongan kepada orang yang kita pimpin termasuk jin dan setan.

Kemudian pada Firman lain Alllah SWT mengatakan Manusia adalah mahkluk yang paling sempurna dimuka bumi. Lantas kenapa kita tidak berpikir bahwa kita adalah makluk yang paling sempurna diantara makhluk mahkluk lain yang ada diatas dunia, seperti binatang, jin dan setan. Alangkah dungunya kita jika harus meminta pertolongan kepada mkhluk yang kurang sempurna.

Kenapa kita sering terjebak dengan pengaruh pengaruh jin dan setan. Karena apa ? karena kita tidak pernah menggunakan akal dan pikiran kita. Padahal Allah SWT mengatakan, Gunakan Akal dan pikiranmu, atur duniamu. Kita masih bangga selalu terpedaya oleh setan dan jin melalui praktek pratek perdukunan, dimana dukunnya bersahabat dengan setan dan jin. Banyak doa doa yang ada didalam Al-Qur’an yang telah teruji keampuhannya, ketika doa doa ini dibacakan oleh para Rasul ketika menghadapi mara bahaya. Lalu kenapa kita tidak meniru apa yang dilakukan oleh Rasul rasul itu. Disinlah mungkin apa yang dikatakan oleh Allah SWT itu, “Apalataqilun” apakah kamu tidak berakal?

Sekedar bahan untuk menjaga diri agar jangan senantiasa kita terjebak dalam kemusrikan, ada beberapa doa yang perlu untuk dibaca sebagai perisai terhadap datangnya ganguan setan dan jin yang dapat memperdaya kita untuk berbuat kesirikan dan kemungkaran.

DOA MOHON PERLINDUNGAN

رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ | رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِوَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ | وَحِفْظاً مِّن كُلِّ شَيْطَانٍ مَّارِدٍ

Rabbi Annii Massaniya as-SYaithoonu binusybin Wa Adaba, Rabbi A’udzu bika min Hamazaati-s-Syayaathiini, Wa A’udzu bika Rabbi an Yakhdurun. Wa khifzhon min kulli Syaithoonin Maarid. (Q.S. Shaad:41; al-Mu’minuun:97-98; Shaffaat:7)

Artinya :

“Sesungguhnya, aku diganggu setan dengan penuh ketidaknyamanan dan penderitaan!(41). Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan-setan(97). Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku(98)…dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap setan yang paling durhaka.

Efek jika doa ini diarahkan pada orang-orang yang berada dalam pengaruh kuat jin

Jika Anda membaca doa permohonan ini pada orang-orang yang berada di bawah pengaruh setan , maka akan Anda lihat kemudian jin-jin yang mengontrol mereka tidak punya pilihan lain selain menghindar dan menjauh .

Jika tidak, orang yang terlibat (dikuasai jin) itu akan menjadi basah kuyup oleh derasnya keringat yang bercucuran, merasa tidak nyaman dan sangat menderita dan dia akan kehilangan kekuatan artikulasi (pengucapan). Pada saat dia hendak berbicara, dia malah akan berkomat-kamit menggumamkan kata-kata yang tidak jelas atau tidak ada maknanya sama sekali.

Cara menyembuhkan orang yang kerasukan jin

Jika niatnya adalah untuk memohon perlindungan bagi orang yang kerasukan jin itu dan yang berada di bawah pengaruh kuat jin, maka pembacaan doa permohonan ini yang telah disebutkan dalam al-Quran terhadap yang kerasukan itu dilakukan oleh beberapa orang shaleh yang duduk melingkar di sekelilingnya dan membacanya secara simultan (serentak) sebanyak mungkin kali adalah sangat dianjurkan. Jika mungkin, dianjurkan juga melanjutkan pembacaan doa seperti ini 3 kali setiap hari.

Efek pembacaan doa ini jika diarahkan terhadap diri sendiri

Jika seseorang membaca doa ini untuk kepentingan melindungi diri sendiri, maka setelah mendzikirkannya/membacanya sebanyak puluhan kali bahkan lebih (sebanyak dan semampunya), dia kemudian akan menjadi sangat tegang dan merasakan suhu tubuhnya naik. Selanjutnya, dia merasa sangat mengantuk, dan sebagai akibatnya, dia menghentikan dzikirnya jika tidak kuat menahan godaan.

Atau ada kemungkinan lain, seperti dia akan menampilkan tindakan-tindakan liar dan kasar. Ini karena dia berada dalam pengaruh jin yang mengirim impuls-impuls (rangsangan untuk bertindak) ke otaknya dan menghendaki dia agar berhenti membaca doa sehingga dia akan menghentikan tindakan ini sepenuhnya.

Namun, jika orang ini tetap terus bisa menyadarkan dirinya dan meneruskan doanya, semua pengaruh (jin) ini akan berkurang dan orang itu akan merasa rileks, jadikan amalan rutin hingga gangguan jin itu hilang sama sekali.

ini sekadar salah satu metode ruqyah. Rekan-rekan bisa juga menggunakan teknik dan amalan lain yang juga dicontohkan Rasulullah :) pilihkan amalan walau sedikit yang penting membaca/mengamalkannya secara istiqamah………

Sekedar ini yang bisa disumbangkan kepada para kompesioner, mudah mudahan dapat bermamfaat bagi kita, dan dengan membaca doa doa yang ada didalam Al-Qur’an akan menjadikan kita jauh dari pengaruh jin dan setan. Yakin dan percayalah bahwa segala yang terjadi dimuka bumi Allah ini, semuanya itu adalah atas kehendak Allah SWT. Hidup dan mati kita adalah atas kehendak dan ketentuan dari Allah jua semata.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jejak Indonesia di Israel …

Andre Jayaprana | | 03 September 2014 | 00:57

Ironi Hukuman Ratu Atut dan Hukuman Mati …

Muhammad | | 03 September 2014 | 05:28

Persiapan Menuju Wukuf Arafah …

Dr.ari F Syam | | 03 September 2014 | 06:31

Kasus Florence Sihombing Mengingatkanku akan …

Bos Ringo | | 03 September 2014 | 06:01

Tiga Resensi Terbaik Buku Tanoto Foundation …

Kompasiana | | 03 September 2014 | 08:38


TRENDING ARTICLES

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | 3 jam lalu

Florence Sihombing Disorot Dunia …

Iswanto Junior | 4 jam lalu

Manuver Hatta Rajasa dan Soliditas Koalisi …

Jusman Dalle | 5 jam lalu

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 6 jam lalu

Kekuatan Jokowi di Balik Manuver SBY di …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Tur Eropa dan Blunder Lanjutan Timnas U-19 …

Mafruhin | 7 jam lalu

Catatan Perjalanan: +Nya Stasiun Kereta Api …

Idris Harta | 8 jam lalu

Oposisi Recehan …

Yasril Faqot | 8 jam lalu

Orangtua yang Terobsesi Anaknya Menjadi …

Sam Edy | 8 jam lalu

Indo TrEC 2014 : Mengurai Kekusutan Lalu …

Wahyuni Susilowati | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: