Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Arafat Muhammad

gapailah impianmu agar berguna untuk segalanya

Waduk Jatiluhur Berstatus Waspada!

REP | 25 April 2013 | 10:09 Dibaca: 354   Komentar: 1   0

Hujan yang terus mengguyur kabupaten Puwakarta Jawa Barat mengakibatkan Tinggi Muka Air (TMA) waduk jatiluhur terus naik. Saat ini TMA waduk jatiluhur sudah mencapai 108 meter kubik atau sudah berstatus waspada. Dan ini artinya kurang dari 2 meter dibawah status luar biasa. Jika tinggi muka air waduk jati luhur sudah mencapai 110 meter kubik dikhawatirkan waduk jatiluhur jebol, dan airnya sebanyak 3,5 milyar kubik bisa menghantam karawang dan sampai ke Jakarta. Untuk mengantisipasinya pihak Perum Jaka Tirta (PJT) 2 sebagai pengelola air waduk jatiluhur akan menggunakan tanggul ubruk yang dibuat sebagai tanggul emergency. Dan mengusutkan tanggul itu akan dibuka serta air limpasan waduk jatiluhur bisa mengalir ke sungai Cikaur. Namun saat ini menurut direktur pengelola, air waduk jatiluhur masih dianggap normal karena sungai Citarum di bagian hilir bisa menampung air dari waduk jatiluhur

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kartun Kenangan Konferensi Asia Afrika 1955 …

Gustaaf Kusno | | 19 April 2015 | 18:33

Kereta Api Lokal, Sarana Transportasi …

Andrea Dietricth | | 19 April 2015 | 12:39

[JNE BALI] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:11

Trik Meracik Bad News Menjadi Good News …

Muhammad Armand | | 18 April 2015 | 21:32

Mari Lestarikan Air bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Valentino Rossi Juara MotoGP Seri Argentina …

Yayat | 2 jam lalu

Sarjana Wanita Ditipu Lelaki Mengaku Pegawai …

Fey Down | 7 jam lalu

Hebat! PSSI Tetap Jalan Walau Sudah …

Abd. Ghofar Al Amin | 9 jam lalu

Matematika Beras …

Faisal Basri | 9 jam lalu

Menjawab Logika Jongkok PSSI dan La Nyalla …

Alan Budiman | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: