Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Edi Abdullah

RIWAYAT PEKERJAAN. 1. DOSEN PADA UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR TAHUN 2008-2011. 2.DOSEN PADA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR. selengkapnya

Tanda -tanda orang akan Mati atau meninggal, Termasuk Tanda-tanda Kepergian Ustad Jefri Al Bukhori

OPINI | 27 April 2013 | 07:40 Dibaca: 51198   Komentar: 18   0

sumber foto:Nursyira.wordpress.com


kemarin indonesia berduka dengan berpulangnya kepangkuan ilahi dai muda Udztad Jeffry al Bokhari akibat kcelakaan sepeda motor kawasaki ninja, dan kemarin kita bisa saksikan sendiri live melalui tayangan Televisi dimana beliau dishalatkan ribuan jamaah dan diantar kepemakaman ribuan orang ini menandakan bahwa beliau sangat dicintai masyarakat indonesia ,namun sebelum beliau meninggal ternyata almarhum sudah memberikan signal kematian yg baru kita sadari setelah kepergiannya: adapun signal akan kepergian selamanya udztad Jefri al bukhori antara lain:

  1. beliau  sudah memberikan cincin dan peci yg dia pakai ke ustad solmed dan menginginkan ustad solmed melanjutkan dakwanya.
  2. beliau sepulang dari umrah sudah menyampaikan kepada saudaranya bahwa ketika dia meninggal makamkan dekat kuburan ayahnya.
  3. tiga hari  menjelang kematiannya beliau sudah tidak mengaktifkan lagi BBnya ,dan memohon maaf lahir dan bathin.
  4. beliau menulis dimedia sosial twitternya “
    “Pada akhirnya.. Semua akan menemukan yg namanya titik jenuh.. Dan pada saat itu.. Kembali adalah yg terbaik.. Kembali pada siapa..??? Kpd ‘DIA’ pastinya.. Bismi_KA Allahumma ahya wa amuut”

dan apakah kita menyadari bahwa kita manusia pada awalnya berasal dari tidak ada ,kemudian menjadi ada, dan selanjutnya kembali menjadi tidak ada. sejak dilahirlan kedunia ini dan ditiupkan roh kedalam badan ini sudah digariskan oleh tuhan dan menjadi rahasianya ,sala satunya adalah kematian atau kapanka kontrak hidup kita akan berakhir.

sejak kita dilahirkan kedunia ini kita tidak membawa apa-apa kedunia ini dan sudah menjadi ketetapan allah kita akan kembali kepadanya tanpa membawa apa apa dari dunia ini kecuali amal kebaikan yg telah kita perbuat semasa hidup didunia.

sesungguhnya kematian itu pasti akan datang sesuai Firman allah kullu nafsing zaikatul maut aryinya setiap yg berjiwa pasti akan merasakan kematian. dan kematian sungguh menakutkan bagi mereka yg hidup didunia ini yg hanya mencari kesenangan semata

Tanpa kita sadari usia kita semakin bertambah dari satu yahim jadi 10 tahun ,dari 10 tahun jad 20 tahun, dari 20 tahun jadi 40 tahun bahkan selalu kita rayakan dengan lagu panjang umurnya,tapi sebaliknya justru kita semakin dekat dengan kematiam

dalam agama islam dikenal adanya malaikat yg ditugaskan oleh allah mengabdi kepadanya dengan diserahi tugas khusus untuk mencabut nyawa adalah malaikat izrail,menurut riwayat az Zuhri wahab bin kunabbih, allah berfirman wahai malaikat mikail aku berikan engkau kuasa untuk mencabut nyawa seluruh mahluk,mendengar itu izrail menangis, allah bertanya” kenapa kamu menangis ?izrail memjawab ya allah dari tana kau memciptakan mahluk dan tidak ada yg mereka paling benci kecuali mahluk yg bernama kematian .jika mereka memgenali aku pasti mereka akan membenciku dan mencaci makiku,allah berfirman sesungguhnya aku akan menciptakan penyakit dan sebaB-sebab lain yg mengantarkan pada kematian sehingga tidak ada yg mencacimu maupun menyalahkanmu ketika mereka ditimpa kematian

segala yg terjadi didunia ini pasti disertai tanda–tanda terlebih dahulu seperti jika anda mau tidur pasti ada gejala gejalanya terlebih dahulu seperti ngantuk dll. demikian pula kematian adapun tanda-tandanya adalah sebagai berikut

pertama ; jika orang itu akan meninggal maka 40 hari sebelum kematiannya maka malaikat maut sudah menampakkam diri kepadanya sehingg perilakunya kelihatan lain dari biasanya. bahkan menurut riwayat, para malaikat akan turun kebumi sesudah wakti shubu dan sesudah waktu ashar untuk mengingatkan manusia akan datangnya kematian

kedua, 40 hari sebelum kematian, orang yg akan meninggal akan mengalami kegelisahan ,sulit merasakan ketenangan, dan selalu mengeluh.ini semua terjadi akibat penurunan kemampuan otak dan tersikapnya alam arwah,sehingga kemampuan inra keenamnya semakin tajam sehingga dia bisa ,melihat arwa orang yg sudah meninggal.apakah orang tuanya dll.

ketiga,7 hari sebelum orang tersebut meninggal maka nafsu untuk makan maupun minum akan mengalami penurunan, makanan apapun tidak enak lagi rasanya, disebabkan oleh menurunyya kemampuan sistem pencernaa tubuh,

keempat,7 hari sebelum ,malaikat maut datang mata akan mulai masuk kedalam ,demikian pula hidung akan mulai mengempes,disertai sala sayu anggota keluarga bermimpi tanggal giginya bagian depan.

kelima, orang yg akan meninggal lebih suka tertidur ditempat tidur karna ,kemampuan fungsi organ tubuh menurun secara drastis

keenam, kemampuan bernafas akan terasa terputus-putus atau terjadi jeda dan terasa sesak ketika bernafas karna Fungsi paru paru menurun karna roh tak lama lagi akan dicabut malaikat maut.

ketuju, ketika jantung berhenti berdetak,batang otak berhenti aktif, dan nafas sudah tiada dari lubang hidung maka disitulah roh dan jiwa telah berangkat dan kembali kepada sisi sang pencipta Allah SWT.

kematian pasti akan datang kerena itu persiapkan bekal anda,kerjakan amal kebaikan sehingga anda kembali dengan kemanangan menghadap kepada sang pencipta.

tahun berganti tahun, hari terus bergulir, detik terus berdetak, jantung terus berdetak, waktu itu pasti datang dan tak bisa diundur maupun dipercepat walau sedetik, harta, tahta kelauarga tak ada yg bisa mencegahnya dan menolong anda dari terkamannya. dia adalah malaikat maut.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | | 25 October 2014 | 14:51

Kompasiana Nangkring Special di Balikpapan …

Bambang Herlandi | | 25 October 2014 | 13:44

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 16 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 16 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 17 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar Ngomong:”Mulutmu …

Wahyu Hidayanto | 7 jam lalu

MEA 2015; Bahaya Besar bagi Indonesia …

Choerunnisa Rumaria | 7 jam lalu

Bersenang-Senang dengan Buku …

Mauliah Mulkin | 7 jam lalu

Kematian Pengidap HIV/AIDS di Kota Depok …

Syaiful W. Harahap | 8 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: