Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Kecelakaan Beruntun dalam Hari Jadi Kota Semarang

HL | 03 May 2013 | 20:15 Dibaca: 2887   Komentar: 19   7

Menyambut hari jadinya yang ke-466 banyak kecelakaan yang terjadi dikota Semarang.Sampai 3 hari pertama di bulan mei ini penulis mencatat setidaknya terjadi belasan kali kecelakaan, baik yang memakan korban jiwa meninggal maupun hanya luka-luka. Masih dalam ingatan kita dua kecelakaan yang menimpa mahasiswa Universitas Semarang. Kecelakaan yang terjadi didepan kampus ini memakan satu korban jiwa meninggal, korban masih tercatat sebagai mahasiswa USM.

Puncaknya terjadi pada hari ini,penulis menemui 3 kecelakaan yang dua diantaranya memakan korban jiwa.Pertama saat berangkat kerja pada pukul 06.30 dijalan Muradi,seorang pengendara sepeda motor sudah terkapar ditengah jalan dengan kondisi luka parah dibagian kepala.Korban meninggal ditempat kejadian.Penyebab belum diketahui,kemungkinan korban tabrak lari.

Peristiwa kedua terjadi di jalan Pamularsih,seorang pengendara sepeda motor tertabrak sebuah mobil .Meski selamat tetapi korban mengalami luka dalam yang cukup berat.Kronologi kejadiannya adalah seorang pria paruh baya yang menyeberang jalan kemudian ditabrak sebuah mobil produk rokok.Sepeda motor terjepit di bagian depan mobil dan cukup sulit untuk dikeluarkan.Kejadian ini terjadi sekitar pukul 14.15 saat penulis dalam perjalanan pulang kerja.

Sesampainya didaerah peterongan penulis sempat heran karena banyaknya polisi yang berjaga.Arus yang menuju ke arah Solo-Yogya pun ditutup.Alangkah terkejutnya penulis dengan ribuan masyarakat yang berkumpul di tanjakan Tanah Putih.Sekitar pukul 13.00 telah terjadi kecelakaan karambol yang disebabkan rem blong.Bus PO Nugroho yang melaju dari arah Banyumanik mengalami kerusakan rem sekitar seratus meter sebelum lampu merah ditanjakan Tanah Putih atau orang biasa menyebut lampu merah Pasar Kambing.

1367586647261985724

13675869171149227308

Menurut warga yang berada disekitar lokasi kejadian, Bus PO Nugroho H1574AG jurusan Mangkang-Tembalang mengalami rem blong di turunan Jalan Dr Wahidin Semarang.Bus Nugroho melaju cukup kencang dari arah selatan.Dalam kejadian ini diperkirakan ada 3 orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka berat maupun ringan.Akibat kejadian ini arus lalu lintas yang menuju Solo-Yogya dialihkan lewat jalan tol Gayamsari.Akibat pengalihan ini terjadi kemacetan yang cukup panjang disekitar jalan Majapahit.

13675868491208020567


Sebenarnya kecelakaan yang diakibatkan rem blong bukan merupakan hal baru.Selalu saja kejadian ini terulang dan terulang lagi.Salah satu penyebabnya dikarenakan ketiadaan pengetahuan yang memadai dalam berkendara.Bukan rahasia lagi dalam proses pembuatan surat ijin mengemudi (SIM) seringkali dilakukan dengan ‘nembak’ melalui calo ataupun oknum anggota samsat.Disamping itu perilaku pengendara juga menjadi faktor utama terjaminnya keamanan berkendara.

Salah satu tips yang bisa dicoba saat mengalami rem blong adalah,pertama pengemudi harus tenang dan tak perlu panik.Kedua segera pindahkan posisi gigi pada yang terendah,kemudian yang ketiga adalah mematikan mesin kendaraan anda,karena seperti kita ketahui mobil memiliki engine break.Semoga bermanfaat.

Dirgahayu Kota Semarang yang ke 466.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Inilah Bantuan Sangat Mendesak yang …

Siwi Sang | | 18 December 2014 | 09:08

Seniman, antara Profesi dalam Angan dan …

Christian Kelvianto | | 18 December 2014 | 00:46

Nangkring Parenting bersama Mentari Anakku: …

Kompasiana | | 10 December 2014 | 17:59

Membangun Bangsa dari Pabrik Fillet Patin …

Indar Wijaya | | 18 December 2014 | 08:53

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Seleb yang Satu Ini Sepertinya Belum Layak …

Adjat R. Sudradjat | 3 jam lalu

Konyolnya Dokumen Hoax Kementerian BUMN Ini …

Gatot Swandito | 3 jam lalu

Menyoal Boleh Tidaknya Ucapkan “Selamat …

Dihar Dakir | 4 jam lalu

Presiden Jokowi Mesti Kita Nasehati …

Thamrin Sonata | 6 jam lalu

Pilot Cantik, Menawan, dan Berhijab …

Axtea 99 | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: