Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Ofa Daryudi

menjadi pribadi yang peka itu tidaklah sulit

Fathonah, Model Seksi dan Uang 25 Juta

OPINI | 10 May 2013 | 06:47 Dibaca: 1518   Komentar: 11   2

Memang dalam dunia perpolitikan kini tidak asing lagi dengan nama penyelundupan, dan korupsi. Konflik seperti itu memang tidak akan sepenuhnya lepas dari tayangan media, dikarenakan merosotnya moral bangsa. Akhir-akhir ini banyak dari sosial media yang membicarakan tentang fathonah.

Siapa itu fathonah,,???

Bagaimana keadaan indonesia sekaang,,??

Dia adalah seseorang terdakwa kasus kuota impor daging sapi yang sedang marak di bicarakan di media. Kasus sepeti ini memang sulit untuk di selesaikan secara tuntas karena ada permainan di setiap kasus seperti ini. Dalam hal ini fathonah banak menyeret dari kalangan wanita seksi mulai maharani, ayu azhari, dan sekarang yang lagi marak di bicaraka di media adalah seorang model majalah dewasa vitalia sesha. Di lihat dari keseluruhan, fathonah ini mengajaknya menikah tapi karena si cewek tidak mau maka ia jadikan kambing sebagai umpan sang naga. Ungkapan maharani setelah di sitanya barang-barang berharga pemberian dari fathonah ,”saya tidak tahu menahu soal kasus ini yang saya tahu,dia ini adalah sesosok malaikat buat saya” dari pengakuan vita ia dulunya di ajak menikah tapi menolaknya. Mulai dari situ vita mulai di aliri barang-barang berharga seperti mobil, jam, serta perhiasan mewah lainnya.

Partai politik PKS kini mendapat guncangan besar perihal kasus yang menimpa saudara fathonah. Nama PKS sedikit demi sedikit tergeser dari pandangan masyarakat. Fathonah ini bisa di katakn playboy, dan wanita yang dipilihnya pun tergolong cantik dan seksi. Apakah seperti ini kader-kader dari perpolotikan PKS, jika hal ini berlanjut mau jadi apa perpolitikan indonesia ini. Partai islam kini tidak menjamin baik seutuhnya, semua sama saja. Bahkan fathonah memberi uang 25 juta secara Cuma-Cuma terhadap vita katanya sih buat suntik kecantikan. Menurut vita fathonah ini adalah sesosok tokoh pengusaha yang dermawan, dan bagaikan malikat baginya.

Semua ini memang terlihat real, tapi hal itu bisa saja permainan publik yang sebenarnya mereka tahu sama tahu. Mungkin saat ini rakyat tidak mengetahui akan hal itu , antara permainan dan realitas.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Kaum Dhuafa Berebut Zakat, Negara Gagal …

Nasakti On | | 28 July 2014 | 23:33

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: