Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Ode Rakhman

berbuat utk sebuah perubahan

Kapolda Sulut “Lalod” Jadikan Bupati Bolmong Timur sebagai Tersangka

REP | 11 May 2013 | 18:02 Dibaca: 242   Komentar: 0   0

Kapolda Sulut “lalod” Jadikan Bupati Bolmong Timur sebagai Tersangka

Pasca penetapan Kadis ESDM Bolmong Timur dan Kabid Pertambangan-nya sebagai tersangka, nyaris tak ada progress penyidikan lagi yang dilakukan oleh penyidik Polda Sulut, khususnya yang mengarah untuk menetapkan Bupati Bolmong Timur sebagai tersangka. Yang lebih anhe lagi, justru melalui media massa kami mengetahui bahwa kedua pejabat ESDM Bomong Timur tersebut sudah dijadikan sebagai tersangka, bukan melalui SP2HP. Padahal sejak Walhi Sulut laporkan kasus ini di Bareskrim Mabes Polri tanggal 4 Oktober 2012, kami sudah dua kali menerima SP2HP dari Polda Sulut.

Berdasarkan pengamatan kami, seharusnya Bupati Boltim sudah pantas untuk dijadikan tersangka dalam kasus ini, terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan melanggar Pasal 165 UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara sesuai dengan tanda bukti laporan polisi yang kami terima dari Bareskrim Mabes Polri No. Pol : TBL/389/X/2012/Bareskrim dan Laporan Polisi No. LP/781/X/2012 Bareskrim tertanggal 4 Oktober 2012 terkait dugaan Penyalah-gunaan wewenang yang dilakukan oleh Bupati Bolmong Timur dalam mengeluarkan Ijin Usaha Pertambangan milik KUD Nomontang di Desa Lanut Kec. Modayag Kab. Bolmong Timur.

Kapolda Sulut harus segera menyelesaikan proses penyidikan terhadap Bupati Bomong Timur, termasuk jika perlu memanggil pemegang IUP tersebut dalam hal ini KUD Nomontang untuk memperkuat dugaan-dugaan yang mengarah ke unsur-unsur tindak pidana tersebut. Tentu akan menjadi preseden buruk bagi kinerja aparat kepolisian Polda Sulut di mata publik apabila tidak dengan segera menyelesaikan kasus tersebut.

Walhi Sulut juga tidak akan tinggal diam jika kami melihat indikasi-indikasi permainan kotor dalam proses penegakan hukum untuk kasus ini atau jika terindikasi akan terhenti kasus ini maka kami akan siap untuk melakukan gugatan Pra-peradilan terhadap Polda Sulut.

Edo Rakhman

Direktur WALHI Sulut

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Agus si Penjual Pulsa Keliling Dari Jepara …

Marken Nainggolan | | 03 March 2015 | 21:08

Perang Saudara di Irak Beralih ke Tikrit …

Dasman Djamaluddin | | 03 March 2015 | 21:19

Kompetisi Sepakbola Indonesia dan Teori …

Leonardi | | 03 March 2015 | 23:18

Batukaru, tentang Mendaki yang Mencoba …

Endah Lestariati | | 03 March 2015 | 17:51

“Saatnya Berpesta”, Celoteh Burung Nazar …

Akhmad Fauzi | | 03 March 2015 | 22:36


TRENDING ARTICLES

Komentar Yuddy dan Romli Asal Bunyi …

Hendra Budiman | 6 jam lalu

Soal Beras, Jokowi Kamu Ngapain Aja, Sih? …

Edy Mulyadi | 6 jam lalu

Walikota Jerman Tak Harus Duduk di Depan …

Gaganawati | 9 jam lalu

Koh Ahok, Kasihanilah Mereka …

Choiron | 11 jam lalu

Sukhoi Melintas Rendah di Kawasan Malioboro …

Sigit Priyadi | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: