Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Supri Yadi

ingin selalu menjadi orang Baik yang selalu membawa penerangan dan kebahagian untuk semua makhluk di selengkapnya

Pesan Moral untuk Para Wanita Cantik

OPINI | 15 May 2013 | 10:03 Dibaca: 670   Komentar: 1   0

Baru saja sebulan lalu kaum wanita merayakan hari kartini yang sarat dengan nilai moral, keteguhan, kemandirian, kesopanan, dan kecerdasan yang begitu diagungkan oleh bangsa ini, tapi sayang nilai-nilai tersebut luntur seketika oleh kehadiran wanita-wanita cantik di sekitar ranah politik. Kaum wanita yang muncul di ranah politik bukanlah menjadi perubahan dalam perbaikan moral bangsa ini malah menambah hancur, karena mereka hadir sebagai pemanis dan penglaris dagangan politik.  Lihat saja kehadiran wanita-wanita cantik disekeliling ahmad fathonah yang tersandung kasus dugaan suap impor daging sapi bukan hanya dikelilingi 4 wanita cantik namun lebih dari 20 wanita cantik .

Seperti kata pribahasa ADA GULA ADA SEMUT inilah ungkapan yang paling tepat untuk para Kaum Pria yang mempunyai harta berlebih tentunya akan didekati oleh para wanita cantik. Walau hanya sekedar kenal berharap akan mendapat sedikit cipratan rezeki dari pria yang memiliki banyak uang tanpa harus fikir panjang dari mana harta yang begitu banyak diperoleh. Alhasil wanita-wanita cantik tersebut yang telah menerima hadiah dan kucuran dana dari Ahmad fathonah terkena imbasnya pula terseret pada kasus hukum.

Ini adalah pembelajaran yang paling berharga bagi para kaum wanita yang masih haus dan liar berburu harta lewat laki-laki yang mempunyai banyak uang,  bukan HARTA dan JABATAN yang menjadi tolak ukur untuk  HIDUP BAHAGIA tapi yang paling utama adalah iman dan syukur.

Jadilah wanita berakhlak mulia, pandai bersyukur, dan jagalah mahkota kehormatan.

Jangan karena uang mahkota melayang.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kartun Kenangan Konferensi Asia Afrika 1955 …

Gustaaf Kusno | | 19 April 2015 | 18:33

Kereta Api Lokal, Sarana Transportasi …

Andrea Dietricth | | 19 April 2015 | 12:39

[JNE BALI] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:11

Trik Meracik Bad News Menjadi Good News …

Muhammad Armand | | 18 April 2015 | 21:32

Mari Lestarikan Air bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Matematika Beras …

Faisal Basri | 6 jam lalu

Menjawab Logika Jongkok PSSI dan La Nyalla …

Alan Budiman | 7 jam lalu

Tommy Soeharto Tenar di Medsos, Dari Kisruh …

Hasto Suprayogo | 8 jam lalu

Jangan Remehkan Paspor Indonesia …

Ifani | 10 jam lalu

Media Sosial, Hedonisme dan Prostitusi …

Ariyani Na | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: