Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Hakeem Elfaisal

fakultas ekonomi USAHID dan Fak HUKUM Bungkarno,wiraswasta,pengajar dan pembelajar Kalau kamu bukan anak raja dan engkau selengkapnya

Maharani oh Maharani

OPINI | 17 May 2013 | 23:53 Dibaca: 3918   Komentar: 50   12

13688095916769839

TribunNew.com

Maharani Oh maharani

Bingung rasa nya seandainya Aku menjadi bapak maharani yang setia menemani Maharani hari ini , menjadi saksi di sidang Tipikor , disana beliau besaksi bahwa uang 10 tsb adalah uang untuk di melayani nafsu birahi Ahmad Fatanah yang ngak Puas puas sama yang namanya perempuaan .

Bigung rasanya ketika Nilai yang kita anut sebagai nilai kebaikan dan nilai tsb tidak bisa kita transfer dengan baik kepada keturunan kita apalagi hal tsb adalah Prinsip .

Bigung harusnya rasnya jika melihat anak - anak perempuaan kita tiba tiba bisa beduit banyak ,sedangkan kita memberinya uang alakadarnya

Memang Seharusnya kita bisa menebak dengan gamlang ketika anak perempuaan kita bisa membeli lipstik yang mahal,beli baju ,tas bermerk. kesalon yang mahal sedangkan dia bekerja alakadarnya tarolah SPG yang gaji bisa di hitung

Bigung juga harusnya ,melihat anak perempuaan kita ,tiba tiba bisa membelikan kita ini ,itu dan mampu membeli barang yang mahal untuk kita ,sedangkan kita mampu menakar gaji bulannya

Bingung Rasa Keperawan memang bukan ukuran lagi , yang penting dapat istri walaupun tak perawan yang penting hatinya baik

Ah bagaimanapun , dan apun, Ia  tetap Anaku

Maharani oh maharani

Bapak mu pasti nya sungguh malu

Namun bapak mu memang ngak mao tahu kenapa kamu jadi begini

Tiba tiba kamu Terkenal jadi pelacur

Baru bapak mu tahu kamu ini pelacur sungguhan

Ya anak bapak,,,,,  pelacur

Tapi Tarifnya Lumayan

Bapakpun Bisa Naik Umrah

Maha rani oh Maha rani ,Cantik nian Dikau

Jadi pelajur memang harus ada Bakat

Minimal bakat menerima semua BAU

Ah seandainya Ia Anaku . Apa yang Akan KUlakukan ???

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Kasus PR Habibi, ketika Guru Salah Konsep …

Erwin Alwazir | 10 jam lalu

Abraham Lunggana, Ahok, Messi, dan Pepe …

Susy Haryawan | 11 jam lalu

Tentang 6 x 4 …

Septin Puji Astuti | 12 jam lalu

Jokowi dan Kutukan Politik …

Angin Dirantai | 13 jam lalu

PPP dan Kudeta Marwah …

Malaka Ramadhan | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Batas Maksimal Usia Pelamar Kerja Harus …

Usi Saba Kota | 8 jam lalu

Pernikahan dan Segala Suka Dukanya …

Sam Edy Yuswanto | 9 jam lalu

Sang Pengawal Lumbung Pangan …

Alfi Rahmadi | 9 jam lalu

Kiprah Anak Band Untuk Sesama …

Agung Han | 9 jam lalu

Cara Gampang Bangun ”Ketegasan” …

Seneng Utami | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: