Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Teddy King Top Bin Musthofa

Pedagang Accessories Sholat & Parfum Antar Pulau Indonesia Timur & Jawa."Wong Dusun" Warga Jateng,Leo 27-Juli-1968. selengkapnya

2O Perempuan Menerima Uang Mr. Fatanah

OPINI | 19 May 2013 | 16:57 Dibaca: 1221   Komentar: 6   3

Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) mencium Ahmad Fathanah juga mengalirkan uang ke 20 perempuan[detik com.19/05/2013]Memang setiap nasabah bank jika akan melakukan transfer VIA KARTU ATM,M-BANKING,INTERNET M-BANKING pasti ada datanya di bank tersebut dan datanya juga masuk PPATK[PUSAT PELAPORAN ANALISA TRANSAKSI KEUANGAN ].Jika sampai PPATK….kok bisa mengendus aliran uang mr akhmad fatanah ke  20 perempuan lainnya,berarti mr akhmad fatanah dalam mentransfer uang lewat KARTU ATM ATAU M-BANGKING atau INTERNET M-BANGKING  atas nama sendiri.Mungkin mr akhmad fatanah ndak sempat antri di bank UNTUK SETOR MANUAL,padahal  bisa menghilangkan jejak jika dia transfer ndak atas namanya dia.Tapi jika dia mau mentransfer uang Menyuruh orang lain yang di percaya ndak mungkinlah,karena ini urusan yang sangat pribadi sekali.Apalagi pihak bank sekarang memberi aturan,jika setor di atas 100 juta harus pakai fotocopy ktp.Wah jika mr akhmad fatanah dalam mengalirkan dana pribadinya  selama ini pakai kartu ATM/M-BANGKING/INTERNET BANKING…baik ke 20 perempuan tersebut atau ke beberapa orang lainnya,Jika nanti di panggil KPK semua untuk di mintai keterangan dan jawabnya berbelit-belit ndak bisa memberi alasan,pasti hartanya di sita KPK.SEBELUMNYA pihak penerima uang dari mr akhmad fatanah yaitu maharani suciyono,mbak ayu ashari,vitalia dan kirana harta benda pemberian mr akhmad fatanah sudah di sita KPK.Malahan vitalia di suruh mengembalikan uang pemberian mr akhmad fatanah semua.Berdasarkan bukti PPATK ada uang ratusan juta mengalir ke rekening vitalia.Seperti di beritkan di media media hari ini….KPK menyuruh vitalia mengembalikan uang pemberian mr akhmad fatanah,tapi pihak vitalia sanggup mengembalikan dengan jalan di cicil karena uangnya sudah di habiskan.

Rumah sefty istri mr akhmad fatanah di sita KPK

di beritakan detik.com hari ini,rumah milik istri akhmad fatanah juga di sita KPK.Ketika mengadakan jumpa pers Sefti Sanustika (25)di area kediamannya. Rumah itu telah disita KPK ditandai dengan “Tanah dan Bangunan Ini Telah Disita KPK”.

Sefti mengadakan jumpa pers di kediamannya di Permata Depok, Jl Raya Citayam,Cipayung, Depok, detik.comMinggu (19/5/2013). Dia melayani pertanyaan wartawan sambil duduk di teras rumah. Sedangkan papan penyitaan KPK tampak mencolok di lantai dua.

Wartawan bertanya kepadanya mengapa masih tinggal di rumah itu padahal sudah disita KPK. “Ya karena belum ada putusan pengadilan,” jawab Sefti.

Dia akan meninggalkan rumah itu bila ada perintah untuk mengeksekusi rumah tersebut. ” Kalau dieksekusi ya saya mau nggak mau harus meninggalkan rumah ini. Saya siap,” imbuhnya

Sayang penerima pencucian uang mr akhmad fatanah ndak ada yang tersangkut hukum,padahal jelas-jelas tukang tadah pencucian uang/uang tindak kejahatan.

[sumber detik.com]

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemeriksaan Keperawanan Itu “De …

Gustaaf Kusno | | 24 November 2014 | 10:33

Disambut Pelangi Halmahera Utara …

Joko Ade Nursiyono | | 24 November 2014 | 09:41

Gonzales, ‘Kartu Truf’ Timnas …

Achmad Suwefi | | 24 November 2014 | 09:32

Jaringan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong …

Ida Royani | | 24 November 2014 | 05:47

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 7 jam lalu

Musni Umar: Bunuh Diri Lengserkan Presiden …

Musni Umar | 11 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 12 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 13 jam lalu

Hebohnya yang Photo Bareng Pak Ahok di …

Fey Down | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: