Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Muzzamilah Zamil

Mahasiswa UIN Jakarta Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Banjir Bandang Dikarenakan Proyek Perkebunan SPN Lido

REP | 10 June 2013 | 04:49 Dibaca: 462   Komentar: 0   0

BOGOR Banjir bandang melanda Desa Srogol,Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/6/2013). Puluhan rumah terkena lumpur dan terendam air hingga 1.5 meter.

Banjir bandang yang terjadi menyapu tiga kampung yaitu Kampung Pangkalan, Kampung Pangarakan, dan Kampung Bohlam dan mengakibatkan kerusakan alat-alat elektronik dan rumah tangga. Tidak ada korban jiwa namun kerugian mencapai puluhan juta.

Banjir bandang pertama kali terjadi di Desa Srogol, setelah adanya proyek perkebunan yang dilakukan oleh pihak SPN Lido. Proyek perkebunan itu nampaknya tidak dilakukan secara cermat sehingga lahan luas yang dulunya ditumbuhi pepohonan dan sayur-sayuran itu kini menjadi sebuah lahan kosong yang mengakibatkan banjir bandang. Tidak ada pohon yang menyerap air dan akar yang menahan tanah jelas hal itulah yang menjadi faktor utama terjadinya banjir bandang.

Foto-foto ini diambil hari Minggu sekitar jam 9 pagi di Kampung Pangkalan.

1370813975863220063137081403966362065137081411537771507613708142012086329130137081430820488658631370814401147999557313708144451179228140

Video yang menayangkan banjir bandang di Kampung Bohlam http://www.youtube.com/watch?v=IJsVrHCbf6k&feature=share

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ajib! Motor Berbahan Bakar Air …

Gapey Sandy | | 22 September 2014 | 09:51

MTQI ke XV Menyatukan Dunia yang Terbelah …

Syaripudin Zuhri | | 22 September 2014 | 10:49

Baru Kali Ini, Asia Kembali Percaya …

Solehuddin Dori | | 22 September 2014 | 10:05

Salah Kaprah Tentang Tes Psikologi …

Muhammad Armand | | 22 September 2014 | 10:49

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

PKS antara Pede dan GR …

Ifani | 10 jam lalu

Sopir Taksi yang Intelek …

Djohan Suryana | 11 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 13 jam lalu

Gajah Berperang Melawan Gajah, …

Mike Reyssent | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: