Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Edi Abdullah

RIWAYAT PEKERJAAN. 1. DOSEN PADA UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR TAHUN 2008-2011. 2.DOSEN PADA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR. selengkapnya

Polwan Berjilbab Tetap Cantik dan Bisa Memberikan Pelayanan

OPINI | 14 June 2013 | 16:37 Dibaca: 749   Komentar: 2   3

www.republika.co.id

Keputusan Kapolri No Pol: Skep/702/IX/2005 tentang sebutan penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS  polisi. kini menjadi isu panas , karena berdasarkan SK tersebut maka Kepolisian republik indonesia mulai tahun 2013 ini akan melarang anggota polri wanita menggunakan jilbab karena dianggap imparsial.

namun yg menarik dari isu larangan anggota polwan mengenakan jilbab diseluruh indonesia adalah ;

  1. pertama kenapa baru di tahun 2013 ini ,larangan polwan menggunakan jilbab mulai akan diberlakukan padahal surat Keputusan Kapolri No Pol: Skep/702/IX/2005, dikeluarkan pada tahun 2005, yg pada saat itu jabatan kapolri dijabat oleh Jenderal (Pol) Sutanto.
  2. menggunakan jilbab bagi muslima adalah ibadah ,dan jilbab ini sangat terkait dengan keyakinan yg dianut oleh seseorang dan dilindungi berdasarkan undang-undang yaitu
    Pasal 29
    (1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.
    (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masingmasing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.karna itu berjilbab adalah hak setiap warga negara yg dijamin konstitusi.
  3. tahun depan 2014 pemilu akan dilaksanakan jangan sampai isu jilbab ini dijadikan bahan politik untuk menarik simpati rakyat, dan dimanfaatkan untuk kepentingan pihak tertentu.
  4. tahun ini kapolri Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan segera diganti karena memasuki masa pensiun namun diakhir masa pensiunnya ini tiba-tiba intitusi kepolisian kembali menjadi sorotan publik tentang larangan anggota polisi wanita memakai jilbab.mungkinkah masalah ini ada kaitannya dengan pemilihan calaon Kapolri?.

namun disis lain tugas pokok  kepolisian negara republik indonesia sudah ditetapkan dalam pasa 13 uu nomor 2 tahun 2002 tentanng kepolisian yaiti;

  1. memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat;
  2. menegakkan hukum;
  3. memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

karena itu meskipun polwan berjilbab tetap bisa memberikan pelayanan sesuai pasal 13 uu nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian

salam penulis, dan selamat sore

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

MK Nilai Alat Bukti dari Kotak Suara …

Politik14 | | 21 August 2014 | 15:12

Dahlan Iskan, Sosok Tepat Menteri Pertanian …

Felix | | 21 August 2014 | 09:47

Penulis Fiksiana Community Persembahkan …

Benny Rhamdani | | 21 August 2014 | 11:53

Meriahnya Kirab Seni Pembukaan @FKY26 …

Arif L Hakim | | 21 August 2014 | 11:20

Haruskah Semua Pihak Menerima Putusan MK? …

Kompasiana | | 21 August 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Pelajaran dari Sengketa di MK …

Jusman Dalle | 7 jam lalu

WC Umum Tak Kalah Penting dengan Dapur Umum …

Prabu Bolodowo | 8 jam lalu

Hebat, Indonesia Paling Menjanjikan Sedunia! …

Firdaus Hidayat | 9 jam lalu

Jangan Sembarangan Pelihara Ayam di Amerika …

Usi Saba Kota | 9 jam lalu

Menanti Komitmen Prabowo …

Adrian Susanto | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: