Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Marufinsudibyo

Hanya seseorang yang suka melihat bintang....

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1434 H untuk Kabupaten/Kota di Indonesia

REP | 25 June 2013 | 17:38 Dibaca: 1912   Komentar: 1   2

Jadwal Imsakiyah menjadi sebuah kebutuhan tersendiri bagi insan muslim selama menjalani bulan suci Ramadhan, termasuk di Indonesia. Jadwal imsakiyah sebenarnya sama dengan jadwal waktu shalat harian/bulanan pada umumnya sehingga juga menampilkan awal waktu untuk kelima ibadah shalat wajib. Sebagai tambahan terdapat waktu Imsak, yang sejatinya bukan bagian dari waktu shalat namun lebih merupakan pengingat bahwa sebentar lagi waktu Shubuh akan tiba, serta waktu terbit (Matahari). Namun dengan kewajiban menunaikan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan Hijriyyah penuh yang setiap harinya dimulai pada awal waktu Shubuh dan diakhiri pada awal waktu Maghrib (terbenamnya Matahari), maka jadwal imsakiyah menjadi hal esensial. Terlebih jika dikaitkan dengan ketentuan untuk mengakhirkan waktu sahur dan menyegerakan waktu berbuka puasa.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1434 H dalam lampiran-lampiran ini disusun berdasarkan algoritma Jean Meeus untuk posisi Matahari yang tingkat akurasinya tergolong cukup tinggi dan telah terbuktikan lewat beragam fenomena langit dalam rupa Gerhana Matahari, khususnya sejak tahun 2010 hingga 2013. Bagi setiap kabupaten/kota (kecuali DKI Jakarta) Jadwal Imsakiyah dihitung berdasarkan titik referensi kabupaten/kota yang bersangkutan yang terletak di ibukotanya. Koordinat dan elevasi (ketinggian dihitung dari permukaan air laut rata-rata) setiap titik referensi ditentukan berdasarkan peta tematik terkini yang dipublikasikan Google baik lewat laman Google Map maupun perangkat lunak Google Earth.

Acuan untuk awal Ramadhan 1434 H dalam setiap Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1434 H di sini adalah “kriteria” Imkan Rukyat revisi, kriteria sementara yang diadopsi Kementerian Agama RI semenjak 2011. Waktu-waktu shalat dinyatakan dalam korelasi tanggal-bulan-tahun Mataharinya dalam konsepsi tahun Tarikh Umum (TU). Istilah Tarikh Umum adalah pengindonesiaan dari kosakata Common Era (CE) yang dulu dinisbatkan bagi penanggalan Masehi atau Anno Domini (AD) namun kini disarankan untuk tidak dipergunakan lagi.

Terkecuali untuk Kabupaten Kebumen, Banjarnegara dan Cilacap (semuanya di Propinsi Jawa Tengah), seluruh Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1434 H yang dilampirkan di sini diimplementasikan berdasarkan pendekatan (aproksimasi) terhadap kewilayahan masing-masing kabupaten/kota dengan menganggap semuanya memiliki karakter geografis serupa sehingga dapat diterapkan batas toleransi (ihtiyaath) sebesar 2 menit. Dalam realitanya, setiap kabupaten/kota adalah unik sehingga memiliki karakter geografinya masing-masing baik terkait lebar bujur (yakni batas garis bujur untuk titik terbarat dan titik tertimurnya) serta lebar elevasi (yakni batas elevasi antara pemukiman penduduk terendah dengan yang tertinggi). Jika hal tersebut diperhitungkan maka ihtiyaath masing-masing kabupaten/kota belum tentu sama dengan 2 menit. Namun dengan terbatasnya informasi, maka (untuk sementara) kekhasan karakter geografis tersebut dikesampingkan.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1434 H ini disusun dengan format yang bisa langsung dicetak (via printer). Diperkenankan untuk dipergunakan bagi keperluan yang terkait, sepanjang tetap mencantumkan nama dan identitas penyusunnya.

Hingga 25 Juni 2013, baru kabupaten/kota bagi seluruh propinsi di Pulau Jawa saja yang telah berhasil disusun Jadwal Imsakiyah-nya. Untuk pulau-pulau lainnya, Insya’ Alloh menyusul.

Pulau Jawa :

Propinsi Banten

Propinsi DKI Jakarta

Propinsi Jawa Barat

Propinsi Jawa Tengah

Propinsi DI Yogyakarta

Propinsi Jawa Timur

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 7 jam lalu

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 13 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 14 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 14 jam lalu

Ini Pilihan Jokowi tentang Harga BBM …

Be. Setiawan | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Pemuda Solusi Terbaik Bangsa …

Novri Naldi | 8 jam lalu

Rasa Yang Dipergilirkan …

Den Bhaghoese | 8 jam lalu

Kisah Rhoma Irama “Penjaga …

Asep Rizal | 9 jam lalu

Marah, Makian, Latah. Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | 9 jam lalu

Tentang “Tuhan Membusuk” …

Lintang Mahindra | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: