Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Jack Soetopo

Pensiunan Tk Becak, berasal dari Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara yang kini tinggal di Denpasar, Bali. email selengkapnya

Guru Sebar Foto Bugilnya, Salahkah?

OPINI | 27 June 2013 | 22:37 Dibaca: 5742   Komentar: 50   17

Lembang, June 27, 2013

Heboh di Tuban, Jawa Timur dengan beredarnya foto bugil seorang guru SMP. Membuat banyak pihak dan ahli mencoba menganalisakan, mengapa phenomena ini terus terjadi, apalagi dengan majuan teknologi seperti Blackberry, Facebook, yang secara canggih dapat mengupload foto instanly, dan diposted kepada semuanorang melihatnya.

Apa yang membuat perempuan ini berbuat demikian? Apakah karena cintanya kepada pacar, atau kepada tubuhnya yang bugil ini? Apakah ini salah satu dari proklamasi dari self expression? Atau karena rayuan pacar demi menujukan kegemulaian tubuhnya supaya dianggap Cinta?

Atau menunjukan bahwa perempuan sebagian besar adalah Minderan, takut ditinggal pacar, takut tidak diterima cintanya, takut tidak dianggap sayang pacar?

Untuk itu para pembaca yang budiman silahkan membaca sendiri berita nya yang ditulis oleh Adi Sucipto, dengan editornya Farid Assifa dari Kompas.com dibawah ini,TUBAN, KOMPAS.com - Su (28), salah satu guru tidak tetap di sebuah SMP di Tuban, Jawa Timur diperiksa polisi setelah foto bugilnya beredar di akun pribadinya di jejaring sosial Facebook. Foto bugil itu juga dikomentari beberapa murid.

Selain ditahan polisi, kini ia juga dikeluarkan dari sekolah. Polisi juga menyita BlackBerry Su yang menyimpan foto bugilnya. Tersangka mengaku mengirim foto bugilnya ke pacarnya, Candra melalui akun facebook dan MMS (Multimedia Message Service). Tetapi foto itu ada di dinding akun Facebooknya sehingga menimbulkan komentar para muridnya.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Tuban Ajun Komisaris Wahyu Hidayat Kamis (27/6/2013) menuturkan, tersangka menyebarkan foto bugil di Facebook. Ia dijerat pasal 29, 34 atau 32 Undang-Undang Nomor 4 tahun 2008 tentang Pornografi. Sedikitnya ada lima foto tersangka dengan pose bugil termasuk mempertontonkan organ intimnya.

Tersangka memang membantah mengedarkan foto itu. Tetapi berdasarkan hasil penyelidikan dipastikan yang mengunggah foto ke akun Facebook tersangka sendiri sebab yang memiliki kata sandi (password) untuk masuk ke akunnya hanya tersangka sendiri, kata Wahyu.”

Dari laporan Kompas.com, ada beberapa pertanyaan yang mengelitik untuk ditinjau.

Apakah Su, guru ini salah pencet? Mengapa mengirim foto bugilnya kepada pacarnya? Apakah ini adalah sextext MMS yang ramai dilakukan oleh pengguna Blackberry yang sangat ramai dibicarkan di mana- mana di dunia?

Menurut saya, inilah kesalah kaprahan dalam sharing dan connecting spirit yang di lakukan oleh Su, serta pemahaman beliau terhadap cinta, dengan mudah atau dengan nikmatnya merayu dan dirayu untuk mengirimkan foto bugilnya sebagai tanda kasih sayang, teman bobo, foto bugil sebagai expresi Cinta.

Apapun background anda, para pembaca, phenomena ini sangat penting kita diskusikan. Karena kemajuan teknologi bergabung dengan seksualitas, serta cinta, dan self expression. Salahkah Su ini menunjukan keindahan badannya sehingga harus ditangkap polisi?

Hukumnya sudah jelas bukan?

Salam Cinta Pacar Yang Salah Kaprah

Jack Soetopo

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Remaja di Moskow Juga Suka Naik ke Atap KRL …

Lidia Putri | | 01 August 2014 | 19:28

Tunjangan Profesi Membunuh Hati Nurani …

Luluk Ismawati | | 01 August 2014 | 14:01

Apakah ‘Emoticon’ Benar-benar Jujur? …

Fandi Sido | | 01 August 2014 | 18:15

Menelusuri Budaya Toleransi di Komplek …

Arif L Hakim | | 01 August 2014 | 18:18

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Info Hoax Umar Abuh Masih Disebarkan …

Gatot Swandito | 9 jam lalu

ANTV Segeralah Ganti Nama Menjadi TV India …

Sahroha Lumbanraja | 13 jam lalu

Kader PKS, Mari Belajar Bersama.. …

Sigit Kamseno | 15 jam lalu

Kalah Tanpo Wirang, Menang Tanpo Ngasorake …

Putra Rifandi | 16 jam lalu

Macet di Jakarta Gubernur Disalahkan, …

Amirsyah | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: