Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Alfigenk Ansyarullah

orang biasa saja, biasa saja,,,

6 Brimob Tewas dalam Kerusuhan di Puruk Cahu Kalimatan Tengah

REP | 30 June 2013 | 20:44 Dibaca: 1956   Komentar: 6   2

137260480958520952

id.wikipedia.org

Sebuah kerusuhan terjadi pada sabtu sore 29 Juni 2013 di pertambangan emas PT. IMK Desa Mangkahui Kecamatan Siang Selatan di Puruk Cahu kabupaten Murung raya kalimantan tengah. Satu-satunya media online yang pertama kali merilis berita ini JPNN.com mengabarkan bahwa Ribuan Massa yang disebut Berunak atau pencari Emas sisa tambang perusahaan menyerang perusahan, dari penyerangan ini dilaporkan 6 anggota Brimob yang penjaga perusahaan tersebut tewas dan 5 warga tertembak. Dilaporkan 2 anggota brimob dihakimi massa dengan Brutal dan 4 orang lainnya tewas tenggelam di sebuah kolah setelah mencoba melarikan diri dengan bercebur ke kolam tersebut. Selain itu beberapa bangunan milik perusahaan juga dibakar Massa.

Sampai tulisan ini di Publish berita akan kerusuhan tersebut masih simpang siur. Tidak ada satupun media Nasional baik cetak maupun televisi termasuk media Online terkemuka memberitakan tentang hal ini.

Jika kerusuhan ini benar terjadi maka ini sungguh merupakan hadiah buruk bagi ulang tahun POLRI yang ke 67 yang jatuh pada besok hari.

Kabupaten Murung Raya yang beribu kota Puruk Cahu merupakan kabupaten Baru pecahan dari Kabupaten Barito Utara dan terletak tepat di Jantung Pulau Kalimantan, merupakan kabupaten Terbesar dan paling utara di Kalimatan Tengah, menjadi Hulu dari Sungai Barito dan berbatasan langsung dengan Provinsi kalimantan Barat dan kalimantan Timur dan kalimantan Utara. daerah ini sangat terpencil secara transportasi, sangat jauh dari ibukota Provinsi Kalimatan tengah yaitu Palangkara. sebelum di bangun jalan lintas kalimantan antara buntok-palangkaraya dua-tiga tahun yang lalu selama puluhan tahun satu-satu jalan transpotasi Darat harus berkeliling sangat jauh melalui Banjarmasin untuk menuju Palangkara dan sebaliknya. Dan transportasi Sungai melalui Sungai Barito telah mati dalam beberapa tahun terakhir. Satu-satu sarana transportasi tercepat adalah dengan menggunakan Pesawat.

Dari Tulisan JPNN.com di atas juga tersurat sedikit penyebab kerusuhan tersebut yang berbau perselisihan perusahaan dengan masyarakat Adat setempat PT. IMK sendiri merupakan sebuah perusahaan Australia yang mendapat livel Objek Vital Nasional sehingga di jaga khusus oleh pemerintah melalui POLRI yang menempatkan personel Brimob disana.

Sebagai penduduk kalimantan dan juga Republik Indonesia tercinta ini saya sungguh ingin mengetahui Komplik macam apa yang sesungguhnya terjadi disana sehingga mengakibatkan banyak nyawa terbuang, dan ada hal apa sampai berita sepenting ini tidak mewarnai pemberitaan Nasional. Semoga keinginan saya bisa tuntung pandang.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | | 02 September 2014 | 11:41

Yakitori, Sate ala Jepang yang Menggoyang …

Weedy Koshino | | 02 September 2014 | 10:50

Hati-hati Menggunakan Softlens …

Dita Widodo | | 02 September 2014 | 08:36

Marah, Makian, Latah; Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | | 02 September 2014 | 02:00

Masa Depan Timnas U-19 …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 21:29


TRENDING ARTICLES

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

Menyaksikan Sinta obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | 8 jam lalu

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | 9 jam lalu

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | 9 jam lalu

Siapa Ketua Partai Gerindra Selanjutnya? …

Riyan F | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: