Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Herdian Armandhani

Kalau Tidak Mampu untuk Menjadi Pohon Beringin yang Kuat untuk Berteduh, Jadilah Saja Semak Belukar selengkapnya

Perkiraan Tarif Jalan Tol di Atas Perairan Laut Bali

OPINI | 01 July 2013 | 19:36 Dibaca: 674   Komentar: 0   0

Proyek pembangunan tol diatas permukaan laut sepanjang 12 km yang membelah laut Selat Badung dengan pemandangan hutan bakau di Pulau Bali telah rampung. Mega proyek yang dikerjakan oleh tiga perusahaan kontraktor dalam negeri diantaranya PT.Adhi Karya, PT Hutama Karya, dan PT Waskita Raya ini rencanya akan diresmikan sebelum pelaksanaan KTT APEC pada bulan oktober 2013. Proyek jalan tol diatas perairan laut ini merupakan jalan tol pertama dan satu-satunya yang dibangun di pulau Bali sebagai daerah kunjungan destinasi pariwisata tertinggi di Indonesia. Namun, dengan proyek yang begitu besar ini mayarakat bali masih memiliki tanda tanya besar mengenai biaya yang dikenakan saat memasuki tol yang menghubungkan Benoa-Bandara Internasional Ngurah Rai-Nusa Dua.

Menurut Wiwin Kwintandi Suprapto selaku direktur teknik dan operasional Jasa Marga Bali Tol bahwa tariff yang akan dikenakan bagi pengguna kendaraan akan terjangkau bagi masyarakat Bali yang ingin mencoba fasilitas tol dengan pemandangan laut yang sangat indah. Bagi kendaraan roda dua rencanya akan dikenakan biaya 4 ribu rupiah, sedangkan untuk kendaraan roda empat akan dikenakan tariff 10 ribu rupiah. Jalan Tol diatar perairan juga dapat mencegah kemacetan di jam-jam padat lalu lintas seperti saat orang berangkat dan pulang kerja. Jalan tol diatas perairan selain untuk memperlancar arus lalu lintas juga akan menjadi icon pulau Bali sebagai tempat berwisata para pelancong mancanegara dan domestik. Saat malam hari lampu-lampu penerangan juga telah difungsikan sebagai penerang bagi pengguna jalan tol jika sudah dioperasikan.

1372682099184613317

Jalan Tol Diatas Permukaan Laut Bali dari Atas Udara (Sumber :www.investor.co.id)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Bajaj” Kini Tak Hanya Bajaj, …

Hazmi Srondol | | 19 September 2014 | 20:47

Ekonomi Kemaritiman Jokowi-JK, Peluang bagi …

Munir A.s | | 19 September 2014 | 20:48

Bedah Buku “38 Wanita Indonesia Bisa“ di …

Gaganawati | | 19 September 2014 | 20:22

Kiat Manjakan Istri agar Bangga pada …

Mas Ukik | | 19 September 2014 | 20:36

Rekomendasikan Nominasi “Kompasiana …

Kompasiana | | 10 September 2014 | 07:02


TRENDING ARTICLES

ISIS Tak Berani Menyentuh Perusahaan yang …

Andi Firmansyah | 11 jam lalu

Mencoba Rasa Makanan yang Berbeda, Coba Ini …

Ryu Kiseki | 12 jam lalu

Fatin, Akankah Go Internasional? …

Orang Mars | 12 jam lalu

Timnas U23 sebagai Ajang Taruhan… …

Muhidin Pakguru | 15 jam lalu

Wajar, Walau Menang Atas Malaysia, Peringkat …

Achmad Suwefi | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Buzz!!! Apa Sih Maumu? …

Lipul El Pupaka | 7 jam lalu

Bersikap Bijak Ketika Harga Elpiji Melonjak …

Sam Leinad | 8 jam lalu

Kicau Cendrawasih Tersisih …

Ando Ajo | 8 jam lalu

Melihat Perjuangan Rakyat Bali Mengusir …

Herdian Armandhani | 8 jam lalu

Belajar Open Mic Matematika …

Andi Setiyono | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: