Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Odingk Prakoso

Perawat di salahsatu Rumah sakit Kota Kendari. Mencoba berbagi apa yang saya ketahui. Follow me selengkapnya

Banjir Melumpuhkan Kota Kendari

REP | 16 July 2013 | 19:32 Dibaca: 2784   Komentar: 0   1

Kota Kendari kini tengah diterpa bencana alam terdahsyat sepanjang sejarah kota Kendari. Hujan yang tidak kunjung reda sejak 2 hari yang lalu menyebabkan kota Kendari direndam banjir sehingga hampir menenggelamkan rumah warga. Menurut informasi, kini 70% wilayah kota Kendari dilanda banjir setinggi 1 meter.

Banjir yang terjadi kali ini di kota Kendari merupakan banjir yang terparah sepanjang sejarah bencana di kota Kendari. Salah satu penyebabnya adalah 13 sungai yang berada dikota kendari semuanya meluap hingga merendam 10 kecamatan.  Ke 10 kecamatan itu antara lain 10 kecamatan terendam banjir, yaitu Kecamatan Poasia, Abeli, Kambu, Baruga, Wua-wua, Kadia, Mandonga, Puwatu, Kendari Barat, dan Kendari.

Yang paling parah, sungai Konaweeha sungai besar yang membelah Provinsi Sulawesi Tenggara juga meluap hingga merendam seluruh pemukiman warga yang berada dibantaran sungai Konaweeeha sampai di Kabupaten Konawe. Tanpa menunggu lama, kota Kendari pun berubah seperti ibukota Jakarta yang beberapa waktu lalu juga dilanda bencana yang sama.

Selain banjir, longsorpun juga tidak mau ketinggalan ikut melumpuhkan kota Kendari. Beberapa rumah di Benu-benua Kendari Barat menjadi korban longsor sehingga menelan korban jiwa.

13739764291054389267

Longsor di Benu-benua Kendari

Berikut ini beberapa foto-fot bencana banjir dan longsor dikota kendari yang di tweet oleh beberapa rekan sekota kendari.

13739765731699165312

Banjir di Kompleks Perdos Unhalu

13739766951626421901

Banjir didepan Gedung Islamic Center Kendari

13739770571323297754

Kompleks Anduonohu

13739771791783868336

Bantaran Sungai Mandonga

Beberapa jam yang lalu sebelum saya menulis artikel ini, kendaraan yang saya bawapun sempat terjebak banjir dikawasan lepo-lepo. Untungnya saya beserta beberapa orang yang berada di area banjir tersebut cepat mengevakuasi beberapa kendaraan yang terjebak banjir termasuk kendaraan saya.

13739775651088886544

Terjebak Banjir

Lalu pertanyaan kita, mengapa Kendari bisa seperti ini? Siapa yang salah sebenarnya? bukankah pemerintah sudah berusaha mengatasi banjir dari jauh sebelum bencana tiba? Semoga teman-teman dan semua warga dikota Kendari yang rumahnya ikut kebanjiran selalu dalam lindungan Allah. Salam, Odingk.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pesona Pasar Legi Kotagede: Kerukunan …

Sulfiza Ariska | | 19 December 2014 | 17:43

Jangan Mau Mengajar Mahasiswa …

Giri Lumakto | | 20 December 2014 | 00:33

(Maaf) Ngupil Pun Ada Etikanya …

Find Leilla | | 19 December 2014 | 14:04

Sang Penabuh Kabar …

Muhammad Armand | | 19 December 2014 | 10:18

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35


TRENDING ARTICLES

Mau Lihat Orang Jepang Panik Antri Bensin? …

Weedy Koshino | 8 jam lalu

Talangi Lapindo, Trik Jokowi Jinakan …

Relly Jehato | 9 jam lalu

Mengapa Fuad Harus di Dor Sampai Tewas? …

Ibnu Purna | 10 jam lalu

Kenapa Steve Jobs Larang Anaknya Bermain …

Wahyu Triasmara | 11 jam lalu

Media Online, “Pelahap Isu Hoax” …

Ajinatha | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: